Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

PKH Tak Lagi Cair, Lansia Sebatang Kara di Magetan Kebingungan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mbah Cikrak berharap bantuan PKH kembali diterima untuk kebutuhan hidup. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Di usia 70 tahun, Cikrak hanya bisa berharap ada pihak yang membantu menjelaskan mengapa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini diterimanya tiba-tiba tidak lagi cair.

Warga Dusun Grumbul Malang, RT/RW 03/11, Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, itu mengaku sudah dua kali tidak menerima pencairan PKH. Padahal, bantuan tersebut selama ini menjadi salah satu tumpuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Cikrak hidup seorang diri. Ia tidak memiliki suami maupun anak yang dapat menjadi tempat bergantung. Kondisinya semakin sulit karena penglihatannya mulai rabun dan ia tidak bisa membaca maupun menulis.

Di rumah sederhananya, Cikrak menjalani keseharian seorang diri. Tak banyak barang berharga yang terlihat di dalam rumah tersebut. Ia hanya memiliki tiga ekor kambing yang dipeliharanya.

Ketika ditanya mengenai alasan bantuan PKH berhenti, Cikrak mengaku tidak mengetahui secara pasti. Keterbatasan kemampuan membaca dan menulis membuatnya kesulitan mencari informasi mengenai perubahan status penerima bantuan sosial.

Di rumah Cikrak juga terdapat penanda pendataan Sensus Ekonomi 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, hingga kini belum ada kepastian bahwa pendataan tersebut berkaitan dengan berhentinya pencairan PKH yang diterimanya.

Cikrak hanya mengetahui bahwa bantuan yang sebelumnya rutin diterima kini tidak lagi masuk. Kondisi tersebut membuatnya semakin cemas. Sebab, sebagai lansia yang hidup tanpa pasangan dan anak, ia tidak memiliki sumber dukungan keluarga yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap pemerintah atau pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai perubahan status penerima bantuannya.

“Kalau bisa dibantu, saya ingin tahu kenapa bantuan saya tidak cair lagi,” demikian harapan Cikrak.

Persoalan serupa juga dirasakan Semi (70), warga di lingkungan yang sama. Ia mengaku sudah tidak lagi menerima PKH. Meski masih memiliki anak, anaknya kini merantau dan bekerja di Jakarta sehingga tidak selalu dapat mendampingi kebutuhan sehari-harinya.

Kesaksian warga lainnya, Senen (45), turut menyoroti persoalan tersebut. Ia mengaku pernah mendengar penjelasan bahwa tidak cairnya bantuan Cikrak berkaitan dengan daya listrik yang digunakan di rumahnya.

“Ada petugas katanya dari PKH, menerangkan kalau penyebabnya daya listrik yang ada di rumah nenek Cikrak dayanya 900 watt,” ujar Senen.

Menurut Senen, informasi tersebut membuat warga mempertanyakan bagaimana kondisi ekonomi penerima bantuan diverifikasi di lapangan. Sebab, menurutnya, kapasitas listrik yang terpasang di rumah belum tentu menggambarkan kondisi ekonomi seseorang secara utuh.

Ia berharap verifikasi penerima bansos dilakukan secara langsung dan menyeluruh dengan melihat kondisi kehidupan warga, terutama kelompok lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan.

“Tolonglah turun ke lapangan, cek langsung kondisi orang-orang ini. Tolong jangan dicabut PKH-nya, kasihan,” pintanya.

Kisah Cikrak dan Semi menjadi gambaran bahwa perubahan status penerima bantuan sosial dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat lanjut usia. Bagi warga yang hidup sendiri dan tidak memiliki penghasilan memadai, kepastian mengenai status bantuan bukan sekadar persoalan administrasi.

Karena itu, diperlukan penjelasan dan verifikasi yang transparan agar warga mengetahui alasan perubahan status bantuan sekaligus memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Prediksi Puncak Mudik 18 Maret dan Target Angkut 229 Ribu Penumpang

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyiapkan berbagai layanan tambahan untuk menghadapi lonjakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026. Selain menambah perjalanan kereta, KAI juga memprediksi peningkatan jumlah penumpang dibandingkan tahun sebelumnya. Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, mengatakan pada masa angkutan Lebaran tahun ini […]

    Bagikan
  • PSN di Kota Madiun Dikawal Ketat, Seluruh OPD Diminta Pantau Proyek hingga Proses di Kementerian

    PSN di Kota Madiun Dikawal Ketat, Seluruh OPD Diminta Pantau Proyek hingga Proses di Kementerian

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun memperketat pengawalan pelaksanaan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) agar seluruh program dapat terealisasi sesuai target. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta aktif mengawal setiap tahapan proyek, mulai dari penyediaan lahan hingga proses koordinasi di tingkat kementerian. Instruksi tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F […]

    Bagikan
  • Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

    Pasca Pencurian 7 Laptop di Setdakab, Pemkab Magetan Evaluasi Total Sistem Keamanan dan SOP Pengawasan

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus pencurian tujuh laptop di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan kantor pemerintahan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kini membenahi berbagai aspek pengamanan, mulai dari penataan ulang kamera pengawas (CCTV), penguatan personel penjagaan, hingga penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang dinilai masih menyisakan celah. Langkah evaluasi […]

    Bagikan
  • Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    Serbu Musim Durian Dagangan, Juga Menikmati Sajian Es Teler Durian

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Musim panen durian kembali membawa berkah bagi Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Dusun Segulung, Desa Segulung, yang berada di kawasan pegunungan, berubah menjadi magnet bagi para pecinta durian dari berbagai daerah.  Tak hanya berburu buah durian segar, pengunjung juga dimanjakan dengan suasana sejuk dan sajian kuliner khas berbahan durian. Pembeli datang silih […]

    Bagikan
  • Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    Puluhan Warga Desa Balaigono Magetan Terserang Chikungunya

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Peralihan musim hujan ke kemarau bisa meningkatkan populasi nyamuk karena cuaca yang tidak stabil dan banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, jika nyamuk yang berkembang biak yakni chikungunya atau demam berdarah dengue. Seperti yang terjadi dalam dua minggu terakhir, puluhan warga di […]

    Bagikan
  • Kecelakaan Beruntun Empat Sepeda Motor di Ngawi, Siswa SMK Tewas, Enam Pelajar Terluka

    Kecelakaan Beruntun Empat Sepeda Motor di Ngawi, Siswa SMK Tewas, Enam Pelajar Terluka

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 412
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat sepeda motor yang dikendarai pelajar terjadi di Jalan Raya Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang siswa SMK meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara enam pelajar lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Korban meninggal diketahui […]

    Bagikan
expand_less