Berita Terkini
Trending Tags

Hakordia 2025, Dindik Kota Madiun Bersama Kejaksaan Berikan Edukasi Pencegahan Korupsi Bagi Para Pelajar

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dindik Kota Madiun bersama Kejaksaan Kota Madiun memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini, Foto : Kriswanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Hari Antikorupsi Sedunia (Harkordia) diperingati setiap tanggal 9 Desember. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang bahaya korupsi dan memperkuat komitmen global untuk pemberantasan korupsi. Tidak hanya untuk pemerintah, namun masyarakat juga didorong untuk mengambil sikap nyata melawan korupsi.

Untuk itulah, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun melaksanakan Lokakarya Pencegahan Korupsi Sejak Dini bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri/Swasta pada Selasa (09/12/2025) di Gedung Adiwiyata Barat Dindik Kota Madiun. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dindik Kota Madiun, Lismawati yang diikuti oleh 196 siswa dengan 24 guru pendamping. 

“Kami menggandeng tim dari Kejaksaan sebagai narasumber untuk memberikan materi tentang pencegahan korupsi bagi siswa SMP Negeri/Swasta. Tentu agar tertanam karakter anti korupsi sejak dini. Karena anak-anak ini nantinya akan mengemban estafet kepemimpinan untuk bangsa ini kedepannya,” terang Lismawati.

Menurutnya, para siswa harus diberikan landasan terkait anti korupsi melalui edukasi dan keteladanan. Tentunya agar para siswa nantinya bisa memahami, melaksanakan dan mengimplementasikan anti korupsi sejak dini sampai nantinya menjadi dewasa. “Anti korupsi harus ditanamkan ke jiwa anak-anak sejak dini sampai mengakar kepada jiwa anak. Itu agar ketika anak-anak ini menjadi pemimpin di negeri ini sudah memiliki karakter kuat anti korupsi. Seperti tagline kita “Satukan Aksi Basmi Korupsi,” tegasnya.

Image Not Found
Dindik Kota Madiun bersama Kejaksaan Kota Madiun memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini, Foto : Kriswanto – Sinergia

Untuk itu, proses pembelajaran anti korupsi harus ditanamkan bagi melalui pembelajaran formal, ekstrakurikuler maupun perilaku sehari-hari. Lingkungan sekolah harus memberikan dukungan penuh serta memberikan teladan kepada siswa.

“Kejujuran harus diutamakan. Itu penting agar karakter siswa di Kota Madiun ini terbentuk serta ternama kuat dalam jiwa dan pikirannya tentang anti korupsi. Juga dapat mengimplementasikan di kehidupan sehari-hari para siswa,” tutup Lismawati.

Sementara, Kejari Kota Madiun turut mendukung Lokakarya Hakordia 2025 dengan tema Pencegahan Korupsi Sejak Dini melalui Proses Pembelajaran di Sekolah. Korps Adhyaksa ini setiap tahun memiliki program edukasi seperti penerangan hukum kepada para siswa. Termasuk kegiatan yang dikemas dengan cerdas cermat sebagai pembelajaran langsung kepada siswa.

“Ini bagian program kejaksaan dalam memberikan edukasi tentang hukum kepada para generasi penerus bangsa. Hakordia tidak hanya bagi stiker anti korupsi, namun bisa dikemas dengan Lokakarya yang menyentuh langsung kepada masyarakat, khususnya para pelajar ini,” terang Asep Maulana, Kasubsi II Intelijen Kejari Kota Madiun.

Lebih lanjut, edukasi pencegahan korupsi dinilai penting diberikan sejak dini. Para siswa diberikan pemahaman bahwa penindakan korupsi tidak hanya dari pencegahan, namun sudah tertanam pada diri siswa bahwa korupsi tidak ada dalam fikiran siswa.

“Artinya tidak hanya sebagai slogan “Saya Anti Korupsi” tetapi para siswa ini sudah tertanam bahwa korupsi itu tidak ada dalam pikirannya. Jadi mulai dari siswa hingga mereka dewasa nanti tidak terpikirkan untuk korupsi. Ini menjadi upaya kita bersama juga untuk Dindik dalam memberikan edukasi pencegahan korupsi sejak dini,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung gerakan nasional pemberantasan korupsi, sekaligus menanamkan budaya anti korupsi di lingkungan pendidikan. Diharapkan seluruh indan pendidikan di Kota Madiun dapat menjadi agen perubahan dalam membangun lingkungan sekolah yang bersih, transparan dan berintegritas. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penuh Semangat, Pelajar Tunjukkan Kekompakan di LKBB Paskaraksa SMAN 4 Madiun

    Penuh Semangat, Pelajar Tunjukkan Kekompakan di LKBB Paskaraksa SMAN 4 Madiun

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SMA Negeri 4 Kota Madiun menggelar Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) bertajuk Paskaraksa pada Sabtu (27/09/2025). Ajang ini diikuti oleh peserta dari tingkat SMP maupun SMA di Kota Madiun, bahkan luar kota seperti Ponorogo dan Bojonegoro. Para peserta tampil dengan penuh semangat, menunjukkan variasi baris-berbaris terbaik yang dikombinasikan dengan kekompakan dan […]

    Bagikan
  • Kebakaran Kandang Ayam Di Ponorogo, Seribu Ekor Mati Terpanggang

    Kebakaran Kandang Ayam Di Ponorogo, Seribu Ekor Mati Terpanggang

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran hebat melanda kandang ayam di Desa Madusari, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (6/7/2025) dini hari. Diduga akibat korsleting listrik, kandang ayam berukuran 10×40 meter milik Widiana hangus terbakar. Tak hanya kandangnya yang ludes, seribu ekor ayam di dalamnya juga mati terpanggang. Api pertama kali diketahui sudah dalam kondisi […]

    Bagikan
  • Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi telah memutuskan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan berlanjut ke pembuktian. Putusan tersebut disampaikan Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra, dalam Putusan Dismissal, disiarkan secara live streaming kanal Youtube, Selasa (4/2/2025) lalu. Menyikapi hal itu, KPU Magetan tengah fokus menyiapkan berbagai hal. “Kami siapkan […]

    Bagikan
  • Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar. Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Targetkan SPPG yang Beroperasi Bersertifikat SLHS Dalam 2 Pekan Kedepan

    Dinkes Madiun Targetkan SPPG yang Beroperasi Bersertifikat SLHS Dalam 2 Pekan Kedepan

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Pemerintah Kabupaten Madiun tengah mempercepat proses penerbitan Sertifikat Laik Higienis Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses pendampingan hingga penerbitan SLHS ditarget rampung dalam 2 pekan mendatang. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas instruksi pemerintah pusat untuk memastikan pelayanan makanan bagi masyarakat memenuhi standar […]

    Bagikan
  • Jembatan Ponorogo–Trenggalek Putus, Warga Bertaruh Nyawa di Atas Kereta Gantung Darurat photo_camera 3

    Jembatan Ponorogo–Trenggalek Putus, Warga Bertaruh Nyawa di Atas Kereta Gantung Darurat

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 627
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Deru arus Sungai Jabak yang mengganas usai hujan lebat pada awal Januari 2026 menjadi saksi runtuhnya harapan warga Dusun Purworejo, Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. Jembatan penghubung utama antara Ponorogo dan Trenggalek yang selama puluhan tahun menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, ambruk diterjang banjir pada 2 Januari 2026 lalu. Jembatan sepanjang […]

    Bagikan
expand_less