Berita Terkini
Trending Tags

Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Kecamatan Dagangan menunjukkan tanaman padi yang terserang hama wereng saat musim kemarau. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mengancam hasil panen.

Serangan hama wereng dilaporkan terjadi di lahan persawahan Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Akibatnya, sebagian tanaman padi mengalami pertumbuhan tidak normal, mengering, bahkan mati sebelum memasuki masa panen.

Salah seorang petani, Sutilan, mengatakan serangan hama terjadi saat tanaman padi memasuki masa pertumbuhan di tengah kondisi cuaca kering. Menurutnya, hama wereng cokelat maupun wereng hijau menyerang bagian bawah tanaman hingga menyebabkan batang rusak.

“Hama ini menyerang bagian akar lalu merambat ke batang. Dampaknya tanaman mengering, kemudian membusuk dan akhirnya mati,” kata Sutilan saat ditemui, Senin (3/8/2026).

Untuk menekan penyebaran hama, para petani melakukan sejumlah langkah pengendalian. Salah satunya dengan mengeringkan lahan terlebih dahulu sebelum dilakukan penyemprotan insektisida.

Menurut Sutilan, metode tersebut dinilai lebih efektif karena kondisi lahan yang terlalu basah dapat mempercepat perkembangan hama. 

Setelah lahan dikeringkan, penyemprotan dilakukan secara berkala sekitar lima hari sekali.

“Biasanya tanah dikeringkan lebih dulu, setelah itu baru disemprot obat pembasmi wereng. Penyemprotannya sekitar lima hari sekali,” ujarnya.

Ia menambahkan, serangan wereng tidak hanya terjadi di lahan miliknya, tetapi juga dialami sejumlah petani lain di Desa Sukosari. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat karena petani harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pestisida dan melakukan penyemprotan berulang.

Meski demikian, Sutilan mengaku kondisi tanaman padinya mulai membaik setelah dua kali penyemprotan. Ia berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan maupun bantuan penanganan hama agar kerugian petani tidak semakin besar.

“Tentu ada biaya tambahan setelah terserang hama ini. Syukurnya setelah dua kali penyemprotan kondisinya mulai membaik,” tuturnya.

Kemunculan serangan wereng di tengah musim kemarau menjadi tantangan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun. Selain harus beradaptasi dengan berkurangnya ketersediaan air irigasi, petani kini juga dituntut meningkatkan pengendalian hama agar produktivitas padi tetap terjaga menjelang musim panen. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    Puluhan Ayam Mati Mendadak di Madiun, Peternak Panik dan Lakukan Pemotongan Massal

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Puluhan ayam milik warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mati mendadak dalam tiga hari terakhir. Untuk mencegah penyebaran penyakit, sebagian ternak akhirnya disembelih oleh pemiliknya. Peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa (21/10/2025) ketika beberapa ayam ditemukan mati tanpa sebab jelas. Namun, jumlah kematian terus meningkat setiap harinya hingga […]

    Bagikan
  • Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Jelang Idul Adha

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, harga sapi kurban di sejumlah pasar hewan di Ponorogo mengalami penurunan. Melimpahnya pasokan sapi tidak diimbangi dengan jumlah pembeli yang memadai sehingga harga sapi turun hingga jutaan rupiah per ekor. Di Pasar Hewan Jetis, Ponorogo, harga sapi mengalami penurunan antara Rp. 1 juta […]

    Bagikan
  • 2 Tahun Kinerja DPRD Kota Madiun, Inisiasi 6 Raperda Inisiatif hingga Perkuat Sinergi dengan Eksekutif

    2 Tahun Kinerja DPRD Kota Madiun, Inisiasi 6 Raperda Inisiatif hingga Perkuat Sinergi dengan Eksekutif

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tepat per tanggal 26 Agustus 2026, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun periode 2024-2029 telah melaksanakan 2 tahun kinerjanya. Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna yang dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) yang turut dihadiri oleh Plt Wali Kota Madiun, jajaran Forkopimda, OPD Pemkot Madiun, stakeholder hingga KPU dan Bawaslu Kota […]

    Bagikan
  • KPK Periksa Maraton Pejabat Pemkot dan Pihak Swasta di Madiun, Dalami Dugaan Korupsi Maidi

    KPK Periksa Maraton Pejabat Pemkot dan Pihak Swasta di Madiun, Dalami Dugaan Korupsi Maidi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah saksi dari unsur pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dan pihak swasta diperiksa secara maraton di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Madiun sejak Senin (13/4) hingga Rabu (15/4/2026). Pemeriksaan tersebut turut menyasar PT […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siap Awasi Sasaran Program MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

    Pemkot Madiun Siap Awasi Sasaran Program MBG bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan Balita

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal melakukan pengawasan terhadap distribusi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MGB). Apalagi, Kota Madiun ditunjuk oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk simulasi MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui hingga balita non PAUD. Hal itu bagian dari upaya untuk mencukupi […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    Pemkab Madiun Gencarkan Pengelolaan Sampah Berbasis Desa

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis lingkungan dengan menitikberatkan pengendalian sejak dari hulu, khususnya di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, mengunjungi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan Rabu (21/05/2025). Purnomo Hadi menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari tingkat desa […]

    Bagikan
expand_less