Berita Terkini
Trending Tags

Hujan Deras Picu Longsor, Akses Antar Desa Terputus Dan Tutup Aliran Sungai

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 231
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Longsor putuskan akses jalan di Desa Banaran Ponorogo, (5/4/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergi | Ponorogo — Hujan deras yang mengguyur wilayah Ponorogo Jawa Timur  mengakibatkan tanah longsor di dusun Gondang Sari, desa Banaran , Kecamatan Pulung , Kabupaten Ponorogo Pada  Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian ini, akses jalan warga terputus dan sejumlah rumah terisolir.

Longsor terjadi di Dusun Gondangsari, saat material tanah dari tebing turun dan memutus akses jalan antar rumah. Selain itu, material longsor juga menutup jalan poros yang menghubungkan Desa Banaran dengan Desa Wagir Kidul .

Tidak hanya itu, longsor juga terjadi di lahan perkebunan milik warga dengan ketinggian kurang lebih 100 meter. Material longsoran bahkan menutup aliran Sungai Banaran, sehingga memperparah dampak yang ditimbulkan.

Pada Senin pagi (6/4/2026), warga terpaksa melakukan kerja bakti secara mandiri untuk membersihkan material longsor agar akses jalan kembali bisa dilalui. Warga menggunakan alat seadanya untuk menyingkirkan tanah dan batu yang menutup badan jalan.

Wahyudin, salah satu warga, mengatakan bahwa longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Ia menyebut, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi di wilayahnya.

“Sejak jam satu siang hujan cukup deras, sore terjadi longsor. Di bagian atas ada enam rumah terdampak, sedangkan di bawah ada dua rumah. Ini bukan pertama kali terjadi, sebelumnya juga pernah longsor,” ujarnya.

Ia menambahkan, akibat longsor tersebut, tiga rumah di bagian atas kini tidak lagi memiliki akses jalan dan warga harus melewati ladang untuk beraktivitas. Setiap kali hujan deras turun, warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang lebih aman untuk menghindari risiko longsor susulan.

Sementara itu, Kepala Desa Banaran, Sarnu, mengatakan hujan deras yang berlangsung sekitar satu setengah jam mengakibatkan sejumlah titik longsor di wilayahnya.

“Sedikitnya terdapat sembilan titik longsor di Desa Banaran. Dampaknya merusak tujuh rumah di Dusun Tangkil, Krajan, dan Gondangsari, satu akses jalan terputus, serta satu lokasi longsor di perkebunan yang menutup aliran sungai,” jelasnya.

Pemerintah desa, lanjut Sarnu, akan terus berkoordinasi dengan warga untuk melakukan kerja bakti serta memberikan edukasi agar masyarakat lebih waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

Warga diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila hujan deras terjadi dalam waktu lama, mengingat potensi longsor susulan masih mengancam kawasan tersebut. (Ega )

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun dipastikan akan mengurangi alokasi anggaran untuk program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mencatat, pagu anggaran yang semula mencapai Rp. 5,98 miliar pada 2025 akan turun menjadi Rp. 1,46 miliar. Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    UMK Kabupaten Madiun 2026 Ditetapkan Rp. 2,55 Juta

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 2.072
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Madiun tahun 2026 resmi naik. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menetapkan UMK Kabupaten Madiun sebesar Rp 2.553.221, naik Rp 152.900 atau sekitar 6,37 persen dibanding tahun 2025. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/937/013/2025 tentang UMK kabupaten/kota di Jawa Timur tahun 2026. Pada tahun […]

    Bagikan
  • Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    Memacu Andrenalin di Rumah Hantu Lawu Plaza, Jadi Hiburan Pilihan Akhir Tahun

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana mencekam dan pengalaman pemicu adrenalin menjadi daya tarik utama wahana rumah hantu yang hadir di Kota Madiun. Berlokasi di lantai satu Lawu Plaza, pusat perbelanjaan Jalan Pahlawan Kota Madiun, wahana bertema Rumah Tua Gunung Wilis ini langsung menarik perhatian pengunjung sejak dibuka awal Desember lalu. Patung-patung hantu yang dipajang […]

    Bagikan
  • Atlet PTKN IBCA MMA Kota Madiun Genjot Fisik Jelang Kejurprov Jatim

    Atlet PTKN IBCA MMA Kota Madiun Genjot Fisik Jelang Kejurprov Jatim

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 693
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka mempersiapkan kondisi fisik menghadapi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur, Divisi Olahraga Petarung Kehidupan Nusantara (PTKN) IBCA MMA Kota Madiun menggelar latihan fisik berupa jogging bersama, Minggu (5/4/2026) pagi di Kabupaten Magetan. Kegiatan dimulai dari Pasar Bunga Ngerong, Plaosan, Kabupaten Magetan, dengan rute menanjak menuju kawasan wisata Telaga Sarangan. Belasan […]

    Bagikan
  • Ibu Bayi di Jembatan Ring Road Ditemukan, Pemkot Madiun Pastikan Pendampingan Psikiater

    Ibu Bayi di Jembatan Ring Road Ditemukan, Pemkot Madiun Pastikan Pendampingan Psikiater

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Ibu dari bayi laki-laki yang sebelumnya ditemukan menangis di Jembatan Ring Road akhirnya berhasil ditemukan pada Jumat (15/5/2026) malam. Pemerintah Kota Madiun melalui Kelurahan Patihan memastikan sang ibu telah kembali ke keluarganya dan akan mendapatkan pendampingan psikologis serta psikiater. Sebelumnya, warga digemparkan dengan penemuan bayi laki-laki di kawasan Jembatan Ring […]

    Bagikan
expand_less