Berita Terkini
Trending Tags

Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 86
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dindik Kota Madiun bersama Kejaksaan Kota Madiun memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan memperkuat komitmen global untuk pemberantasan korupsi. Tidak hanya untuk pemerintah, namun masyarakat juga didorong untuk mengambil sikap nyata melawan korupsi.

Untuk itulah, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan Lokakarya Pencegahan Korupsi Sejak Dini bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri/Swasta pada Selasa (09/12/2025) di Gedung Adiwiyata Barat Dindik Kota Madiun. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dindik Kota Madiun, Lismawati yang diikuti oleh 196 siswa dengan 24 guru pendamping. 

“Kami menggandeng tim dari Kejaksaan sebagai narasumber untuk memberikan materi tentang pencegahan korupsi bagi siswa SMP Negeri/Swasta. Tentu agar tertanam karakter anti korupsi sejak dini. Karena anak-anak ini nantinya akan mengemban estafet kepemimpinan untuk bangsa ini kedepannya,” terang Lismawati.

Menurutnya, para siswa harus diberikan landasan terkait anti korupsi melalui edukasi dan keteladanan. Tentunya agar para siswa nantinya bisa memahami, melaksanakan dan mengimplementasikan anti korupsi sejak dini sampai nantinya menjadi dewasa. “Anti korupsi harus ditanamkan ke jiwa anak-anak sejak dini sampai mengakar kepada jiwa anak. Itu agar ketika anak-anak ini menjadi pemimpin di negeri ini sudah memiliki karakter kuat anti korupsi. Seperti tagline kita “Satukan Aksi Basmi Korupsi,” tegasnya.

Image Not Found
Dindik Kota Madiun bersama Kejaksaan Kota Madiun memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini, Foto : Kriswanto – Sinergia

Untuk itu, proses pembelajaran anti korupsi harus ditanamkan bagi melalui pembelajaran formal, ekstrakurikuler maupun perilaku sehari-hari. Lingkungan sekolah harus memberikan dukungan penuh serta memberikan teladan kepada siswa.

“Kejujuran harus diutamakan. Itu penting agar karakter siswa di Kota Madiun ini terbentuk serta ternama kuat dalam jiwa dan pikirannya tentang anti korupsi. Juga dapat mengimplementasikan di kehidupan sehari-hari para siswa,” tutup Lismawati.

Sementara, Kejari Kota Madiun turut mendukung Lokakarya Hakordia 2025 dengan tema Pencegahan Korupsi Sejak Dini melalui Proses Pembelajaran di Sekolah. Korps Adhyaksa ini setiap tahun memiliki program edukasi seperti penerangan hukum kepada para siswa. Termasuk kegiatan yang dikemas dengan cerdas cermat sebagai pembelajaran langsung kepada siswa.

“Ini bagian program kejaksaan dalam memberikan edukasi tentang hukum kepada para generasi penerus bangsa. Hakordia tidak hanya bagi stiker anti korupsi, namun bisa dikemas dengan Lokakarya yang menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya para pelajar ini,” terang Asep Maulana, Kasubsi II Intelijen Kejari Kota Madiun.

Lebih lanjut, edukasi pencegahan korupsi dinilai penting diberikan sejak dini. Para siswa diberikan pemahaman bahwa penindakan korupsi tidak hanya dari pencegahan, namun sudah tertanam pada diri siswa bahwa korupsi tidak ada dalam fikiran siswa.

“Artinya tidak hanya sebagai slogan “Saya Anti Korupsi” tetapi para siswa ini sudah tertanam bahwa korupsi itu tidak ada dalam pikirannya. Jadi mulai dari siswa hingga mereka dewasa nanti tidak terpikirkan untuk korupsi. Ini menjadi upaya kita bersama juga untuk Dindik dalam memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung gerakan nasional pemberantasan korupsi, sekaligus menanamkan budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan. Diharapkan seluruh indan pendidikan di Kota Madiun dapat menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan sekolah yang bersih, transparan dan berintegritas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penumpang Kereta Melonjak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Triwulan I 2026

    Penumpang Kereta Melonjak! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun Tembus 3 Juta di Triwulan I 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Jumlah penumpang kereta api di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami lonjakan signifikan pada triwulan pertama 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat total 3.017.881 pelanggan selama periode Januari hingga Maret 2026, naik 12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari total tersebut, sebanyak 1.517.883 pelanggan tercatat berangkat, sementara […]

    Bagikan
  • Madiun Jadi Rujukan Nasional, Palangka Raya Pelajari Skema KPBU untuk Penerangan Jalan

    Madiun Jadi Rujukan Nasional, Palangka Raya Pelajari Skema KPBU untuk Penerangan Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan ke Kabupaten Madiun pada Jumat (24/4/2026) untuk mempelajari pengelolaan penerangan jalan umum (PJU) melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Kunjungan yang berlangsung di Pendopo Muda Graha itu bertujuan menggali praktik terbaik dalam penyediaan infrastruktur penerangan jalan yang efisien dan berkelanjutan. […]

    Bagikan
  • Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    Namanya Terseret Polemik PAW Anggota DPRD Magetan, Ini Respon Bupati Nanik

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik Pergantian Antar Waktu (PAW) Nur Wakhid anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mencuri perhatian publik. Isu yang semula menjadi dinamika internal partai kini berkembang ke ranah politik terbuka dan masuk jalur hukum. Situasi semakin kompleks setelah nama Bupati Magetan, Nanik Sumantri, ikut terseret dalam perdebatan tersebut. […]

    Bagikan
  • Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    Nikmati Kue Cucur Ceria, Cocok untuk Takjil Buka Puasa

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Bulan Ramadhan identik dengan berburu takjil untuk berbuka puasa. Salah satu jajanan tradisional yang masih diminati hingga kini adalah kue cucur. Namun, di tangan Maya Nikasari, kue cucur hadir dengan inovasi unik yang membuatnya semakin banyak peminatnya. Di tempat usahanya yang berlokasi di Cinde Wilis, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    Petugas Gabungan Sidak Peredaran Pupuk Bersubsidi, Cegah Penyelewengan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polres Magetan bersama tim gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah kios pupuk di wilayah Kabupaten Magetan, Kamis (06/03/2025). Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso bersama Disperindag, Kejari Magetan, serta dinas dan instansi terkait meninjau sejumlah kios pupuk. Ini bagian upaya memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar dan tepat […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

    Kota Madiun Masuk Top 5 I-SIM 2025, Wali Kota Optimistis Tembus Tiga Besar Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Kota Madiun kembali mencatat prestasi di tingkat nasional setelah berhasil masuk Top 5 dalam program Integrated Sustainable Indonesia Movement (I-SIM) 2025. Program yang digagas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) bekerja sama dengan PT Surveyor Indonesia ini menilai berbagai inovasi pembangunan berkelanjutan dari pemerintah kota se-Indonesia. Dari total 82 peserta, Kota […]

    Bagikan
expand_less