Berita Terkini
Trending Tags

Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Kecamatan Dagangan menunjukkan tanaman padi yang terserang hama wereng saat musim kemarau. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mengancam hasil panen.

Serangan hama wereng dilaporkan terjadi di lahan persawahan Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Akibatnya, sebagian tanaman padi mengalami pertumbuhan tidak normal, mengering, bahkan mati sebelum memasuki masa panen.

Salah seorang petani, Sutilan, mengatakan serangan hama terjadi saat tanaman padi memasuki masa pertumbuhan di tengah kondisi cuaca kering. Menurutnya, hama wereng cokelat maupun wereng hijau menyerang bagian bawah tanaman hingga menyebabkan batang rusak.

“Hama ini menyerang bagian akar lalu merambat ke batang. Dampaknya tanaman mengering, kemudian membusuk dan akhirnya mati,” kata Sutilan saat ditemui, Senin (3/8/2026).

Untuk menekan penyebaran hama, para petani melakukan sejumlah langkah pengendalian. Salah satunya dengan mengeringkan lahan terlebih dahulu sebelum dilakukan penyemprotan insektisida.

Menurut Sutilan, metode tersebut dinilai lebih efektif karena kondisi lahan yang terlalu basah dapat mempercepat perkembangan hama. 

Setelah lahan dikeringkan, penyemprotan dilakukan secara berkala sekitar lima hari sekali.

“Biasanya tanah dikeringkan lebih dulu, setelah itu baru disemprot obat pembasmi wereng. Penyemprotannya sekitar lima hari sekali,” ujarnya.

Ia menambahkan, serangan wereng tidak hanya terjadi di lahan miliknya, tetapi juga dialami sejumlah petani lain di Desa Sukosari. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat karena petani harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pestisida dan melakukan penyemprotan berulang.

Meski demikian, Sutilan mengaku kondisi tanaman padinya mulai membaik setelah dua kali penyemprotan. Ia berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan maupun bantuan penanganan hama agar kerugian petani tidak semakin besar.

“Tentu ada biaya tambahan setelah terserang hama ini. Syukurnya setelah dua kali penyemprotan kondisinya mulai membaik,” tuturnya.

Kemunculan serangan wereng di tengah musim kemarau menjadi tantangan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun. Selain harus beradaptasi dengan berkurangnya ketersediaan air irigasi, petani kini juga dituntut meningkatkan pengendalian hama agar produktivitas padi tetap terjaga menjelang musim panen. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Awal Tahun 2025, Pasien DBD di RSUD Caruban Melonjak Tajam

    Awal Tahun 2025, Pasien DBD di RSUD Caruban Melonjak Tajam

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memasuki puncak musim penghujan, di awal tahun 2025, jumlah Pasien Demam Berdarah Dengue (DBD ) di RSUD Caruban Kabupaten Madiun meningkat. Kasi Pelayanan Medik RSUD Caruban, dr. Didik Indrawanto, membenarkan hasil rekam medis yang masuk di awal tahun 2025 yakni sejak tanggal 1 hingga 14 Januari 2025 ini sebanyak 46 […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Catat Deflasi keempat di Tahun 2025

    Kota Madiun Catat Deflasi keempat di Tahun 2025

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat, pada Agustus 2025 terjadi deflasi sebesar 0,07 persen. Ini menjadi deflasi keempat sepanjang tahun ini, setelah sebelumnya terjadi pada Januari, Februari, dan Mei. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan bahwa secara tahunan (year on year/YoY), Agustus 2025 dibanding Agustus 2024, Kota Madiun […]

    Bagikan
  • Bus Mila Hantam Truk Tronton di Tol Magetan, Sopir Terjepit dan 23 Penumpang Luka

    Bus Mila Hantam Truk Tronton di Tol Magetan, Sopir Terjepit dan 23 Penumpang Luka

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Magetan, Jawa Timur pada Sabtu (31/01/2026) dini hari. Sebuah bus penumpang Mila dengan rute Banyuwangi–Yogyakarta menabrak bagian belakang truk tronton bermuatan pupuk sekira pukul 01.50 WIB. Insiden tersebut terjadi di Kilometer 594, Desa Kartoharjo, Kecamatan Kartoharjo. Benturan keras membuat 23 penumpang mengalami luka-luka, sementara […]

    Bagikan
  • Dinsos Magetan Catat 690 Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

    Dinsos Magetan Catat 690 Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Magetan mencatat sebanyak 690 penerima bantuan sosial (bansos) di wilayahnya diduga terlibat dalam aktivitas judi online. Temuan itu membuat pemerintah pusat langsung menghentikan sementara untuk penyaluran bantuan kepada ratusan keluarga penerima manfaat (KPM) tersebut. Informasi dugaan itu dibenarkan oleh Kepala Bidang Pengembangan, Perlindungan, dan Jaminan Sosial Dinsos […]

    Bagikan
  • Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    Kasus DBD di Desa Bancar Ponorogo Meningkat, 26 RT di Fogging

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo meningkat signifikan. Tercatat 21 warga terserang penyakit dari nyamuk Aedes aegypti itu. Sebagai upaya mencegah penyebaran lebih luas, Pemerintah Desa Bancar bersama petugas kesehatan melakukan fogging di 26 RT sejak sepekan terakhir. Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, menjelaskan […]

    Bagikan
  • Polres Ngawi Tuntaskan 209 Kasus Kriminalitas Sepanjang 2025

    Polres Ngawi Tuntaskan 209 Kasus Kriminalitas Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon memimpin kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 di Ruang Guyup Polres Ngawi, Senin (29/12/2025). Acara tersebut dihadiri Wakapolres Kompol Rizki Santoso, para kepala satuan fungsi, serta pejabat utama Polres Ngawi. Dalam paparan utamanya, Kapolres menyampaikan perkembangan situasi kriminalitas yang menunjukkan tren membaik. Tahun 2024, Polres Ngawi […]

    Bagikan
expand_less