Berita Terkini
Trending Tags

140 Penerima PKH di Madiun Ditargetkan Keluar dari Bansos, Modal Rp 3 Juta Jadi Ujian

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Sosial Kabupaten Madiun menargetkan 140 penerima bantuan sosial keluar dari ketergantungan. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan ratusan penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dapat keluar dari ketergantungan bantuan sosial pada tahun ini. Melalui program PKH Graduasi, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan modal usaha sebagai langkah mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan program tersebut ditujukan bagi penerima PKH yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan taraf hidup dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah.

“Tujuan graduasi ini agar mereka bisa naik kelas secara ekonomi. Jadi dari kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah bisa bergerak ke tingkat yang lebih baik,” ujar Supriadi, Selasa (9/6/2026).

Tahun ini, Dinsos menargetkan sebanyak 140 penerima PKH mengikuti program graduasi. Masing-masing akan memperoleh bantuan permodalan sebesar Rp3 juta untuk mengembangkan usaha atau memulai aktivitas ekonomi produktif.

Image Not Found
Penerima PKH Dapat Modal Usaha Rp3 Juta untuk Graduasi. Foto : Tova-Sinergia

Menurut Supriadi, bantuan modal menjadi salah satu instrumen penting agar keluarga penerima manfaat memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu memenuhi kebutuhan hidup tanpa bergantung pada bantuan sosial dalam jangka panjang.

“Kalau mereka berhasil mandiri dan keluar dari PKH, otomatis tingkat kesejahteraannya meningkat. Ini juga menjadi bagian dari upaya menekan angka kemiskinan di Kabupaten Madiun,” katanya.

Ia menjelaskan, program pemberdayaan masyarakat sebenarnya juga dijalankan oleh berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Madiun. Namun, program graduasi PKH menjadi salah satu langkah yang secara langsung menyasar keluarga penerima bansos agar memiliki usaha dan pendapatan sendiri.

Dinsos berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan setiap tahun. Jika jumlah peserta yang berhasil graduasi terus bertambah, maka jumlah penerima bantuan sosial akan berkurang seiring meningkatnya kemandirian ekonomi masyarakat. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arus Natal 2025, Lalu Lintas Tol Ngawi–Kertosono Naik 33 Persen

    Arus Natal 2025, Lalu Lintas Tol Ngawi–Kertosono Naik 33 Persen

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat lonjakan volume kendaraan di Ruas Tol Ngawi–Kertosono selama periode libur Natal 2025. Pada rentang H-7 hingga H+3 Natal atau 18–28 Desember 2025, tercatat sebanyak 66.643 kendaraan melintas. Jumlah tersebut meningkat 33,04 persen dibandingkan lalu lintas normal yang berada di angka 50.093 kendaraan. Peningkatan ini […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
  • Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo memastikan tidak pernah menerbitkan paspor atas nama Dewi Astutik, warga Kabupaten Ponorogo yang kini menjadi buronan dalam kasus penyelundupan sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau. Nama Dewi Astutik mendadak viral setelah disebut sebagai otak jaringan narkotika internasional. Padahal, perempuan asal Kecamatan Balong […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

    Bulog Madiun Distribusi 9.000 Liter MinyaKita di Pasar Besar Madiun, Pengawasan Kualitas dan Harga Diperketat

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Perum Bulog Kantor Cabang Madiun kembali menyalurkan sebanyak 9.000 liter MinyaKita atau sekitar 750 kardus di Pasar Besar Madiun (PBM), Kamis (2/7/2026). Penyaluran rutin tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan, menstabilkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sekaligus memastikan kualitas minyak goreng yang beredar tetap aman bagi masyarakat. Kepala Perum […]

    Bagikan
  • DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    DKPP Pecat Anggota KPU Kabupaten Madiun karena Terbukti Jadi Pengurus Parpol

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun, Luky Noviana Yuliasari. Ia dinyatakan melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) karena terbukti masih aktif sebagai pengurus partai politik saat mendaftar sebagai calon komisioner. Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Majelis DKPP, Heddy Lugito, dalam […]

    Bagikan
  • Dua Perampok Bermodus Undangan Pengajian di Magetan Ditangkap Saat Tidur di Hotel Sarangan

    Dua Perampok Bermodus Undangan Pengajian di Magetan Ditangkap Saat Tidur di Hotel Sarangan

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi komplotan perampok yang menyasar lansia di Magetan diungkap Polres Magetan. Dua pelakunya ditangkap polisi saat sedang tidur di sebuah hotel kawasan wisata Sarangan, Kamis (25/12/2025) lalu. Penangkapan dramatis ini dilakukan setelah Satreskrim Polres Magetan menelusuri jejak kendaraan yang terekam CCTV saat menurunkan korban. Petugas berpakaian preman langsung merangsek masuk ke […]

    Bagikan
expand_less