Berita Terkini
Trending Tags

93 PNS Dilantik, BKPSDM Temukan Sejumlah Pelanggaran, Bupati Tekankan Integritas

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Puluhan CPNS dilantik PNS oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto di Pendopo Muda Graha, (9/4/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun resmi melantik dan mengambil sumpah janji 93 calon pegawai negeri sipil (CPNS) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2026. Prosesi tersebut digelar di Pendopo Muda Graha, Kamis (9/4/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Madiun untuk menegaskan kembali pentingnya disiplin dalam birokrasi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Madiun, Heru Kuncoro, dalam sambutanya mengungkapkan masih adanya persoalan disiplin ASN yang ditemukan di lapangan.

Ia menyebut, beberapa pelanggaran yang kerap terjadi di antaranya pegawai yang menolak tugas dari atasan dengan alasan bukan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), hingga praktik manipulasi kehadiran melalui sistem presensi.

“Masih ditemukan ASN yang mengakali absensi, bahkan ada yang menitipkan kehadiran di tingkat kecamatan. Ini menjadi catatan serius bagi kami,” ujarnya.

Heru menegaskan, perilaku indisipliner tersebut harus segera dibenahi, terutama bagi PNS yang baru saja diambil sumpahnya. Ia menyebut praktik-praktik semacam itu sebagai “virus” yang harus diberantas agar tidak merusak kinerja birokrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menekankan bahwa disiplin merupakan kunci utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.

“Di era globalisasi ini, disiplin betul-betul sangat dibutuhkan. Itu menjadi napasnya PNS agar bisa menjalankan tugas dengan maksimal. Kalau tidak disiplin, sulit,” ujar Hari dalam sambutannya.

Ia merinci, disiplin tidak hanya soal kehadiran, tetapi juga mencakup disiplin waktu, kerja, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Menurutnya, tanpa kedisiplinan yang kuat, kualitas pelayanan publik akan sulit ditingkatkan.

Selain itu, Hari juga mengingatkan tantangan yang dihadapi PNS ke depan semakin kompleks, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi. Ia menyinggung potensi penyalahgunaan teknologi, termasuk praktik negatif seperti judi online, yang harus dihindari oleh ASN.

“Kalau bisa memanfaatkan teknologi dengan baik, itu akan mendukung kinerja. Tapi kalau tidak, justru bisa terlindas oleh perkembangan itu sendiri,” tegasnya.

Dalam pelantikan tersebut, dari total 93 PNS yang diangkat, sebanyak 87 orang berasal dari formasi umum didominasi tenaga kesehatan. Sementara itu, satu orang berasal dari lulusan IPDN dan lima lainnya dari Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD).

Pemkab Madiun juga memberi sinyal tegas terhadap pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) yang tidak disiplin. Kontrak kerja dapat tidak diperpanjang jika terbukti melakukan pelanggaran, khususnya terkait kehadiran dan integritas.

Melalui pelantikan ini, Pemkab berharap para PNS yang baru diangkat mampu menjaga kepercayaan publik dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan disiplin dalam setiap lini pelayanan. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    Klaim Aset Pemkot, Dosen UNS Sebut Surat BPN Bukan Produk Hukum

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polemik Surat produk ATR/BPN Kota Madiun yang berisi klaim tanah warga jadi aset Pemkot Madiun terus bergulir. Dosen Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret ( UNS ) Solo menyebut surat BPN itu secara regulasi bukanlah sebuah produk hukum yang sah dari kantor BPN. “Saya mencermati surat BPN itu hanya untuk internal […]

    Bagikan
  • Kejurprov Balap Motor di Sirkuit Magetan Masih Tunggu Kepastian Resmi Pemprov Jatim

    Kejurprov Balap Motor di Sirkuit Magetan Masih Tunggu Kepastian Resmi Pemprov Jatim

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) balap motor di Sirkuit Magetan hingga kini belum memperoleh kepastian final dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kendati sirkuit tersebut sebelumnya telah dinyatakan layak menjadi tuan rumah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan belum dapat melangkah ke tahap persiapan menyeluruh tanpa adanya surat resmi. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga […]

    Bagikan
  • Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    Kasus Kecelakaan Maut Stasiun Barat Magetan, Penjaga Palang Pintu Divonis 2,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus tragis kecelakaan maut di perlintasan Kereta Api Stasiun Barat, Magetan, akhirnya mencapai putusan hukum. Pengadilan Negeri (PN) Magetan pada Kamis (4/12/2025) menjatuhkan vonis terhadap Agus Supriyanto, penjaga palang pintu yang menjadi terdakwa dalam insiden yang menelan empat korban jiwa tersebut. Dalam sidang terbuka, majelis hakim yang dipimpin Rintis Candra dengan […]

    Bagikan
  • Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi menerbangkan balon udara tanpa awak dalam rangka Hari Raya Iduladha kembali menimbulkan keresahan warga. Insiden terbaru terjadi di Dusun Balungasri, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jumat (06/06/2025) pagi. Sebuah balon udara berukuran jumbo dilaporkan jatuh dan menimpa atap rumah milik seorang lansia bernama Suratun (68). Momen tersebut terekam […]

    Bagikan
  • Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    Ibu dan Balita Jadi Korban, Tabrakan 2 Motor di Ponorogo Bikin Warga Panik

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Insinyur Juanda, Kelurahan Tonatan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Seorang ibu muda, Yuni Melawati (28), warga Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, mengalami luka setelah motor yang dikendarainya bertabrakan dengan pengendara lain. Peristiwa tersebut juga melibatkan anak […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Sekolah Rusak, Tekankan Perbaikan Diminta Tepat Sasaran

    DPRD Soroti Sekolah Rusak, Tekankan Perbaikan Diminta Tepat Sasaran

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kondisi banyaknya sekolah rusak di Kabupaten Madiun mendapat sorotan tajam dari DPRD setempat. Komisi A meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih selektif dalam mengklasifikasi tingkat kerusakan gedung sekolah agar penanganannya bisa diprioritaskan secara tepat. Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun, Purwadi, menekankan bahwa gedung sekolah yang masuk kategori rusak berat […]

    Bagikan
expand_less