Berita Terkini
Trending Tags

Keranda Jenazah Diusung Melintasi Sungai, Warga Terisolasi Akibat Jembatan Putus

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
  • visibility 158
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Proses penyebrangan keranda jenazah, foto : istimewa Ega patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Sebuah video memperlihatkan rombongan pengantar jenazah menyeberangi sungai di Ponorogo viral di media sosial. Kejadian ini terjadi lantaran jembatan penghubung yang sebelumnya ambruk belum juga diperbaiki.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (19/03/2025) sore di Dukuh Sambirejo, Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Ponorogo. Jenazah Saitun (70) harus diantarkan ke pemakaman Blimbing dengan cara ditarik menggunakan tali dan bambu sebagai landasan agar bisa melintasi sungai. Setidaknya 30 warga bergotong royong untuk membantu proses pemakaman tersebut.

“Kemarin ada puluhan warga yang terpaksa menyeberang karena makam terdekat cuma ada di situ. Ada yang mendorong, ada yang menarik dari atas,” ujar Paniran, warga Dukuh Sambirejo Kamis (20/3/2025).

Image Not Found
Paniran salah seorang warga menunjukan dua batang bambu untuk menyebrangkan keranda 20/3/2025,
foto : Ega patria – Sinergia

Tak hanya pengusung jenazah, para peziarah yang hendak melayat juga harus menyeberangi sungai. Mereka bahkan harus berjalan kaki sejauh 3 hingga 5 kilometer untuk mencapai rumah duka.

“Habis ziarah ya takut, Mas, kalau harus lewat sungai,” kata Sulastri, salah seorang peziarah.

Diketahui, jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter yang menghubungkan Dukuh Sambirejo dengan wilayah lain putus akibat derasnya aliran sungai pada Senin (17/03/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Akibat kejadian ini, setidaknya 400 jiwa dari 100 kepala keluarga di Dukuh Sambirejo terisolasi.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jembatan agar aktivitas mereka kembali normal. Hingga kini, akses keluar-masuk desa hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki melewati jalur alternatif yang lebih jauh.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    Miris! Pasutri Di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ibu Kandung Sendiri

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan berhasil mengamankan sepasang suami istri dengan status pernikahan siri yang terlibat kasus pencurian sepeda motor milik keluarga sendiri. Mirisnya, korban merupakan ibu kandung dari pelaku laki-laki. Kedua pelaku yakni Irvan Rendy Saputra (23), warga Dusun Grojokan, Desa Duyung, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, dan istrinya Rizqi […]

    Bagikan
  • Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    Tak Ada Lagi SD Negeri Tanpa Murid Baru, Sejumlah Sekolah Masih Belum Penuhi Kuota SPMB 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Magetan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Magetan memastikan seluruh sekolah dasar negeri (SDN) telah memperoleh peserta didik baru. Meski demikian, sebagian besar sekolah masih belum mampu memenuhi kuota penerimaan yang telah ditetapkan. Kepala […]

    Bagikan
  • Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    Ancaman El Nino Mengintai, Pemkab Madiun Putar Otak Selamatkan Sawah dari Krisis Air

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memicu kemarau panjang pada 2026. Fokus utama diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan air untuk lahan pertanian, terutama di wilayah rawan kekeringan. Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Zainul Aripin, […]

    Bagikan
  • Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    Curanmor di CFD Viral, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Soal Parkir Taman Bantaran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di kawasan Taman Lalu Lintas Bantaran Kota Madiun saat kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu (19/4/2026) lalu menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menegaskan bahwa lokasi tersebut bukan merupakan aset Pemerintah Kota (Pemkot) […]

    Bagikan
  • Rumah Perajin Kaligrafi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp. 100 Juta

    Rumah Perajin Kaligrafi Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp. 100 Juta

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran melanda rumah milik Suyanto, warga Gang Masjid, Kelurahan Manguharjo Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, pada Sabtu petang (13/09/2025). Rumah yang juga digunakan sebagai tempat pembuatan kaligrafi itu ludes dilalap api karena dipenuhi material mudah terbakar seperti sterofoam, cat dan triplek. Kebakaran terjadi saat warga tengah melaksanakan sholat Magrib. Warga yang […]

    Bagikan
  • Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    Hujan Ekstrem Picu 26 Bencana di Ponorogo, 25 Longsor Terjadi dalam 5 Hari

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ponorogo sejak awal April 2026 memicu puluhan kejadian bencana alam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo mencatat, sebanyak 26 laporan bencana masuk dalam kurun waktu 1 hingga 5 April 2026. Kalaksa BPBD Ponorogo, Masun, menyampaikan dari total kejadian tersebut, sebanyak 25 merupakan tanah […]

    Bagikan
expand_less