Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Lawu Dipadamkan, Polisi Dalami Penyebabnya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas memadamkan kebakaran lahan di lereng Gunung Lawu. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran semak dan lahan terjadi di kawasan lereng Gunung Lawu, tepatnya di Petak 73, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (6/9/2026). Api muncul di sejumlah titik di bawah tegakan pohon pinus, namun berhasil dipadamkan sebelum meluas.

Penanganan dilakukan secara cepat oleh personel Polsek Plaosan bersama Perhutani, TNI dan masyarakat. Petugas menggunakan metode manual dengan cara gepyok serta penyemprotan air untuk mengendalikan kobaran api.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.00 WIB ketika Bhabinkamtibmas bersama petugas Perhutani melakukan patroli di kawasan hutan di sebelah utara kawasan LGF Sarangan. Saat menyusuri kawasan tersebut, petugas menemukan beberapa titik api yang membakar semak-semak dan lahan di sekitar tegakan pinus.

Karena lokasi berada di kawasan hutan dengan vegetasi yang mudah terbakar, petugas langsung melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke area yang lebih luas.

Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno, yang memimpin proses pemadaman mengatakan, kecepatan penanganan menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran berkembang.

“Begitu mendapatkan informasi adanya beberapa titik api, kami bersama Perhutani, TNI dan masyarakat langsung bergerak melakukan pemadaman. Api saat itu belum terlalu besar sehingga dengan penanganan bersama secara cepat, kebakaran dapat segera dikendalikan dan dipadamkan,” ujar Agus.

Image Not Found
Polisi dan Perhutani menyisir lokasi usai kebakaran dipadamkan. Foto : Kus-Sinergia

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang kembali muncul.

Hingga kini, luas lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. Pasalnya, titik api ditemukan di beberapa lokasi. Polisi bersama Perhutani juga masih melakukan koordinasi dan pendalaman untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Agus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan hutan, khususnya pada kondisi vegetasi yang mudah terbakar.

“Kami masih berkoordinasi dengan Perhutani untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di kawasan hutan yang kondisi semaknya mudah terbakar,” katanya.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran hutan dan lahan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian Call Center 110 agar petugas dapat segera melakukan penanganan.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Polsek Plaosan bersama Perhutani meningkatkan patroli di kawasan hutan yang memiliki potensi kebakaran. Bhabinkamtibmas juga diminta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayah binaannya mengenai pencegahan kebakaran.

Koordinasi dengan BPBD Kabupaten Magetan dan Dinas Pemadam Kebakaran turut diperkuat sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran dengan cakupan lebih luas.

Kolaborasi antara kepolisian, TNI, Perhutani, pemerintah daerah dan masyarakat dinilai penting dalam menjaga kawasan hutan lereng Gunung Lawu. Selain mempercepat penanganan ketika api muncul, upaya pencegahan menjadi kunci agar kebakaran tidak berkembang dan mengancam kawasan hutan yang lebih luas. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Tanggapi Sorotan DPRD Soal Pertanggungjawaban APBD 2024

    Bupati Madiun Tanggapi Sorotan DPRD Soal Pertanggungjawaban APBD 2024

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto merespons pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Madiun terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Tanggapan disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar di ruang utama Gedung Dewan, Senin (30/06/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Mujono dan dihadiri unsur pimpinan dewan, jajaran […]

    Bagikan
  • Bupati Madiun Tekankan Sertifikasi Wajib bagi Pengelola Dapur MBG

    Bupati Madiun Tekankan Sertifikasi Wajib bagi Pengelola Dapur MBG

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan pentingnya kelengkapan sertifikasi bagi pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di wilayahnya. Penekanan ini muncul setelah sebagian besar dapur MBG diketahui belum memenuhi standar administrasi yang ditetapkan. Dari puluhan SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Madiun, baru sekitar empat […]

    Bagikan
  • Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    Satu Perusahaan Garmen di Magetan Pailit, Disnaker Pastikan Masih Ada 229 Perusahaan Aktif

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 473
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dunia industri di Kabupaten Magetan menghadapi dinamika baru. Salah satu perusahaan garmen, PT KSS Indo Apparel yang berlokasi di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, resmi dinyatakan pailit dan telah berhenti beroperasi sejak 13 Februari 2025. Perusahaan yang berdiri sejak 2021 ini gulung tikar setelah mengalami penurunan jumlah pesanan secara drastis, yang […]

    Bagikan
  • Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    Sadis, LDP Bekap Bayi Yang Dilahirkannya Hingga Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus meninggalnya bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di rumah salah satu warga Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan pada Sabtu (26/4/2025) terkuak fakta mengejutkan. Wanita berinisial L.D.P selaku ibu bayi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polres Magetan. Kepolisian telah melakukan rekontruksi dan otopsi terhadap korban atas perbuatan keji […]

    Bagikan
  • Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    Adakah Solusi Untuk Keberlangsungan Pendidikan bagi 151 Siswa TK Islam Masyitoh ?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Keberadaan KB-TK Islam Masyitoh di Jalan Alun-Alun Barat Kota Madiun kian diujung tanduk. Di tengah ancaman eksekusi lahan, pihak Yayasan Dewi Masyitoh ternyata sempat menawarkan untuk pengelolaan sekolah kepada PCNU Kota Madiun. Namun tidak ada kesepakatan kedua pihak yang terjadi. Ketua Komite KB-TK Islam Masyitoh, Yunita Aliya Wijayani, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Mobil Terbakar di Tol Caruban Madiun, Tiga Penumpang Selamat

    Mobil Terbakar di Tol Caruban Madiun, Tiga Penumpang Selamat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 1.101
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebuah mobil Ford Fiesta terbakar saat melintas di ruas Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di Jalur B KM 611+800, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bagian kendaraan hangus terbakar. Kebakaran diduga bermula dari gangguan pada bagian mesin. Salah […]

    Bagikan
expand_less