Minggu, 11 Okt 2026
Trending Tags

PKH Tak Lagi Cair, Lansia Sebatang Kara di Magetan Kebingungan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 156
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mbah Cikrak berharap bantuan PKH kembali diterima untuk kebutuhan hidup. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Di usia 70 tahun, Cikrak hanya bisa berharap ada pihak yang membantu menjelaskan mengapa bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini diterimanya tiba-tiba tidak lagi cair.

Warga Dusun Grumbul Malang, RT/RW 03/11, Desa Pupus, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, itu mengaku sudah dua kali tidak menerima pencairan PKH. Padahal, bantuan tersebut selama ini menjadi salah satu tumpuan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Cikrak hidup seorang diri. Ia tidak memiliki suami maupun anak yang dapat menjadi tempat bergantung. Kondisinya semakin sulit karena penglihatannya mulai rabun dan ia tidak bisa membaca maupun menulis.

Di rumah sederhananya, Cikrak menjalani keseharian seorang diri. Tak banyak barang berharga yang terlihat di dalam rumah tersebut. Ia hanya memiliki tiga ekor kambing yang dipeliharanya.

Ketika ditanya mengenai alasan bantuan PKH berhenti, Cikrak mengaku tidak mengetahui secara pasti. Keterbatasan kemampuan membaca dan menulis membuatnya kesulitan mencari informasi mengenai perubahan status penerima bantuan sosial.

Di rumah Cikrak juga terdapat penanda pendataan Sensus Ekonomi 2026 dari Badan Pusat Statistik (BPS). Namun, hingga kini belum ada kepastian bahwa pendataan tersebut berkaitan dengan berhentinya pencairan PKH yang diterimanya.

Cikrak hanya mengetahui bahwa bantuan yang sebelumnya rutin diterima kini tidak lagi masuk. Kondisi tersebut membuatnya semakin cemas. Sebab, sebagai lansia yang hidup tanpa pasangan dan anak, ia tidak memiliki sumber dukungan keluarga yang dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ia berharap pemerintah atau pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai perubahan status penerima bantuannya.

“Kalau bisa dibantu, saya ingin tahu kenapa bantuan saya tidak cair lagi,” demikian harapan Cikrak.

Persoalan serupa juga dirasakan Semi (70), warga di lingkungan yang sama. Ia mengaku sudah tidak lagi menerima PKH. Meski masih memiliki anak, anaknya kini merantau dan bekerja di Jakarta sehingga tidak selalu dapat mendampingi kebutuhan sehari-harinya.

Kesaksian warga lainnya, Senen (45), turut menyoroti persoalan tersebut. Ia mengaku pernah mendengar penjelasan bahwa tidak cairnya bantuan Cikrak berkaitan dengan daya listrik yang digunakan di rumahnya.

“Ada petugas katanya dari PKH, menerangkan kalau penyebabnya daya listrik yang ada di rumah nenek Cikrak dayanya 900 watt,” ujar Senen.

Menurut Senen, informasi tersebut membuat warga mempertanyakan bagaimana kondisi ekonomi penerima bantuan diverifikasi di lapangan. Sebab, menurutnya, kapasitas listrik yang terpasang di rumah belum tentu menggambarkan kondisi ekonomi seseorang secara utuh.

Ia berharap verifikasi penerima bansos dilakukan secara langsung dan menyeluruh dengan melihat kondisi kehidupan warga, terutama kelompok lanjut usia yang hidup dalam keterbatasan.

“Tolonglah turun ke lapangan, cek langsung kondisi orang-orang ini. Tolong jangan dicabut PKH-nya, kasihan,” pintanya.

Kisah Cikrak dan Semi menjadi gambaran bahwa perubahan status penerima bantuan sosial dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat lanjut usia. Bagi warga yang hidup sendiri dan tidak memiliki penghasilan memadai, kepastian mengenai status bantuan bukan sekadar persoalan administrasi.

Karena itu, diperlukan penjelasan dan verifikasi yang transparan agar warga mengetahui alasan perubahan status bantuan sekaligus memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bonus Atlet Porprov Segera Cair, Pemkot Madiun Siapkan Rp.1,4 Miliar

    Bonus Atlet Porprov Segera Cair, Pemkot Madiun Siapkan Rp.1,4 Miliar

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang bagi para atlet Kota Madiun yang sukses menyumbang medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025. Pemerintah Kota Madiun memastikan, bonus penghargaan bagi para peraih medali akan segera dicairkan dalam waktu dekat. “Penyerahan bonus dijadwalkan pada 22 Oktober 2025,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, […]

    Bagikan
  • Bos PT ACM Didakwa 2 Pasal, Diduga Sengaja Ngemplang Pajak Tahun 2019

    Bos PT ACM Didakwa 2 Pasal, Diduga Sengaja Ngemplang Pajak Tahun 2019

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Terdakwa kasus perpajakan, Henry Erwanto alias HE, Direktur PT Argo Cemerlang Makmur (ACM) tertunduk lesu saat menjalani sidang pembacaan dakwaan. Henry Erwanto mendengarkan 2 dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kabupaten Madiun terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Kamis (20/2/2025) pukul 13.00 WIB. Dalam sidang yang berlangsung di […]

    Bagikan
  • Peringati May Day 2025, Disnaker KUKM Kota Madiun Gelar Senam Bersama dan Penghargaan Lomba 5R

    Peringati May Day 2025, Disnaker KUKM Kota Madiun Gelar Senam Bersama dan Penghargaan Lomba 5R

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2025, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Disnaker KUKM) Kota Madiun menggelar kegiatan senam bersama Wali Kota Madiun Maidi serta pemberian penghargaan lomba 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin), Kamis (01/04/2025), bertempat di Pahlawan Busines Center (PBC) Kota Madiun. […]

    Bagikan
  • Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    Specta Night Kota Madiun Sedot Animo Ribuan Masyarakat, Pemkot Siapkan Evaluasi

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) Kota Madiun kembali dipadati masyarakat pada Sabtu malam (19/9/2026). Gelaran Specta Night yang dikemas dalam kegiatan Car Free Night (CFN) tersebut menghadirkan beragam hiburan dan kreativitas komunitas. Deretan mobil modifikasi yang berjajar di sisi timur PSC menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung. Sementara itu, […]

    Bagikan
  • Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    Petani Tenggelam di Sungai Ponorogo Ditemukan Meninggal pada Hari Kedua Pencarian

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang petani asal Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat menyeberangi Sungai Keling. Korban bernama Bani (70), ditemukan pada Rabu (21/05/2025) sore dalam kondisi sudah tak bernyawa setelah dua hari proses pencarian intensif oleh tim SAR gabungan. Peristiwa nahas ini bermula saat korban hendak […]

    Bagikan
  • Tiga Jembatan Garuda Rampung, Warga Ponorogo Kini Menyeberang dengan Aman

    Tiga Jembatan Garuda Rampung, Warga Ponorogo Kini Menyeberang dengan Aman

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Senyum lega kini dirasakan warga di sejumlah desa setelah pembangunan Jembatan Garuda Tahap III mulai memberikan manfaat nyata. Program pembangunan akses penghubung tersebut menghadirkan harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menantang arus sungai demi beraktivitas sehari-hari. Pada tahap ketiga ini, empat Jembatan Garuda dibangun di Kecamatan Bungkal, Sambit, Jambon, […]

    Bagikan
expand_less