Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kebakaran Hutan Gunung Lawu Meluas hingga 100 Hektar, Polres Magetan Siagakan Personel di Cemoro Sewu

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 37
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polres Magetan mengecek kesiapan Posko Karhutla di Cemoro Sewu. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polres Magetan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi perambatan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Lawu dari wilayah Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ke wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Pemantauan dilakukan dengan mengecek kesiapan personel gabungan, sarana dan prasarana, serta sistem penanganan darurat di Posko Karhutla Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Selasa (20/10/2026).

Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji meninjau langsung posko yang berada di Pos Pendakian Cemoro Sewu, Desa Ngancar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat siap bergerak cepat apabila kebakaran merambat ke sisi timur Gunung Lawu, termasuk kawasan hutan yang masuk wilayah Kabupaten Magetan.

Dalam peninjauan itu, Kapolres didampingi Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lawu DS / Perhutani Plaosan, jajaran BPBD, Kapolsek Plaosan, tokoh masyarakat, dan relawan. Mereka memeriksa kesiapan petugas sekaligus memastikan peralatan pendukung penanganan kebakaran tersedia dan dapat digunakan sewaktu-waktu.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi perhatian menyusul kebakaran hutan di kawasan Gunung Lawu, tepatnya di Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Berdasarkan laporan perkembangan yang diterima, kebakaran terdeteksi sejak 15 Oktober 2026 dan melanda kawasan hutan lindung pada petak 28, 32, dan 62c.

Meski jumlah titik api yang sebelumnya dilaporkan mencapai 11 titik kini berkurang menjadi dua titik, luas kawasan yang terbakar diperkirakan telah mencapai 100 hektare. Api yang belum sepenuhnya padam, ditambah kondisi angin kencang, masih berpotensi memicu perluasan kebakaran.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar juga telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan selama 14 hari, terhitung mulai 17 Oktober 2026. Penetapan status tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan kebakaran di kawasan Gunung Lawu.

Kapolres Magetan AKBP Bagas Sancoyoning Aji menegaskan, kesiapan personel dan koordinasi lintas instansi menjadi faktor penting untuk mengantisipasi perkembangan situasi. Seluruh petugas di Posko Cemoro Sewu diminta tetap siaga, menjaga kondisi kesehatan, serta memastikan peralatan penanganan darurat siap digunakan.

“Saya menghimbau seluruh petugas gabungan yang bertugas di Posko Karhutla Cemoro Sewu agar selalu siaga dan stand by, menjaga kesehatan, serta memastikan sarana dan prasarana dalam kondisi siap digunakan. Kita harus tetap waspada dan siap bergerak cepat apabila terjadi kebakaran hutan di wilayah Kabupaten Magetan,” ujar Bagas.

Image Not Found
Kebakaran hutan Gunung Lawu di Karanganyar meluas hingga 100 hektare. Foto : Kus-Sinergia

Menurut dia, koordinasi yang baik diperlukan agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar. Kesiapan tersebut juga penting untuk mengantisipasi perubahan kondisi cuaca dan arah angin yang berpotensi mempengaruhi pergerakan api.

Selain mengandalkan kesiapan petugas, Polres Magetan meminta masyarakat turut berperan aktif mencegah karhutla. Warga di sekitar kawasan hutan diimbau tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berisiko memicu munculnya titik api.

Masyarakat juga diminta segera melapor apabila melihat asap, titik api, atau tanda-tanda kebakaran di kawasan hutan. Laporan dapat disampaikan kepada aparat terdekat maupun melalui layanan Call Center 110 Polri agar dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan dalam kondisi apa pun yang dapat memicu kebakaran. Apabila melihat kebakaran hutan, segera laporkan kepada aparat terdekat atau hubungi Call Center 110 Polri,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi demi keselamatan, seluruh jalur pendakian Gunung Lawu dilaporkan ditutup sementara, termasuk jalur pendakian melalui Pos Cemoro Sewu di Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Penutupan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terhadap pendaki dan masyarakat di tengah situasi kebakaran yang masih memerlukan pemantauan. Masyarakat diimbau mematuhi ketentuan yang berlaku dan tidak memaksakan diri memasuki kawasan pendakian selama penutupan berlangsung.

