Senin, 9 Nov 2026
Trending Tags

Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Kecamatan Dagangan menunjukkan tanaman padi yang terserang hama wereng saat musim kemarau. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mengancam hasil panen.

Serangan hama wereng dilaporkan terjadi di lahan persawahan Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Akibatnya, sebagian tanaman padi mengalami pertumbuhan tidak normal, mengering, bahkan mati sebelum memasuki masa panen.

Salah seorang petani, Sutilan, mengatakan serangan hama terjadi saat tanaman padi memasuki masa pertumbuhan di tengah kondisi cuaca kering. Menurutnya, hama wereng cokelat maupun wereng hijau menyerang bagian bawah tanaman hingga menyebabkan batang rusak.

“Hama ini menyerang bagian akar lalu merambat ke batang. Dampaknya tanaman mengering, kemudian membusuk dan akhirnya mati,” kata Sutilan saat ditemui, Senin (3/8/2026).

Untuk menekan penyebaran hama, para petani melakukan sejumlah langkah pengendalian. Salah satunya dengan mengeringkan lahan terlebih dahulu sebelum dilakukan penyemprotan insektisida.

Menurut Sutilan, metode tersebut dinilai lebih efektif karena kondisi lahan yang terlalu basah dapat mempercepat perkembangan hama. 

Setelah lahan dikeringkan, penyemprotan dilakukan secara berkala sekitar lima hari sekali.

“Biasanya tanah dikeringkan lebih dulu, setelah itu baru disemprot obat pembasmi wereng. Penyemprotannya sekitar lima hari sekali,” ujarnya.

Ia menambahkan, serangan wereng tidak hanya terjadi di lahan miliknya, tetapi juga dialami sejumlah petani lain di Desa Sukosari. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat karena petani harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pestisida dan melakukan penyemprotan berulang.

Meski demikian, Sutilan mengaku kondisi tanaman padinya mulai membaik setelah dua kali penyemprotan. Ia berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan maupun bantuan penanganan hama agar kerugian petani tidak semakin besar.

“Tentu ada biaya tambahan setelah terserang hama ini. Syukurnya setelah dua kali penyemprotan kondisinya mulai membaik,” tuturnya.

Kemunculan serangan wereng di tengah musim kemarau menjadi tantangan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun. Selain harus beradaptasi dengan berkurangnya ketersediaan air irigasi, petani kini juga dituntut meningkatkan pengendalian hama agar produktivitas padi tetap terjaga menjelang musim panen. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Magetan Geledah 6 Lokasi dalam Penyidikan Kasus Pokir DPRD

    Kejari Magetan Geledah 6 Lokasi dalam Penyidikan Kasus Pokir DPRD

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 517
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kembali menegaskan komitmennya untuk menangani dugaan tindak pidana korupsi dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Magetan secara profesional dan transparan. Hal ini disampaikan menyusul aksi demonstrasi sejumlah elemen masyarakat yang sebelumnya mendesak percepatan dan keterbukaan proses hukum. Kepala Seksi Intelijen Kejari Magetan, Moh. Andy Sofyan, menyebut pihaknya justru […]

    Bagikan
  • HUT ke-81, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Kualitas Pelayanan dan Gelontorkan Rp. 471 Juta Program Bina Lingkungan 

    HUT ke-81, KAI Daop 7 Madiun Perkuat Kualitas Pelayanan dan Gelontorkan Rp. 471 Juta Program Bina Lingkungan 

    • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun memperkuat komitmen terhadap keselamatan dan peningkatan kualitas layanan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI. Mengusung tema “Semakin Melayani”, KAI Daop 7 Madiun menempatkan peningkatan kualitas pelayanan dan budaya keselamatan sebagai bagian penting dalam perjalanan perusahaan memasuki usia ke-81. […]

    Bagikan
  • Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    Diduga Terlibat Gratifikasi dan Manipulasi Pajak, Ketua Komisi II DPRD Ngawi Jadi Tersangka

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngawi resmi menetapkan Winarto, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait gratifikasi dan manipulasi penerimaan pajak daerah. Penetapan ini diumumkan pada Senin (26/05/2025) setelah serangkaian pemeriksaan intensif oleh tim penyidik. Politisi Partai Golkar tersebut diduga memainkan peran penting dalam proses pembebasan […]

    Bagikan
  • BPBD Kabupaten Madiun Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    BPBD Kabupaten Madiun Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun menerima berbagai bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana alam di wilayah Provinsi Sumatera dan Aceh. Bantuan tersebut ditata dan dipilah oleh petugas di halaman kantor BPBD Kabupaten Madiun pada Senin (08/12/2025) malam. Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan […]

    Bagikan
  • Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    Bejat! Polisi Ringkus Pria Ngrayun Cabuli Anak di Bawah Umur Selama Tiga Tahun

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi bejat seorang pria paruh baya asal Kecamatan Ngrayun, Ponorogo, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial SR (51) ditangkap polisi atas dugaan mencabuli seorang siswi perempuan selama tiga tahun, sejak 2022 hingga awal 2025. Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengungkapkan, kasus ini terkuak setelah korban mengikuti kegiatan renungan di sekolah. “Korban lalu […]

    Bagikan
  • Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    Polsek Kartoharjo Terima 5 Unit CCTV Dari Kepala Desa, Sinergi Pemerintah Desa dan Kepolisian

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kartoharjo terus diperkuat. Para kepala desa se-Kecamatan Kartoharjo menyerahkan bantuan berupa lima unit kamera pengawas (CCTV) kepada Polsek Kartoharjo. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, di Mapolsek setempat, Rabu (29/10/2025). Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Desa Karangmojo, Noor […]

    Bagikan
expand_less