Polres Magetan Pastikan Stok BBM Aman, Warga Diimbau Tak Panic Buying
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 47
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Polres Magetan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar. Kepastian tersebut disampaikan setelah Kapolres Magetan AKBP Sancoyoning Aji bersama jajarannya melakukan pengecekan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Senin (19/10/2026).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan BBM tetap tersedia, pelayanan kepada masyarakat berjalan normal, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat muncul akibat isu kelangkaan bahan bakar.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memeriksa ketersediaan BBM di tangki timbun serta memantau aktivitas pengisian bahan bakar di area SPBU. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan distribusi BBM berlangsung sesuai kebutuhan masyarakat.
“Dari hasil pengecekan kami di beberapa SPBU hari ini, kami ingin menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa stok BBM di wilayah Magetan dipastikan dalam kondisi aman. Tidak ada kelangkaan, dan pantauan kami di lapangan distribusi berjalan sangat normal dan lancar,” ungkap AKBP Sancoyoning Aji.
Kapolres menjelaskan, pengecekan tersebut juga dilakukan melalui patroli dialogis sebagai langkah cooling system untuk menjaga situasi tetap kondusif. Melalui pendekatan ini, kepolisian berupaya memberikan kepastian informasi kepada masyarakat sekaligus mencegah kepanikan akibat kabar yang belum terverifikasi mengenai ketersediaan BBM.
Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar secara berlebihan. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai penting agar pasokan tetap dapat diakses seluruh pengguna dan tidak memicu antrean maupun gangguan distribusi.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pembelian BBM secara wajar dan sesuai dengan kebutuhan saja. Kami tegaskan, jangan melakukan pelanggaran hukum dengan membeli dalam jumlah yang berlebihan atau memborong, apalagi sampai nekat melakukan praktik penimbunan,” tegasnya.
AKBP Sancoyoning Aji menegaskan, pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan hukum apabila menemukan pihak yang terbukti melakukan penimbunan BBM. Pengawasan akan terus dilakukan untuk mencegah praktik yang berpotensi mengganggu ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat.
Menurutnya, kelancaran distribusi BBM tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan energi, tetapi juga berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Karena itu, kepolisian berkomitmen mengawal distribusi BBM sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Magetan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Magetan juga mengajak masyarakat menerapkan semangat Jogo Omah, yakni menjaga keamanan mulai dari rumah, kampung, hingga lingkungan sekitar. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga warga dapat beraktivitas dengan nyaman.
Polres Magetan menyatakan akan terus melakukan pemantauan di lapangan serta mengedepankan pelayanan kepada masyarakat. Warga juga diharapkan tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi gangguan distribusi atau dugaan penimbunan BBM. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Krz/Diez