Polres Magetan bersama petugas gabungan, Perhutani, BPBD, relawan, dan unsur terkait akan terus memantau perkembangan kebakaran di kawasan Gunung Lawu. Koordinasi lintas instansi diperkuat untuk mengantisipasi kemungkinan perambatan api sekaligus memastikan keselamatan personel dan masyarakat.

Upaya pencegahan juga menjadi tanggung jawab bersama. Selain meningkatkan kewaspadaan, masyarakat diminta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan segera melaporkan setiap indikasi karhutla agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Setoran BLUD dan BUMD Belum Maksimal

    PAD Kabupaten Madiun Baru 59 Persen, Setoran BLUD dan BUMD Belum Maksimal

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun hingga 31 Agustus 2026 baru mencapai Rp253,8 miliar atau sekitar 59 persen dari target Rp433,2 miliar. Capaian tersebut membuat Pemkab Madiun masih harus mengejar penerimaan dari sejumlah sektor, termasuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Sekretaris Badan Pendapatan Daerah […]

    Bagikan
  • Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Bagi Sebagian orang, perjalanan ke daerah terpencil merupakan perjalanan yang penuh rintangan dan menyusahkan. Namun, bagi tim ekspedisi patriot, pengalaman ini merupakan kesempatan berharga untuk ikut berkontribusi pada Pembangunan di daerah transmigrasi, khususnya di daerah luwu timur.  Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program Kementrian Transmigrasi yang berkolaborasi dengan beberapa Universitas […]

    Bagikan
  • Gudang Pengolahan Kayu di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Gudang Pengolahan Kayu di Ngawi Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Gudang penyimpanan sekaligus pengolahan kayu di Desa Padas, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ludes terbakar pada Sabtu (5/9/2026) sore. Kebakaran terjadi saat gudang dalam kondisi kosong karena pemilik dan seluruh karyawan telah meninggalkan lokasi. Kobaran api diketahui sekitar pukul 16.45 WIB. Api dengan cepat membesar dan melalap tumpukan kayu serta […]

    Bagikan
  • TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    TPID Kota Madiun Pantau Bapokting, Cabai Aman Minyak Goreng Curah Naik

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Madiun memastikan harga cabai di wilayahnya masih terkendali. Hingga akhir April, harga cabai merah dan cabai keriting berada di kisaran Rp 55 ribu per kilogram, atau masih di bawah harga eceran tertinggi (HET). Kabag Perekonomian dan Kesra Setda Kota Madiun, Danang Novianto, mengatakan kondisi […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Tegaskan Dukungan terhadap Swasembada Pangan 2026

    Kapolres Magetan Pimpin Panen Raya Jagung Serentak, Tegaskan Dukungan terhadap Swasembada Pangan 2026

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    SInergia | Magetan – Upaya memperkuat ketahanan pangan digencarkan Polres Magetan. Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa memimpin kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar di lahan pertanian Desa Ngunut, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. Agenda nasional ini merupakan bagian dari program percepatan swasembada pangan 2026. Pelaksanaan panen digelar serentak di […]

    Bagikan
  • BST Desa Nampu, Bupati Madiun Tampung Aspirasi Warga dan Dekatkan Program Layanan

    BST Desa Nampu, Bupati Madiun Tampung Aspirasi Warga dan Dekatkan Program Layanan

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bhakti Sosial Terpadu (BST) yang digelar di Desa Nampu, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun pada 14-15 Oktober 2025. Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) pemerintah daerah menerjunkan berbagai macam layanan untuk masyarakat setempat dengan mengajak para stakeholder beserta para legislatif.  Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut menjadi bagian […]

    Bagikan
expand_less