Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Lawu Dipadamkan, Polisi Dalami Penyebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memadamkan kebakaran lahan di lereng Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran semak dan lahan terjadi di kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di Petak 73, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026). Api muncul di sejumlah titik di bawah tegakan pohon pinus, namun berhasil dipadamkan sebelum meluas.

Penanganan dilakukan secara cepat oleh personel Polsek Plaosan bersama Perhutani, TNI dan masyarakat. Petugas menggunakan metode manual dengan cara gepyok serta penyemprotan air untuk mengendalikan kobaran api.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB ketika Bhabinkamtibmas bersama petugas Perhutani melakukan patroli di kawasan hutan di sebelah utara kawasan LGF Sarangan. Saat menyusuri kawasan tersebut, petugas menemukan beberapa titik api yang membakar semak-semak dan lahan di sekitar tegakan pinus.

Karena lokasi berada di kawasan hutan dengan vegetasi yang mudah terbakar, petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke area yang lebih luas.

Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno, yang memimpin proses pemadaman mengatakan, kecepatan penanganan menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran berkembang.

“Begitu mendapatkan informasi adanya beberapa titik api, kami bersama Perhutani, TNI dan masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman. Api saat itu belum terlalu besar sehingga dengan penanganan bersama secara cepat, kebakaran dapat segera dikendalikan dan dipadamkan,” ujar Agus.

Image Not Found
Polisi dan Perhutani menyisir lokasi usai kebakaran dipadamkan. Foto : Kus-Sinergia

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.

Hingga kini, luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. Pasalnya, titik api ditemukan di beberapa lokasi. Polisi bersama Perhutani juga masih melakukan koordinasi dan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Agus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan, khususnya pada kondisi vegetasi yang mudah terbakar.

“Kami masih berkoordinasi dengan Perhutani untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan yang kondisi semaknya mudah terbakar,” katanya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian Call Center 110 agar petugas dapat segera melakukan penanganan.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Polsek Plaosan bersama Perhutani meningkatkan patroli di kawasan hutan yang memiliki potensi kebakaran. Bhabinkamtibmas juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaannya mengenai pencegahan kebakaran.

Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan dan Dinas Pemadam Kebakaran turut diperkuat sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran dengan cakupan lebih luas.

Kolaborasi antara kepolisian, TNI, Perhutani, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga kawasan hutan lereng Gunung Lawu. Selain mempercepat penanganan ketika api muncul, upaya pencegahan menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang dan mengancam kawasan hutan yang lebih luas. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    Wagub Emil Dardak : Jangan Pernah Mau Ada Iuran di SMA/SMK

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Persoalan penarikan iuran oleh SMA Negeri 2 Mejayan kepada orang tua/walimurid mendapatkan tanggapan dari Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. Dalam unggahan di akun Instagram @emildardak pada Rabu (04/06/2025), ditegaskan agar jangan pernah mau jika ada yang memaksakan iuran di SMA/SMK di Jawa Timur. Pemprov Jatim menegaskan jika tidak […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    Satreskrim Polres Ngawi Ungkap Curat Rp15 Juta, Satu Pelaku Diamankan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di area parkir depan kantor CV Javamix, Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu orang pelaku berinisial MS. Sementara itu, dua pelaku lain yang diduga terlibat masih dalam […]

    Bagikan
  • 8 Wartawan Diintimidasi di Ngawi, Jurnalis Hampir Dipukul Paving di SPPG Bintang Mantingan

    8 Wartawan Diintimidasi di Ngawi, Jurnalis Hampir Dipukul Paving di SPPG Bintang Mantingan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Insiden intimidasi terhadap jurnalis terjadi di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Delapan wartawan dari berbagai media mengaku diusir dan mendapat perlakuan kasar saat meliput kegiatan petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kamis (04/12/2025) siang. Bahkan, seorang jurnalis dikabarkan hampir dipukul menggunakan paving dan papan kayu […]

    Bagikan
  • Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa photo_camera 2

    Enam UMKM Magetan Tembus Pasar Internasional, Ekspor Perdana Dilepas ke Maladewa

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Enam pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) asal Kabupaten Magetan resmi menembus pasar internasional setelah berhasil mengekspor produk mereka ke Maladewa. Pelepasan ekspor dilakukan di lokasi produksi Keripik Tempe H&G di Kelurahan Tebon, Kecamatan Barat, pada Kamis (5/3)2026) sekitar pukul 10.30 WIB. Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti menyatakan bahwa keberhasilan […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    Pemkab Madiun Gelar FGD Proklim, Ajak Semua Pihak Hadapi Dampak Perubahan Iklim

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan Program Kampung Iklim (Proklim), Kamis (12/06/2025). Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang IT Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan camat dan kepala desa dari lokasi Proklim, pengusaha, jajaran Perhutani dari KPH Lawu, […]

    Bagikan
  • Disnakerin Rapat Pleno Susun Usulan UMK Tahun 2026, Sepakati Naik 6,04 Persen

    Disnakerin Rapat Pleno Susun Usulan UMK Tahun 2026, Sepakati Naik 6,04 Persen

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kabupaten Madiun mengusulkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 sebesar Rp2.545.300 atau naik 6,04 persen dibandingkan UMK tahun sebelumnya. Usulan tersebut dibahas dalam rapat pleno Dewan Pengupahan Kabupaten Madiun yang digelar di Kantor Disnakerin, Jumat (19/12/2025). Rapat pleno pengusulan UMK 2026 melibatkan berbagai unsur […]

    Bagikan
expand_less