
Sinergia | Kota Madiun – Pelantikan serentak bagi Kepala Daerah terpilih yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) telah ditetapkan tanggal 20 Februari 2025. Termasuk bagi daerah yang terdapat gugatan di MK namun telah memiliki ketetapan MK dengan hasil dismissal atau tidak dilanjutkan ke persidangan pembuktian, maka bisa mengusulkan mengikuti pelantikan serentak pada tanggal 20 Februari 2025 mendatang. Sesuai rencana, pelantikan akan dilaksanakan di Ibu Kota Negara oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
Nah, pelantikan kepada daerah tersebut menjadi berkah bagi pengusaha karangan bunga. Seperti yang dirasakan oleh usaha karangan bunga Arum Sari Florist, di Jalan dr. Soetomo Kota Madiun yang sudah disibukan dengan pesanan.
“Pemesanan karangan bunga sudah banyak, termasuk karangan bunga unik dari pohon ataupun karangan bunga biasa. Jadi sudah kami daftar pemesanannya untuk pelantikan nanti” ujar Desvita Sari Sang, Admin Arum Sari Florist, Jumat (07/02/2025).

Ada yang unik dari pesanan yang masuk di Arum Sari Florist yakni karangan bunga dengan bibit pohon berbuah. Itu pun diinisiasi oleh Walikota Madiun terpilih, Maidi saat mampir ke Arum Sari.
”Karangan bunga yang baru ini merupakan bentuk inovasi, di mana ucapan yang biasanya menggunakan papan bunga sekarang diganti dengan pohon yang sudah berbuah,” imbuhnya.
Pohon-pohon yang ditawarkan oleh Arum Sari Florist beragam jenisnya, seperti kelengkeng, durian, jambu air, dan jeruk. Harga yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 500 ribu hingga 2 juta rupiah, tergantung pada jenis pohon dan apakah pohon tersebut sudah berbuah atau belum.
Menurut Desvita, pemesanan karangan bunga unik ini sudah cukup banyak, baik yang menggunakan pohon berbuah maupun yang masih menggunakan karangan bunga pada umumnya.
“Ya minat masyarakat produk Arum Sari, seperti buket bunga, pegangan manten, dan papan ucapan juga semakin meningkat” pungkasnya.
Surya – Sinergia