Berita Terkini
Trending Tags

Kemarau Belum Usai, Petani Madiun Kini Dihantui Serangan Wereng yang Ancam Produksi Padi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani di Kecamatan Dagangan menunjukkan tanaman padi yang terserang hama wereng saat musim kemarau. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Musim kemarau tidak hanya memicu krisis air bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun, tetapi juga memunculkan ancaman baru berupa serangan hama wereng. Setelah sebelumnya petani di sejumlah wilayah kesulitan memperoleh pasokan air irigasi akibat menyusutnya volume Waduk Dawuhan, kini petani di Kecamatan Dagangan harus menghadapi serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang mengancam hasil panen.

Serangan hama wereng dilaporkan terjadi di lahan persawahan Desa Sukosari, Kecamatan Dagangan. Akibatnya, sebagian tanaman padi mengalami pertumbuhan tidak normal, mengering, bahkan mati sebelum memasuki masa panen.

Salah seorang petani, Sutilan, mengatakan serangan hama terjadi saat tanaman padi memasuki masa pertumbuhan di tengah kondisi cuaca kering. Menurutnya, hama wereng cokelat maupun wereng hijau menyerang bagian bawah tanaman hingga menyebabkan batang rusak.

“Hama ini menyerang bagian akar lalu merambat ke batang. Dampaknya tanaman mengering, kemudian membusuk dan akhirnya mati,” kata Sutilan saat ditemui, Senin (3/8/2026).

Untuk menekan penyebaran hama, para petani melakukan sejumlah langkah pengendalian. Salah satunya dengan mengeringkan lahan terlebih dahulu sebelum dilakukan penyemprotan insektisida.

Menurut Sutilan, metode tersebut dinilai lebih efektif karena kondisi lahan yang terlalu basah dapat mempercepat perkembangan hama. 

Setelah lahan dikeringkan, penyemprotan dilakukan secara berkala sekitar lima hari sekali.

“Biasanya tanah dikeringkan lebih dulu, setelah itu baru disemprot obat pembasmi wereng. Penyemprotannya sekitar lima hari sekali,” ujarnya.

Ia menambahkan, serangan wereng tidak hanya terjadi di lahan miliknya, tetapi juga dialami sejumlah petani lain di Desa Sukosari. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat karena petani harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pestisida dan melakukan penyemprotan berulang.

Meski demikian, Sutilan mengaku kondisi tanaman padinya mulai membaik setelah dua kali penyemprotan. Ia berharap pemerintah dapat memberikan pendampingan maupun bantuan penanganan hama agar kerugian petani tidak semakin besar.

“Tentu ada biaya tambahan setelah terserang hama ini. Syukurnya setelah dua kali penyemprotan kondisinya mulai membaik,” tuturnya.

Kemunculan serangan wereng di tengah musim kemarau menjadi tantangan baru bagi sektor pertanian di Kabupaten Madiun. Selain harus beradaptasi dengan berkurangnya ketersediaan air irigasi, petani kini juga dituntut meningkatkan pengendalian hama agar produktivitas padi tetap terjaga menjelang musim panen. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Debit Sungai Piring Naik, Air Meluap Hingga Ke Jalan Alternatif ke Caruban

    Debit Sungai Piring Naik, Air Meluap Hingga Ke Jalan Alternatif ke Caruban

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hujan deras mengguyur wilayah Kota Madiun dan sekitarnya pada Kamis (25/12/2025). Dampaknya, debit Sungai Piring di wilayah Kelurahan Pilangbango Kecamatan Kartoharjo mengalami peningkatan. Bahkan, air meluap hingga ke jalan raya yang menyebabkan arus tersendat. Personil BPBD Kota Madiun bersama DPUPR, DLH serta Dishub melakukan penanganan cepat. Luapan air sungai ke […]

    Bagikan
  • Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    Kasus Penganiayaan Ketua PCNU Magetan Resmi Dilaporkan ke Polisi meski Kades Kebonagung Sudah Meminta Maaf

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Madiun resmi menindaklanjuti laporan dugaan penganiayaan terhadap Ketua PCNU Magetan, KH Susanto Khoirul Fatwa. Laporan tersebut masuk pada Minggu (07/12/2025) melalui LBH PCNU Magetan yang mendapat kuasa langsung dari korban. Kasus yang sebelumnya memicu keprihatinan kalangan Nahdliyin ini kini memasuki tahap penyelidikan. Kasatreskrim Polres Madiun, AKP Agus Andi, membenarkan adanya […]

    Bagikan
  • Lho ! Fraksi-Fraksi DPRD Magetan Tak Bacakan PU soal 2 Raperda, Hanya Fraksi PAN yang Membacakan

    Lho ! Fraksi-Fraksi DPRD Magetan Tak Bacakan PU soal 2 Raperda, Hanya Fraksi PAN yang Membacakan

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ruang paripurna DPRD Magetan kembali menyuguhkan pemandangan yang tidak asing. Sebagian besar fraksi memilih tidak membacakan pandangan umum terkait  pembahasan rancangan peraturan daerah. Tradisi ini tampaknya telah menjadi kebiasaan sejak masa pandemi COVID-19 dan terus berulang tanpa perubahan berarti hingga tahun 2025. Dalam sidang paripurna yang digelar Senin (28/07/2025), hanya […]

    Bagikan
  • Santri Tenggelam Saat Mandi di Bengawan Solo, Ibu Korban Menangis Histeris

    Santri Tenggelam Saat Mandi di Bengawan Solo, Ibu Korban Menangis Histeris

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Seorang santri Pondok Pesantren Miftahul Jannah, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Bengawan Solo pada Kamis (11/6/2026) sore. Korban bernama Muhamad Maulana Rifai (14), warga Desa Mlale, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama 13 rekan sesama santri mandi di Sungai […]

    Bagikan
  • Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup kebanjiran pesanan karangan bibit pohon

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Penjual bibit pohon di Ponorogo mendapat berkah dari kebijakan Bupati terpilih, Sugiri Sancoko. Alih-alih mengirimkan karangan bunga sebagai ucapan selamat atas penetapannya, masyarakat dan instansi diminta untuk menggantinya dengan bibit pohon atau tanaman produktif. Zaky Arista Kencana Putra, pemilik Putra Kencana Grup di Kelurahan Kertosari, mengaku kaget saat menerima pesanan […]

    Bagikan
  • Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

    Lost and Found, KAI Daop 7 Madiun Amankan 28 Barang Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat sebanyak 28 barang milik penumpang berhasil diamankan melalui sistem lost and found selama periode Angkutan Lebaran 2026. Data tersebut dihimpun sejak 11 Maret hingga 17 Maret 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 yang […]

    Bagikan
expand_less