Tommy Seran Bawa Nama Magetan di Predalion Fight Night II, Tantang Legenda Tinju Indonesia
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 47
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan — Petinju senior sekaligus mantan juara dunia IBF Intercontinental kelas terbang, Tommy Seran, akan kembali naik ring dalam ajang Predalion Fight Night II di GOR Hayam Wuruk Kodam V Brawijaya, Surabaya, Sabtu (22/8/2026).
Tommy Seran akan menghadapi sesama petinju senior Indonesia, Iwan Key, yang berasal dari sasana Malang BC. Pertarungan ini menjadi duel sarat pengalaman sekaligus adu gengsi dua petinju yang telah lama berkecimpung di dunia tinju profesional.
Dalam laga tersebut, Tommy Seran membawa nama Sasana Redam BC Jawa Timur, sasana yang berpusat di Kabupaten Magetan. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi pertarungan personal, tetapi juga membawa nama Magetan ke panggung tinju profesional nasional.
Manajer Sasana Redam BC Jawa Timur, Noorman Susanto, S.H., atau yang akrab disapa Norman Batik Madrim, mengatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kiprah para petinju yang berada di bawah naungan sasana tersebut.
Menurut Norman, dukungan kepada atlet merupakan bagian dari komitmen sasana untuk memberikan ruang kepada petinju agar terus mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
“Kami beserta pengurus sangat mendukung program dan aktivitas petinju yang bernaung di Sasana Redam BC. Dukungan ini kami berikan baik secara moral maupun material, termasuk kepada petinju dan tim yang membawa nama besar Sasana Redam BC serta Kabupaten Magetan,” ujar Norman, Rabu (19/8/2026).
Norman menilai pengalaman yang dimiliki Tommy Seran menjadi modal penting untuk membantu membangun atmosfer pembinaan tinju di Magetan. Kehadiran petinju senior diharapkan dapat memberikan contoh sekaligus motivasi kepada atlet-atlet muda yang tengah meniti karier.
Sasana Redam BC Jawa Timur juga mendapat dukungan dari Dandim 0804 Magetan Letkol Inf. Omi Girindra Sasmito yang bertindak sebagai pembina. Sasana tersebut berkantor di lokasi yang sama dengan Kantor Pertina Kabupaten Magetan.
Untuk menghadapi pertandingan di Surabaya, Norman menugaskan Nogling S., yang juga merupakan manajer pribadi Tom.y Seran, untuk memimpin tim ofisial. Tim tersebut akan mendampingi Tommy mulai dari persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.
Nogling mengatakan, bergabungnya petinju senior dengan rekam jejak panjang seperti Tommy Seran diharapkan memberikan warna baru bagi pembinaan tinju di Magetan.
“Tommy Seran ini memiliki banyak pengalaman dan pernah meraih gelar IBF Intercontinental. Harapan kami, keberadaannya di Redam BC Jawa Timur bisa menjadi magnet sekaligus menggugah semangat atlet-atlet muda tinju di Magetan,” kata Nogling.
Ia berharap pengalaman Tommy tidak berhenti pada pertandingan profesional, tetapi juga dapat ditularkan kepada generasi muda. Dengan demikian, keberadaan petinju senior tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari proses regenerasi atlet tinju di Magetan.
“Kami ingin dari pengalaman dan kiprah Tomy ini nantinya muncul petinju-petinju muda yang mampu berprestasi lebih tinggi. Harapannya, suatu saat akan lahir juara dunia baru dari Magetan,” lanjut Nogling.
Pertandingan Tommy Seran melawan Iwan Key menjadi salah satu agenda dalam Predalion Fight Night II yang digagas promotor muda asal Surabaya, Yosua Taniasurya bersama timnya. Ajang tersebut menggabungkan pertandingan tinju profesional dengan konsep hiburan untuk menarik minat penonton.
Selain menyajikan pertarungan para petinju profesional, acara ini juga akan dimeriahkan penampilan tiga grup band yang dikenal di Kota Surabaya, yakni Fraud Band, Saga Dynasty, dan Plester X.
Perpaduan antara pertandingan tinju dan hiburan tersebut diharapkan mampu meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga tinju profesional. Bagi Sasana Redam BC Jawa Timur, laga ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan nama Magetan di tengah geliat tinju profesional nasional.
Dengan pengalaman Tommy Seran sebagai mantan juara dunia IBF Intercontinental dan Iwan Key sebagai petinju senior dari Malang BC, duel di GOR Hayam Wuruk Kodam V Brawijaya pada 22 Agustus mendatang diprediksi menjadi pertarungan yang menarik untuk disaksikan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez



