Berita Terkini
Trending Tags

BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi Lahan Sawah Yang Diklaim BPN Aset Pemkot Madiun – Sudandi, Kepala BKAD Kota Madiun,
D.Kris – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kantor ATR/BPN kota Madiun mendadak menggelar rapat bersama dengan Badan Keuangan Dan Aset Deerah (BKAD) Pemkot Madiun, Kamis (06/03/2025). Hasilnya BKAD balik bertanya sikap BPN yang justru meragukan sertifikat yang jelas jelas produk hukum ATR/ BPN.

Rapat koordinasi dilakukan di kantor BKAD dan dibenarkan oleh Kepala BKAD Pemkot Madiun, Sudandi. “Iya benar kemarin siang sudah dilakukan rapat koordinasi dan hasilnya pada BPN kewenangan perkara ini,” ujar Sudandi, Jumat ( 07/03/2025).

Sudandi mengatakan cukup aneh saja ketika pihak kantor BPN justru meragukan legalitas sertifikat yang dimiliki pemilih lahan sawah.

“Bukankah tahun 2002 BPN menerbitkan sertifikat, masak meragukan produk sendiri. Kalau ragu mestinya tahun 2002 bukan saat ini baru gejolak,” kata Sudandi.

 Senada dengan Kepala BKAD, pentolan LSM WKR, Budi Santosa mengecam keras kinerja anak buah Menteri Nusron Wahid tersebut. Budi yang paham betul kronologisnya menilai BPN Kota Madiun membuat surat bodong.

“Pelayanan model apa kayak gitu. Dokumen negara kok bodong. Amburadul sekali.  Cuma stempel, kapan tanggalnya tidak ada. Jelas merugikan masyarakat,” kata Budi Santosa.

Budi mengaku sempat audensi dengan BPN dan pemilik lahan pada awal Februari lalu. Bahkan terjadi debat argumentasi yang tidak masuk akal.

“Sangat lucu sekali saya disuruh pejabat BPN menghadirkan bapak Walikota Madiun. Nah bagaimana jika warga yang mencari keadilan ini sama sekali tidak punya jaringan pejabat? Ini kan konyol,”  ujar Budi sinis.

Sementara pihak ATR/BPN Kota Madiun belum bersedia di konfirmasi. Salah satu pejabat mengaku akan melaporkan ke pimpinan. Alasan lainya bahwa perkara ini bukanlah menjadi tupoksi dia.

Diberitakan sebelumnya, Kinerja kantor ATR/BPN Kota Madiun kembali menuai sorotan. Sariman (pensiunan TNI AD) dan Darning Supeni, pasutri warga Desa Metesih Kecamatan Jiwan Kab Madiun mengeluhkan munculnya surat siluman diterbitkan BPN.

Akibat surat bodong itu, kesulitan ketika hendak menjual sebagian kecil lahan sawah yang bersebelahan persis dengan Poltek Perkeretaapian Indonesia (PPI ). Obyek pajak ini masuk administrasi Pemkot Madiun.

Ketika dikonfirmasi lewat Karyadi menantu Sariman, isi surat siluman BPN menerangkan lahan sawah pasutri itu mendadak masuk menjadi aset Pemkot Madiun.

“Setiap tahun kami selalu taat membayar PBB di kantor Bapenda Kota Madiun. Ada buktinya Fakta lain bahwa sah berupa sertifikat hak milik atas nama bapak dan ibu saya,” ujar Karyadi.

D. Kris/Nddor – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

    Persiapan Haji 2026, Kemenag Magetan Tunggu Regulasi Resmi Kuota dan Pelunasan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kementerian Agama Kabupaten Magetan mulai menjalankan sejumlah tahap awal persiapan keberangkatan haji tahun 2026. Meski regulasi resmi dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi belum diterbitkan, langkah teknis di tingkat daerah sudah berlangsung, terutama verifikasi data dan screening kesehatan calon jemaah. Menurut data sementara tingkat Provinsi Jawa Timur, kuota haji tahun […]

    Bagikan
  • Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    Penerimaan Siswa SMP Bakal Ikuti Aturan Terbaru Kemendikdasmen

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang tahun ajaran baru 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi mengganti sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). “Perubahan ini mengikuti kebijakan menteri baru,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Mochammad Hasan, saat dikonfirmasi, Senin (28/04/2025). Hasan menjelaskan, dalam sistem SPMB, […]

    Bagikan
  • Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    Target Investasi Kabupaten Madiun 2026 Dipatok Rp. 3 Triliun, 4 Perusahaan Besar Siap Masuk

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menargetkan realisasi investasi sebesar Rp. 3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut meningkat Rp.500 miliar dibandingkan target investasi tahun 2025 yang berada di angka Rp. 2,5 triliun. Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistijono, mengatakan peningkatan target itu didasarkan […]

    Bagikan
  • Viral! Warga Ponorogo Angkut Jenazah Seberangi Sungai, Akses Jalan Terputus

    Viral! Warga Ponorogo Angkut Jenazah Seberangi Sungai, Akses Jalan Terputus

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aksi warga Desa Jalen, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, yang mengantar jenazah dengan menyeberangi sungai mendadak viral di media sosial. Aksi tersebut terekam dalam video amatir warga dan menuai sorotan warganet. Prosesi pengantaran jenazah dilakukan dengan cara tak biasa menantang arus sungai demi menuju tempat pemakaman umum desa setempat. Peristiwa itu […]

    Bagikan
  • Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

    Waspada, Magetan Diterjang Tujuh Bencana Akibat Hujan Deras

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan sepanjang Senin (10/11/2025) memicu rentetan bencana alam di berbagai kecamatan. Dalam kurun waktu kurang dari sehari, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan mencatat sedikitnya tujuh peristiwa, mulai dari tanah longsor, banjir luapan, hingga rumah warga yang roboh. Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun […]

    Bagikan
  • Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

    Dana Habis, Lima Dapur Program Makan Bergizi Gratis di Magetan Berhenti Operasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang tutup tahun anggaran, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Magetan mengalami hambatan serius. Lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpaksa menghentikan kegiatan produksi dan distribusi karena dana operasional telah habis. Penghentian sementara ini bukan disebabkan kurangnya penerima manfaat, melainkan keterlambatan pencairan dana yang seluruhnya bersumber dari pemerintah pusat melalui […]

    Bagikan
expand_less