Berita Terkini
Trending Tags

Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 89
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dindik Kota Madiun bersama Kejaksaan Kota Madiun memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan memperkuat komitmen global untuk pemberantasan korupsi. Tidak hanya untuk pemerintah, namun masyarakat juga didorong untuk mengambil sikap nyata melawan korupsi.

Untuk itulah, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan Lokakarya Pencegahan Korupsi Sejak Dini bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri/Swasta pada Selasa (09/12/2025) di Gedung Adiwiyata Barat Dindik Kota Madiun. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dindik Kota Madiun, Lismawati yang diikuti oleh 196 siswa dengan 24 guru pendamping. 

“Kami menggandeng tim dari Kejaksaan sebagai narasumber untuk memberikan materi tentang pencegahan korupsi bagi siswa SMP Negeri/Swasta. Tentu agar tertanam karakter anti korupsi sejak dini. Karena anak-anak ini nantinya akan mengemban estafet kepemimpinan untuk bangsa ini kedepannya,” terang Lismawati.

Menurutnya, para siswa harus diberikan landasan terkait anti korupsi melalui edukasi dan keteladanan. Tentunya agar para siswa nantinya bisa memahami, melaksanakan dan mengimplementasikan anti korupsi sejak dini sampai nantinya menjadi dewasa. “Anti korupsi harus ditanamkan ke jiwa anak-anak sejak dini sampai mengakar kepada jiwa anak. Itu agar ketika anak-anak ini menjadi pemimpin di negeri ini sudah memiliki karakter kuat anti korupsi. Seperti tagline kita “Satukan Aksi Basmi Korupsi,” tegasnya.

Image Not Found
Dindik Kota Madiun bersama Kejaksaan Kota Madiun memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini, Foto : Kriswanto – Sinergia

Untuk itu, proses pembelajaran anti korupsi harus ditanamkan bagi melalui pembelajaran formal, ekstrakurikuler maupun perilaku sehari-hari. Lingkungan sekolah harus memberikan dukungan penuh serta memberikan teladan kepada siswa.

“Kejujuran harus diutamakan. Itu penting agar karakter siswa di Kota Madiun ini terbentuk serta ternama kuat dalam jiwa dan pikirannya tentang anti korupsi. Juga dapat mengimplementasikan di kehidupan sehari-hari para siswa,” tutup Lismawati.

Sementara, Kejari Kota Madiun turut mendukung Lokakarya Hakordia 2025 dengan tema Pencegahan Korupsi Sejak Dini melalui Proses Pembelajaran di Sekolah. Korps Adhyaksa ini setiap tahun memiliki program edukasi seperti penerangan hukum kepada para siswa. Termasuk kegiatan yang dikemas dengan cerdas cermat sebagai pembelajaran langsung kepada siswa.

“Ini bagian program kejaksaan dalam memberikan edukasi tentang hukum kepada para generasi penerus bangsa. Hakordia tidak hanya bagi stiker anti korupsi, namun bisa dikemas dengan Lokakarya yang menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya para pelajar ini,” terang Asep Maulana, Kasubsi II Intelijen Kejari Kota Madiun.

Lebih lanjut, edukasi pencegahan korupsi dinilai penting diberikan sejak dini. Para siswa diberikan pemahaman bahwa penindakan korupsi tidak hanya dari pencegahan, namun sudah tertanam pada diri siswa bahwa korupsi tidak ada dalam fikiran siswa.

“Artinya tidak hanya sebagai slogan “Saya Anti Korupsi” tetapi para siswa ini sudah tertanam bahwa korupsi itu tidak ada dalam pikirannya. Jadi mulai dari siswa hingga mereka dewasa nanti tidak terpikirkan untuk korupsi. Ini menjadi upaya kita bersama juga untuk Dindik dalam memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung gerakan nasional pemberantasan korupsi, sekaligus menanamkan budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan. Diharapkan seluruh indan pendidikan di Kota Madiun dapat menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan sekolah yang bersih, transparan dan berintegritas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepanjang 2025, Kejari Kota Madiun Amankan Aset dan Keuangan Negara Lebih dari Rp2,5 Miliar

    Sepanjang 2025, Kejari Kota Madiun Amankan Aset dan Keuangan Negara Lebih dari Rp2,5 Miliar

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun mencatat capaian signifikan sepanjang 2025. Terhitung sejak Januari hingga 5 Desember 2025, Kejari berhasil menyelamatkan aset negara berupa objek tanah dan bangunan yang sebelumnya dikuasai pihak lain dengan nilai mencapai Rp2,256 miliar. Tidak hanya itu, Kejari Kota Madiun juga melakukan pemulihan keuangan negara sebesar Rp322,6 […]

    Bagikan
  • Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Kota Magetan Dimulai 13 April, Dishub Siapkan Evaluasi Bertahap

    Uji Coba Rekayasa Lalu Lintas Kota Magetan Dimulai 13 April, Dishub Siapkan Evaluasi Bertahap

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan akan mulai menerapkan uji coba rekayasa arus lalu lintas di kawasan Kota Magetan pada 13 April mendatang. Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi yang telah dilakukan secara intensif sejak beberapa bulan terakhir. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Magetan, Achmad Fauzi Ichsan, mengungkapkan bahwa […]

    Bagikan
  • Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    Serangan Ulat Bulu di SDN Patihan, Sejumlah Siswa Alami Gatal-Gatal

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Patihan di Kecamatan Manguharjo Kota Madiun, Jawa Timur terganggu pada Jumat (05/02/2026). Hal ini dikarenakan sejumlah siswa mengalami gatal-gatal akibat ulat bulu. Ternyata ratusan ulat bulu banyak ditemukan di 9 pohon yang berada di halaman telah sekolah. Seperti yang dialami oleh Arjuna […]

    Bagikan
  • IPLT, Jembatan Patihan Hingga Pondok Lansia Tahap II Diresmikan

    IPLT, Jembatan Patihan Hingga Pondok Lansia Tahap II Diresmikan

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Sejumlah proyek strategis Pemerintah Kota Madiun tahun 2024 sudah kelar. Proyek-proyek tersebut pun kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Telah menyelesaikan sejumlah proyek strategis di 2024.  Adapun sejumlah proyek unggulan tersebut yaitu Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di kawasan TPA Winongo, Jembatan Patihan, dan Pondok Lansia tahap II. Peresmian dilakukan oleh Pj […]

    Bagikan
  • Fery Ketuk Palu, Pasangan Bupati dan Wabup Madiun Terpilih Diusulkan Pengangkatan

    Fery Ketuk Palu, Pasangan Bupati dan Wabup Madiun Terpilih Diusulkan Pengangkatan

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Madiun menggelar rapat paripurna, dalam rangka Pengumuman Usulan Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Kab Madiun, Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi, Rabu (15/01/2025). Rapat paripurna dewan digelar di ruang paripurna DPRD dipimpin oleh Ketua DPRD, Fery Sudarsono. Dalam rapat paripurna ini juga […]

    Bagikan
  • Dorong Investasi, Wali Kota Madiun Naikkan NJOP dan Bakal Gratiskan PBB

    Dorong Investasi, Wali Kota Madiun Naikkan NJOP dan Bakal Gratiskan PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah strategis untuk meningkatkan nilai aset masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dilakukan agar harga aset di kota ini tidak turun, seiring dengan semakin ramainya investasi yang masuk. “Justru dengan ramainya kota ini, orang datang semakin banyak dan […]

    Bagikan
expand_less