Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Desil Warga Kota Madiun Tiba-Tiba Berubah, Ini Penyebab dan Cara Mengajukan Perubahan Data

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
  • visibility 212
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga dapat mengajukan pemutakhiran data sosial ekonomi. Foto : Kris-Sinergia

Sinergia  | Kota Madiun — Perubahan desil masyarakat di Kota Madiun memicu kebingungan dan keluhan warga, terutama mereka yang merasa posisi desil tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun kini menindaklanjuti persoalan tersebut melalui pemutakhiran dan verifikasi data. Hal itu ditegaskan Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai berkoordinasi dengan Kepala BPS Kota Madiun Abdul Azis pada Rabu (02/09/2026).

Bagus Panuntun mengatakan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Madiun tengah turun ke lapangan untuk menindaklanjuti persoalan perubahan desil. Pemutakhiran juga dilakukan masyarakat di sejumlah kelurahan.

“Saat ini teman-teman Dinsos lagi turun menindaklanjuti, dan masyarakat juga banyak yang melakukan pemutakhiran hari ini,” kata Bagus.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu panik dengan perubahan desil karena data masih dapat diperbarui. Ia justru mendorong warga, khususnya yang masuk desil 1 hingga 5, untuk mengecek kembali posisi datanya.

“Yang patut kita ambil adalah bahwa masyarakat yang desilnya 1 sampai 5 ini wajib untuk mengecek semuanya,” ujarnya.

Kepala BPS Kota Madiun Abdul Azis menjelaskan, perubahan desil terjadi karena data yang digunakan untuk menentukan posisi masyarakat bersifat dinamis. Data tersebut bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

BPS melalukan integrasi berbagai sumber data dari sejumlah institusi. Data tersebut antara lain berasal dari Regsosek, P3KE, DTKS, serta tambahan data BPJS yang kemudian dipadankan berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Data ini sifatnya dinamis. Jadi setiap saat ada pembaruan-pembaruan data. Ada sumber data baru akan ditambahkan di sana,” jelas Abdul Azis.

Pengelolaan data tersebut dilakukan BPS berdasarkan penugasan melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022.

Dalam sistem pendesilan, masyarakat dikelompokkan menjadi 10 kelompok atau desil berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Setiap desil memiliki jumlah keluarga yang relatif sama dalam cakupan populasi yang dihitung.

Karena data diperbarui secara berkala, posisi sebuah keluarga dalam kelompok desil dapat berubah. Menurut Abdul Azis, pemutakhiran dilakukan setiap tiga bulan atau setiap triwulan.

Image Not Found
BPS Madiun menjelaskan perubahan desil warga. Foto : Kris-Sinergia

“Setiap triwulan kita ada pemutakhiran data. Karena ada pemutakhiran data itu berpotensi akan merubah posisinya,” katanya.

BPS Kota Madiun menegaskan warga yang merasa posisi desilnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mengajukan pemutakhiran data. Jalur pemutakhiran tersedia melalui mekanisme formal maupun partisipatif.

Untuk jalur formal, warga dapat mendatangi kelurahan atau Dinas Sosial. Pengajuan maupun sanggahan data dapat diproses melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) oleh admin yang tersedia.

Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pengajuan secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos maupun Perlinsos.

“Jadi masyarakat silakan jika merasa desilnya tidak sesuai, melakukan pembaruan data,” ujar Abdul Azis.

Ia menambahkan, BPS Kota Madiun juga mendapat akses untuk membantu melakukan verifikasi, terutama berkaitan dengan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

Hal itu dilakukan menyusul perubahan data desil pada Juli yang berdampak terhadap posisi sebagian masyarakat. Warga yang sebelumnya berada di desil 4, misalnya, dapat berpindah ke desil 6 atau kelompok lainnya setelah pembaruan data.

Abdul Azis menyebut rata-rata terdapat sekitar 5 hingga 10 keluarga per hari yang datang ke BPS Kota Madiun untuk melakukan pembaruan atau meminta bantuan verifikasi. Namun, BPS menegaskan tidak menentukan secara manual apakah desil seseorang akan naik atau turun.

“Kami sekadar membantu melakukan verifikasi. Hasilnya nanti apakah desilnya berubah, naik atau turun, itu by system,” tegasnya.

Dengan demikian, perubahan desil bukan semata-mata keputusan petugas di tingkat daerah, melainkan merupakan hasil pengolahan sistem berdasarkan data sosial ekonomi yang telah diperbarui dan diintegrasikan.

Sementara, Pemkot Madiun kini mendorong masyarakat untuk aktif mengecek data masing-masing. Di sisi lain, koordinasi antara Dinsos dan BPS terus dilakukan untuk memastikan proses pemutakhiran dan verifikasi berjalan.

Bagi warga yang merasa kondisi ekonominya tidak tercermin dalam desil terbaru, pemerintah membuka ruang untuk mengusulkan pembaruan data melalui jalur yang telah disediakan. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    KAI Daop 7 Madiun Gencarkan Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang jatuh pada 28 September 2025 serta memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) pada 17 September, PT KAI (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api di perlintasan sebidang. Manajer Humas Daop 7 […]

    Bagikan
  • Bursa Batu Mulia dan Pusaka Jadi Daya Tarik Gelar Budaya RRI Madiun 2026

    Bursa Batu Mulia dan Pusaka Jadi Daya Tarik Gelar Budaya RRI Madiun 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bursa batu mulia dan pameran pusaka menjadi salah satu daya tarik dalam Gelar Budaya RRI Madiun 2026 yang digelar di halaman RRI Madiun, Jumat (26/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari itu menarik perhatian masyarakat yang datang untuk menyaksikan beragam koleksi batu akik, keris, hingga tombak. Kepala RRI Madiun, Kukuh […]

    Bagikan
  • Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull photo_camera 2

    Sidak Takjil di Bantaran Madiun, Dinkes Jatim Uji 10 Sampel Makanan dan Temukan Penjualan Ciki Bull

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur bersama Dinkes PPKB Kota Madiun melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan dan minuman takjil di kawasan Taman Bantaran, Kota Madiun, Minggu (9/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat selama Ramadan. Sanitarian Dinkes Provinsi Jawa Timur, Yenni Dwi Kurniawati, mengatakan […]

    Bagikan
  • Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    Unik ! Peringati Hari Kartini, Operator SPBU Caruban Pakai Seragam Kebaya Dan Beskap

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari 21 April 2025, staf pegawai perempuan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Caruban di Kelurahan Bangunsari Kecamatan Mejayan Kabupaten Madiun memakai baju kebaya, dan pegawai pria memakai pakaian beskap.  Salah satu operator SPBU Elin Herliya mengatakan penggunaan kostum kebaya dan batik ini merupakan […]

    Bagikan
  • Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 670 anak dari seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Wungu mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bagian dari program kerja Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Wungu. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna keagamaan. Ketua Panitia, Sri Suwahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    Demi Anak Tetap Sekolah, Keringat Perempuan di Balik Manisnya Gula

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Di bawah terik matahari, deretan batang tebu menjulang seakan tak habis ditebang. Di sanalah, puluhan perempuan desa berjuang, menggenggam sabit dengan tangan kapalan. Mereka bukan sekadar buruh, tetapi ibu-ibu tangguh yang menjadikan pendidikan anak sebagai alasan utama untuk tetap bertahan. Ngatmi (38), warga Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, sudah setahun terakhir menekuni […]

    Bagikan
expand_less