Berita Terkini
Trending Tags

Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
11 relawan SPPG Banyudono, Kecamatan Ngariboyo diberhentikan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang menjadi pendorong ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi siswa sekolah, kini menyisakan persoalan baru di Kabupaten Magetan. Sebanyak 11 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, harus berhenti bekerja setelah hanya sepekan bertugas di dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Magetan.

Para relawan itu kini dialihkan statusnya menjadi “relawan cadangan” tanpa kejelasan durasi maupun kepastian penghasilan. Mereka yang sebelumnya berharap pekerjaan ini mampu menopang kebutuhan rumah tangga, kini justru menghadapi ketidakpastian.

“Sedih dan bingung, karena kami tetap butuh penghasilan. Tapi saat ini tidak ada pilihan lain,” kata salah seorang relawan yang tidak ingin disebutkan nanamnya, Kamis (18/12/2025).

Mereka mengaku keputusan mendadak tersebut membuat kondisi ekonomi semakin berat. Terlebih tanpa penjelasan detail dari pengelola dapur gizi maupun pihak yayasan. Upaya konfirmasi kepada pengelola belum membuahkan penjelasan lengkap.

Pihak SPPG Banyudono hanya menyampaikan pesan pendek melalui WhatsApp, dan meminta agar pertanyaan ditujukan ke kepala dapur. Namun hingga tiga hari setelah dimintai keterangan, Kepala SPPG Banyudono, Anggun Retno, belum merespons terkait pemberhentian sekitar 10–11 relawan dan dugaan kendala operasional di lapangan.

Keputusan merumahkan relawan ini juga bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. Dalam keterangannya yang dimuat sejumlah media nasional, Nanik menyebut bahwa pengelola SPPG dilarang memberhentikan relawan, meski jumlah penerima manfaat MBG berkurang.

Ia menegaskan, relawan memiliki peran penting dalam pengelolaan dapur gizi. Hal itu sejalan dengan tujuan program yang tidak hanya meningkatkan kualitas asupan gizi siswa. Namun juga membuka lapangan pekerjaan di setiap titik SPPG.

“Pengelola SPPG tidak diperkenankan melakukan pemutusan kerja terhadap relawan,” tegasnya.

Meski terjadi penyesuaian jumlah penerima manfaat secara nasional dari lebih dari 3.500 menjadi sekitar 1.800 orang per SPPG, BGN menitikberatkan bahwa perubahan tersebut tidak seharusnya berdampak pada pengurangan tenaga relawan.

Sejumlah relawan mengaku masih berharap dapat kembali bekerja, namun sebagian mulai mempertimbangkan mencari lapangan kerja baru demi kelangsungan hidup keluarga.

“Jika nanti ada pekerjaan lain, tentu akan kami ambil. Yang penting tetap bisa memenuhi kebutuhan,” ujar salah satu relawan dengan nada lesu.

Situasi ini menjadi gambaran rapuhnya perlindungan terhadap relawan dalam program strategis nasional yang digadang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi, namun justru menyisakan ironi di lapangan. Pemerintah daerah dan lembaga terkait diminta turun tangan memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai pedoman, tanpa mengorbankan pihak yang menjadi tulang punggung operasionalnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan, 55 Peserta Tampilkan Atraksi Tradisi

    Pawai Budaya Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan, 55 Peserta Tampilkan Atraksi Tradisi

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pusat Kota Magetan berubah semarak dengan gelaran Pawai Budaya Daerah dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (23/8/2025). Mengusung tema “Magetan Gemah Ripah Loh Jinawi, Indonesia Hanjayeng Mukti”, acara ini menghadirkan 55 peserta dari SMP, SMA/SMK, hingga kelompok masyarakat umum. Pawai dibuka langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti […]

    Bagikan
  • Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    Harga Bahan Pokok Melonjak, Sambal Kacang Ikut “Pedas” Pedagang Kecil Tertekan

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kenaikan harga bahan baku kembali menghantam pelaku usaha mikro, khususnya penjual sambal pecel. Lonjakan harga komoditas seperti kacang tanah, cabai, hingga gula membuat biaya produksi meningkat tajam dan berdampak langsung pada harga jual di tingkat pedagang. Berdasarkan pantauan, harga kacang tanah berada di kisaran Rp33 ribu hingga Rp36 ribu per kilogram, […]

    Bagikan
  • Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    Stasiun Magetan Makin Sibuk! Ribuan Penumpang Turun Naik, Ini Alasannya!

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Tidak banyak yang menyangka, Stasiun Magetan yang dahulu bernama Stasiun Barat kini menjelma menjadi simpul penting transportasi kereta api di jalur selatan Jawa. Terletak di Desa Karangsono, Kecamatan Barat, stasiun ini bukan sekadar titik pemberhentian melainkan bagian strategis dari mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional. Pada tahun 2025, jumlah penumpang […]

    Bagikan
  • Seorang Pemotor Meninggal di Jalan Raya Sendangrejo, Motor Rusak Parah

    Seorang Pemotor Meninggal di Jalan Raya Sendangrejo, Motor Rusak Parah

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang pengendara motor bernama Kurniawan Tricahyo ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Desa Sendangrejo, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (04/09/2025) malam. Tidak jauh dari lokasi kejadian, tampak sebuah sepeda motor matic merk Vario warna hitam bernopol L 6681 PW yang diduga milik korban mengalami kerusakan di bagian bodi […]

    Bagikan
  • Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi telah memutuskan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan berlanjut ke pembuktian. Putusan tersebut disampaikan Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra, dalam Putusan Dismissal, disiarkan secara live streaming kanal Youtube, Selasa (4/2/2025) lalu. Menyikapi hal itu, KPU Magetan tengah fokus menyiapkan berbagai hal. “Kami siapkan […]

    Bagikan
  • Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    Perkara Laporan Palsu Kembali Terjadi di Magetan, Ternyata Uang Gaji Habis untuk Trading

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seorang pria berinisial AS (26), warga Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, harus berurusan dengan aparat Polsek Maospati setelah laporan kehilangan sepeda motor yang ia sampaikan ternyata palsu. AS sebelumnya mengaku menjadi korban pencurian motor dan uang gaji di sekitar Puskesmas Maospati pada 10 Desember 2025 lalu. Namun penyelidikan polisi mengungkap bahwa cerita […]

    Bagikan
expand_less