Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Normalisasi Sungai di Madiun Capai 75 Persen, Lebih dari 20 Titik Ditangani

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month 46 menit yang lalu
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Normalisasi sungai di Madiun dilakukan untuk memperlancar aliran air. Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Madiun mencatat progres normalisasi sungai dan saluran irigasi di wilayah Madiun telah mencapai 75 persen. Hingga Oktober 2026, lebih dari 20 titik telah masuk penanganan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus mengantisipasi potensi banjir menjelang musim penghujan.

Koordinator Sungai BBWS Madiun, Hermawan Prastyo, mengatakan pekerjaan saat ini difokuskan pada saluran irigasi untuk memenuhi kebutuhan air lahan pertanian. Upaya tersebut diharapkan menjaga produktivitas sawah dan menekan risiko gagal panen.

“Normalisasi yang diajukan masih berfokus pada ketahanan pangan, terutama saluran untuk mencukupi kebutuhan sawah,” ujar Hermawan, Rabu (21/10/2026).

Penentuan lokasi pengerjaan mempertimbangkan usulan pemerintah desa dan kondisi wilayah, terutama daerah yang kerap terdampak banjir. Sejumlah lokasi di Kabupaten Madiun yang telah ditangani meliputi Tempursari, Tiron, Kedungjati, Sogo, Kebonagung, Glonggong, Mancaan, Wonoasri, dan Ngadirejo.

Image Not Found
Pengerukan sedimentasi sungai menggunakan ekskavator di Kabupaten Madiun. Foto :Tova-Sinergia

Dalam pelaksanaannya, BBWS Madiun berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah desa setempat. Normalisasi dilakukan menggunakan excavator untuk mengangkat sedimentasi yang menghambat aliran air.

“Biasanya yang kami libatkan BPBD dan pemerintah desa setempat, sedangkan peralatan yang digunakan ekskavator,” pungkasnya.

Keterangan foto: Salah satu sungai di Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, yang telah menjalani pengerukan atau normalisasi untuk memperlancar aliran air. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • AHY dan Kang Giri Ramaikan Merdeka Run di Monumen Reog bersama para Runners

    AHY dan Kang Giri Ramaikan Merdeka Run di Monumen Reog bersama para Runners

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), ikut berlari bersama ratusan warga dan anak muda dalam ajang Merdeka Run 2025 di Kabupaten Ponorogo, Jumat (22/08/2025). Start dan finish kegiatan ini dipusatkan di kompleks Monumen Reog Ponorogo. Sejak pagi, peserta yang didominasi kalangan muda tampak antusias mengikuti jalannya […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    Polres Magetan Siagakan 800 Personel Gabungan, Waspadai Jalur Rawan untuk Arus Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polres Magetan memperkuat pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriyah tahun 2026 dengan menurunkan 800 personel gabungan dari TNI–Polri, Dinas Perhubungan, BPBD, serta instansi pendukung lainnya. Seluruh personel tersebut akan ditempatkan di enam pos pengamanan, dua pos pelayanan, dan satu pos terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis jalur mudik. Kapolres Magetan […]

    Bagikan
  • 34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    34.920 Warga Magetan Terdampak Penonaktifan PBI JKN, Dinsos Jelaskan Mekanisme Reaktivasi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 330
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan ribu warga di Kabupaten Magetan mengalami penonaktifan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI). Berdasarkan data terbaru, sebanyak 34.920 peserta dinonaktifkan oleh Kementerian Sosial RI. Kondisi ini membuat sejumlah warga mendatangi Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Magetan untuk meminta klarifikasi dan informasi proses reaktivasi. Kepala Dinsos Magetan, Parminto […]

    Bagikan
  • PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

    PDIP Magetan Dapat “Alarm Keras” dari DPP, Diana Sasa Tegaskan Evaluasi Total

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – PDI Perjuangan Magetan memasuki fase evaluasi besar setelah mengalami rangkaian hasil kurang memuaskan pada Pemilu 2024 serta dua Pilkada beruntun. Ketua DPC PDIP Magetan terpilih, Diana Sasa, mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat DPP memberikan perhatian serius pada Magetan. Menurut Diana, kekalahan beruntun di tingkat legislatif dan eksekutif merupakan penanda bahwa PDIP […]

    Bagikan
  • Buruh Madiun Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tuntut Hukuman Berat Para Koruptor

    Buruh Madiun Desak UU Perampasan Aset Segera Disahkan, Tuntut Hukuman Berat Para Koruptor

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Serikat Buruh Madiun Raya (SBMR) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Madiun, Kamis (27/8/2026). Massa mendesak pemerintah dan DPR RI segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset serta mendorong pemberlakuan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Dalam aksinya, buruh mengecam maraknya kasus korupsi yang terungkap dalam beberapa waktu terakhir. […]

    Bagikan
  • Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    Dorong Layanan Kesehatan Mata Inklusif, Yayasan Paramitra Soroti Masalah Penglihatan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus gangguan penglihatan di Kabupaten Madiun tercatat masih tinggi. Data tahun 2023 menunjukkan ada 7.924 warga mengalami katarak, 17.234 gangguan refraksi, dan 828 kasus glaukoma. Sayangnya, layanan kesehatan mata di daerah ini dinilai belum menjadi prioritas. Merespons situasi tersebut, Yayasan Paramitra Indonesia bersama Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) […]

    Bagikan
expand_less