Berita Terkini
Trending Tags

Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Permukiman dan Sawah di Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • visibility 144
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Luapan air sungai dampak hujan semalam suntuk merendam sejumlah akses jalan, (1/1/2026), Foto : Ega – Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Curah hujan tinggi yang mengguyur Ponorogo sejak Kamis (1/1/2026) malam mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Luapan air sungai mulai terjadi pada Jumat (2/1/2026) dini hari dan mengganggu aktivitas warga. Di Kecamatan Balong, banjir merendam Desa Ngampel, Balong, Bajang, dan Karangan.

Selain itu, genangan air juga terjadi di Desa Winong, Kecamatan Jetis, serta Desa Bedi Kulon, Kecamatan Bungkal, berdasarkan hasil pantauan sementara di lapangan. Salah satu warga Desa Ngampel, Andik Dwi Susilo, mengatakan air mulai meluap sekitar pukul 01.00 WIB. Ketinggian air terus bertambah hingga pukul 04.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur semalaman.

“Air mulai meluap jam satu, dan jam empat pagi sudah setinggi ini. Hujannya deras semalaman,” ujar Andik.

Image Not Found
Luapan air tampak menggenangi area persawahan dan permukiman warga, (1/1/2026), Foto : Ega – Sinergia

Ketua RT 02/01 Dukuh Krajan, Desa Ngampel, Zainul Karim, menyebut banjir merendam akses jalan desa dan halaman rumah warga. Meski tidak sampai masuk ke dalam rumah, sekitar 150 rumah terdampak genangan air.

“Air meluap sampai ke permukiman. Tidak masuk rumah, tapi menggenangi halaman warga. Kurang lebih ada 150 rumah yang terdampak,” jelas Karim.

Dampak banjir juga dirasakan para petani. Gonar Sunardi mengatakan air terus naik sejak dini hari dan merendam lahan pertanian. Tanaman padi berusia sekitar dua bulan terancam rusak dan gagal panen.

“Mulai tadi malam sekitar jam satu air terus naik sampai hari ini makin tinggi dan makin dalam. Banjir ini merendam pertanian,” ungkapnya. Ia memperkirakan luas sawah yang terendam di wilayah tersebut mencapai lebih dari 30 hektare. Warga pun hanya bisa pasrah menghadapi kondisi tersebut dan berharap banjir segera surut agar aktivitas kembali normal dan kerugian tidak semakin meluas. (Ega/Kir).

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-Hati ! Hindari Pemotor, Mobil Pick Up Terbalik di Persawahan

    Hati-Hati ! Hindari Pemotor, Mobil Pick Up Terbalik di Persawahan

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebuah mobil mobil pick up  tanpa muatan terbalik di area persawahan di tepi Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Minggu (10/08/2025). Pengemudi dan seorang penumpang selamat tanpa mengalami luka. Peristiwa itu terjadi saat mobil pick up yang dikemudikan Diva Alyong, warga Kediri, melaju dari arah barat menuju […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Aset Daerah, Nilai Capai Rp2,5 Miliar

    Pemkab Magetan Terima 11 Sertifikat Aset Daerah, Nilai Capai Rp2,5 Miliar

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Upaya Pemerintah Kabupaten Magetan dalam memperkuat legalitas aset daerah kembali menunjukkan progres. Sebanyak 11 sertifikat tanah diserahkan secara resmi oleh Kejaksaan Negeri Magetan kepada Pemkab Magetan dalam kegiatan Penyerahan Sertifikat Tanah Dalam Rangka Penyelamatan dan Pemulihan Aset Pemerintah Kabupaten Magetan, Jumat (23/1/2026). Penyerahan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara BPKPD […]

    Bagikan
  • Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    Geger! SD di Ngawi Diacak-acak Maling, Ternyata Pelakunya Masih Bocah

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 1.015
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Aksi pencurian menyasar fasilitas pendidikan di SD Negeri Cangakan 2, Desa Cangakan, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi pada Rabu (25/2/2026) dini hari. Sejumlah perangkat pembelajaran berupa satu laptop dan dua chromebook raib digondol kawanan pencuri. Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan sekolah pada pagi harinya. Kondisi ruang kantor berantakan, lemari […]

    Bagikan
  • Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    Peluncuran IPKD MCP 2025, Wali Kota Madiun Komitmen Mewujudkan Kota Anti Korupsi

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota dan Wakil Walikota Madiun mengikuti Peluncuran Indikator Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) Tahun 2025 secara virtual pada Rabu (5/2/2025) di gedung GCIO Kota Madiun. Peluncuran ini juga di ikuti 38 Provinsi, 419 Kabupaten dan 93 Kota yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). […]

    Bagikan
  • Geliat Madiun Rock Community Hidupkan Semangat Band-Band Lokal

    Geliat Madiun Rock Community Hidupkan Semangat Band-Band Lokal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Industri musik di Kota Madiun terus berkembang. Semangat itulah yang terus digiatkan oleh Madiun Rock Community (MRC) sejak berdiri 3 tahun lalu. Berbagai event skala lokal hingga nasional pun diwujudkan dengan menggandeng band-band lintas generasi. Gatot Limantoro, Founder MRC mengungkapkan Kota Madiun sudah didapuk memiliki event tahunan yakni RockGenerasi Fest. […]

    Bagikan
  • Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    Hujan Lebat Picu 10 Titik Longsor di Poncol Magetan, Sejumlah Rumah Rusak

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol selama lebih dari tiga jam pada Senin (9/3/2026) memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Sedikitnya 10 titik longsor dilaporkan, sembilan di antaranya berada di Desa Plangkrongan, dan satu titik lainnya di Desa Genilangit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian […]

    Bagikan
expand_less