Berita Terkini
Trending Tags

Tender Penataan Lanskap MPP Kota Madiun Turun 20 Persen, DPRD Soroti Risiko Kualitas Proyek

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun Nur Salim. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Penawaran proyek penataan lanskap Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Madiun yang turun sekitar 20 persen dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mendapat perhatian DPRD. CV BJ selaku pemenang lelang mengajukan penawaran Rp 638,12 juta, jauh di bawah HPS yang ditetapkan sebesar Rp 797,65 juta.

Selisih nilai penawaran tersebut mencapai sekitar Rp 159,53 juta. Penurunan harga itu memunculkan perhatian terkait efisiensi anggaran sekaligus potensi risiko terhadap pelaksanaan dan kualitas pekerjaan di lapangan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Madiun Nur Salim mengatakan pihaknya mendukung penawaran rendah sepanjang hal tersebut merupakan bentuk efisiensi anggaran dan tidak mengurangi kualitas pekerjaan.

‘’Prinsipnya kami berupaya menjadi mitra bagi OPD. Belajar dari yang sudah-sudah, kalau ini bentuk efisiensi, ya kami support. Tapi kalau bukan efisiensi dan berpotensi membuat pelaksanaan pekerjaan bermasalah, tentu kami mendorong dan mengontrolnya karena fungsi kami di situ,’’ ujarnya, Selasa (11/8/2026).

Nur Salim menyebut, berdasarkan informasi yang diterima DPRD, proses administrasi dan teknis dalam tahapan lelang telah berjalan sesuai prosedur. Termasuk proses verifikasi terhadap penyedia jasa.

Meski demikian, Komisi III DPRD Kota Madiun tetap akan memanggil dinas terkait untuk berkoordinasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap proyek tersebut. Pengawasan juga akan dilakukan secara berkala selama pekerjaan berlangsung.

‘’Secara prinsip dan prosedur, proses awal ini sudah dijalani sebagaimana mestinya. Namun, kami nanti akan memanggil dinas terkait. Dalam prosesnya nanti, kami tetap akan memantau secara temporer (berkala),’’ katanya.

Menurut Nur Salim, selisih penawaran yang cukup jauh dari HPS merupakan dinamika yang semakin mungkin terjadi di tengah digitalisasi proses pengadaan barang dan jasa. Terlebih, petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) dari pemerintah pusat semakin terbuka.

Kondisi tersebut, lanjut dia, memberikan ruang bagi penyedia jasa untuk menawarkan harga kompetitif. Namun, di sisi lain, pemerintah daerah harus semakin cermat memastikan harga penawaran tetap realistis dan mampu menjamin kualitas pekerjaan.

Nur Salim meminta DPUPR Kota Madiun meningkatkan pengawasan terhadap proyek tersebut. Jangan sampai penawaran rendah justru berdampak pada mutu pekerjaan ketika proyek memasuki tahap pelaksanaan.

‘’Ini fenomena baru yang harus benar-benar diwaspadai oleh OPD. Kalau memang ini benar dan baik untuk Kota Madiun, kenapa tidak? Namun karena realitasnya kita sama-sama belum tahu sejauh mana nanti, tahap pelaksanaan inilah yang harus terus kita pantau dan kontrol bersama,’’ pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Bekali Bhabinkamtibmas Pelatihan SAR Terbatas dan Penanganan Kebakaran

    Polres Magetan Bekali Bhabinkamtibmas Pelatihan SAR Terbatas dan Penanganan Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 228
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya meningkatkan kapasitas personel di tingkat desa terus dilakukan Polres Magetan. Melalui Satuan Binmas, pelatihan peningkatan kemampuan Polisi Penolong digelar untuk seluruh Bhabinkamtibmas pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung Pesat Gatra dan halaman Mako Polres Magetan, menghadirkan tenaga instruktur dari BPBD Kabupaten Magetan. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat […]

    Bagikan
  • 140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial pada tahun ini. Melalui program PKH Graduasi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan program tersebut ditujukan bagi […]

    Bagikan
  • Chromebook Bantuan Kemendikbud Banyak Menganggur, Ada yang Rusak dan Jarang Dipakai

    Chromebook Bantuan Kemendikbud Banyak Menganggur, Ada yang Rusak dan Jarang Dipakai

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Agung RI tengah menelisik kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Ditengah sorotan publik itu, puluhan perangkat Chromebook bantuan Kemendikbudristek era kepemimpinan Nadiem Makariem yang disalurkan ke sejumlah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tak sepenuhnya dimanfaatkan. […]

    Bagikan
  • Tanah Longsor dan Pondasi Jembatan Ambrol, Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat

    Tanah Longsor dan Pondasi Jembatan Ambrol, Jalur Ponorogo–Pacitan Tersendat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 407
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo pada Selasa (19/5/2026) malam menyebabkan longsor di jalur penghubung Ponorogo–Pacitan. Selain longsor, talud dan pondasi Jembatan Plapar di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, juga mengalami kerusakan serius akibat tergerus aliran sungai. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur provinsi Ponorogo–Pacitan tepatnya di Desa Wates, Kecamatan […]

    Bagikan
  • Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    Nenek 64 Tahun di Ngawi Hilang Saat ke Sawah, Diduga Hanyut di Sungai

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Seorang nenek warga Desa Sawo, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan hilang sejak Sabtu siang (17/05/2025). Korban yang diketahui bernama Parni (64), diduga hanyut terbawa arus sungai anak Bengawan Madiun saat hendak menuju sawahnya di seberang sungai. Menurut keterangan keluarga, korban pergi ke sawah di wilayah Dusun Gayam, Desa […]

    Bagikan
  • Sidak Pasar Sleko, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan 1447 H

    Sidak Pasar Sleko, Bulog Pastikan Stok Pangan Aman Selama Ramadan 1447 H

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Cabang Madiun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan monitoring harga bahan pokok di Pasar Sleko selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan bagi masyarakat. Wakil Pemimpin Cabang Perum Bulog Madiun, Willy Adi, turun langsung ke lapangan bersama jajaran staf. […]

    Bagikan
expand_less