Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Relawan MBG Banyudono Dirumahkan, Kebijakan Berseberangan dengan Arahan BGN

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • visibility 312
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
11 relawan SPPG Banyudono, Kecamatan Ngariboyo diberhentikan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang menjadi pendorong ekonomi warga sekaligus pemenuhan gizi siswa sekolah, kini menyisakan persoalan baru di Kabupaten Magetan. Sebanyak 11 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banyudono, Kecamatan Ngariboyo, harus berhenti bekerja setelah hanya sepekan bertugas di dapur gizi yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Magetan.

Para relawan itu kini dialihkan statusnya menjadi “relawan cadangan” tanpa kejelasan durasi maupun kepastian penghasilan. Mereka yang sebelumnya berharap pekerjaan ini mampu menopang kebutuhan rumah tangga, kini justru menghadapi ketidakpastian.

“Sedih dan bingung, karena kami tetap butuh penghasilan. Tapi saat ini tidak ada pilihan lain,” kata salah seorang relawan yang tidak ingin disebutkan nanamnya, Kamis (18/12/2025).

Mereka mengaku keputusan mendadak tersebut membuat kondisi ekonomi semakin berat. Terlebih tanpa penjelasan detail dari pengelola dapur gizi maupun pihak yayasan. Upaya konfirmasi kepada pengelola belum membuahkan penjelasan lengkap.

Pihak SPPG Banyudono hanya menyampaikan pesan pendek melalui WhatsApp, dan meminta agar pertanyaan ditujukan ke kepala dapur. Namun hingga tiga hari setelah dimintai keterangan, Kepala SPPG Banyudono, Anggun Retno, belum merespons terkait pemberhentian sekitar 10–11 relawan dan dugaan kendala operasional di lapangan.

Keputusan merumahkan relawan ini juga bertolak belakang dengan pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang. Dalam keterangannya yang dimuat sejumlah media nasional, Nanik menyebut bahwa pengelola SPPG dilarang memberhentikan relawan, meski jumlah penerima manfaat MBG berkurang.

Ia menegaskan, relawan memiliki peran penting dalam pengelolaan dapur gizi. Hal itu sejalan dengan tujuan program yang tidak hanya meningkatkan kualitas asupan gizi siswa. Namun juga membuka lapangan pekerjaan di setiap titik SPPG.

“Pengelola SPPG tidak diperkenankan melakukan pemutusan kerja terhadap relawan,” tegasnya.

Meski terjadi penyesuaian jumlah penerima manfaat secara nasional dari lebih dari 3.500 menjadi sekitar 1.800 orang per SPPG, BGN menitikberatkan bahwa perubahan tersebut tidak seharusnya berdampak pada pengurangan tenaga relawan.

Sejumlah relawan mengaku masih berharap dapat kembali bekerja, namun sebagian mulai mempertimbangkan mencari lapangan kerja baru demi kelangsungan hidup keluarga.

“Jika nanti ada pekerjaan lain, tentu akan kami ambil. Yang penting tetap bisa memenuhi kebutuhan,” ujar salah satu relawan dengan nada lesu.

Situasi ini menjadi gambaran rapuhnya perlindungan terhadap relawan dalam program strategis nasional yang digadang sebagai ruang pemberdayaan ekonomi, namun justru menyisakan ironi di lapangan. Pemerintah daerah dan lembaga terkait diminta turun tangan memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai pedoman, tanpa mengorbankan pihak yang menjadi tulang punggung operasionalnya. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Gandeng UNS Percepat Skrining TBC Lewat Mobil Rontgen Keliling, Warga Bisa Periksa Gratis

    Pemkab Madiun Gandeng UNS Percepat Skrining TBC Lewat Mobil Rontgen Keliling, Warga Bisa Periksa Gratis

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini tuberkulosis (TBC) melalui kolaborasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) Kampus Caruban Madiun. Kerja sama itu ditandai dengan penyerahan teknologi Tibi Smart untuk mendukung layanan skrining TBC menggunakan mobil rontgen milik Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun. Penyerahan dilakukan dalam rangkaian program Bakti Harmoni […]

    Bagikan
  • Buruh Madiun Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tuntut Hukuman Berat Para Koruptor

    Buruh Madiun Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tuntut Hukuman Berat Para Koruptor

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 298
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Madiun, Kamis (27/8/2026). Massa mendesak pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta mendorong pemberlakuan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Dalam aksinya, buruh mengecam maraknya kasus korupsi yang terungkap dalam beberapa waktu terakhir. […]

    Bagikan
  • RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    RSUD Kota Madiun Kini Dilengkapi Poli Jiwa, Dukung Kesehatan Mental Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun terus mewujudkan layanan kesehatan yang menyeluruh bagi masyarakat. Salah satunya, layanan kesehatan jiwa. Per Januari 2026 ini, RSUD Kota Madiun sudah dilengkapi dengan dokter spesialis jiwa. “Jadi ragam pelayanan kesehatan terus kita lengkapi untuk masyarakat. Salah satunya dengan keberadaan Poli Kejiwaan yang sudah […]

    Bagikan
  • Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

    Lima Peserta PPPK Asal Magetan Gugur, Tak Hadir Saat Ujian Tahap II

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024 tahap kedua masih berlangsung dan menjadi ajang perebutan ketat para peserta. Namun, sebanyak lima peserta asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dinyatakan gugur lantaran tidak hadir saat ujian. Ujian dilaksanakan di Asrama Haji, Kota Madiun, pada Rabu (14/05/2025). Ketidakhadiran lima […]

    Bagikan
  • DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    DPRD Soroti Rendahnya Serapan APBD Kabupaten Madiun 2025, Dianggap “Terlalu Parah”

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyoroti rendahnya serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 pada semester pertama. Hingga akhir Juni, realisasi belanja daerah masih di bawah 50 persen, memunculkan kekhawatiran akan efektivitas kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. […]

    Bagikan
  • Enam Jabatan Kepala OPD Ponorogo Mengerucut, Pelantikan Ditargetkan Awal November 2026

    Enam Jabatan Kepala OPD Ponorogo Mengerucut, Pelantikan Ditargetkan Awal November 2026

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Proses pengisian enam jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo semakin mendekati tahap penetapan. Dari hasil seleksi, masing-masing jabatan telah mengerucut pada tiga kandidat yang nantinya akan dipilih satu orang untuk mengisi posisi tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyampaikan bahwa proses seleksi telah berjalan hingga […]

    Bagikan
expand_less