Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

BKAD  : Aneh, BPN Kenapa Meragukan Sertifikat Produknya Sendiri ?

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi Lahan Sawah Yang Diklaim BPN Aset Pemkot Madiun – Sudandi, Kepala BKAD Kota Madiun,
D.Kris – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Kantor ATR/BPN kota Madiun mendadak menggelar rapat bersama dengan Badan Keuangan Dan Aset Deerah (BKAD) Pemkot Madiun, Kamis (06/03/2025). Hasilnya BKAD balik bertanya sikap BPN yang justru meragukan sertifikat yang jelas jelas produk hukum ATR/ BPN.

Rapat koordinasi dilakukan di kantor BKAD dan dibenarkan oleh Kepala BKAD Pemkot Madiun, Sudandi. “Iya benar kemarin siang sudah dilakukan rapat koordinasi dan hasilnya pada BPN kewenangan perkara ini,” ujar Sudandi, Jumat ( 07/03/2025).

Sudandi mengatakan cukup aneh saja ketika pihak kantor BPN justru meragukan legalitas sertifikat yang dimiliki pemilih lahan sawah.

“Bukankah tahun 2002 BPN menerbitkan sertifikat, masak meragukan produk sendiri. Kalau ragu mestinya tahun 2002 bukan saat ini baru gejolak,” kata Sudandi.

 Senada dengan Kepala BKAD, pentolan LSM WKR, Budi Santosa mengecam keras kinerja anak buah Menteri Nusron Wahid tersebut. Budi yang paham betul kronologisnya menilai BPN Kota Madiun membuat surat bodong.

“Pelayanan model apa kayak gitu. Dokumen negara kok bodong. Amburadul sekali.  Cuma stempel, kapan tanggalnya tidak ada. Jelas merugikan masyarakat,” kata Budi Santosa.

Budi mengaku sempat audensi dengan BPN dan pemilik lahan pada awal Februari lalu. Bahkan terjadi debat argumentasi yang tidak masuk akal.

“Sangat lucu sekali saya disuruh pejabat BPN menghadirkan bapak Walikota Madiun. Nah bagaimana jika warga yang mencari keadilan ini sama sekali tidak punya jaringan pejabat? Ini kan konyol,”  ujar Budi sinis.

Sementara pihak ATR/BPN Kota Madiun belum bersedia di konfirmasi. Salah satu pejabat mengaku akan melaporkan ke pimpinan. Alasan lainya bahwa perkara ini bukanlah menjadi tupoksi dia.

Diberitakan sebelumnya, Kinerja kantor ATR/BPN Kota Madiun kembali menuai sorotan. Sariman (pensiunan TNI AD) dan Darning Supeni, pasutri warga Desa Metesih Kecamatan Jiwan Kab Madiun mengeluhkan munculnya surat siluman diterbitkan BPN.

Akibat surat bodong itu, kesulitan ketika hendak menjual sebagian kecil lahan sawah yang bersebelahan persis dengan Poltek Perkeretaapian Indonesia (PPI ). Obyek pajak ini masuk administrasi Pemkot Madiun.

Ketika dikonfirmasi lewat Karyadi menantu Sariman, isi surat siluman BPN menerangkan lahan sawah pasutri itu mendadak masuk menjadi aset Pemkot Madiun.

“Setiap tahun kami selalu taat membayar PBB di kantor Bapenda Kota Madiun. Ada buktinya Fakta lain bahwa sah berupa sertifikat hak milik atas nama bapak dan ibu saya,” ujar Karyadi.

D. Kris/Nddor – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Praperadilan Di PN Magetan Ditunda, Pemohon Ajukan Pencabutan Gugatan

    Sidang Praperadilan Di PN Magetan Ditunda, Pemohon Ajukan Pencabutan Gugatan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sidang perdana gugatan praperadilan terhadap Kejaksaan Negeri Magetan di Pengadilan Negeri Magetan pada Senin (9/3/2026) belum menghasilkan putusan. Majelis hakim yang dipimpin hakim Otniel Yuristo Yudha Prawira memutuskan untuk menunda sidang dan menjadwalkan ulang pada 30 Maret 2026. Juru bicara pengadilan, Deddi Alparesi, menjelaskan bahwa penundaan dilakukan karena ketidakhadiran dua pihak […]

    Bagikan
  • Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

    Padang Mbranang 2026 Sedot Ribuan Pengunjung, Festival Digital Madiun Siap Hadir dengan Konsep Baru Tahun Depan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Gelaran Padang Mbranang 2026 sukses menjadi magnet wisata baru dalam rangka Hari Jadi Kota Madiun ke-108. Festival seni digital yang digelar di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) pada 24–26 Juli 2026 itu dipadati ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati pertunjukan video mapping, digital art experience, permainan cahaya, hingga karya visual […]

    Bagikan
  • Penataan PKL Alun-Alun Kota Madiun, Pemkot Siapkan Relokasi ke Zona Selatan

    Penataan PKL Alun-Alun Kota Madiun, Pemkot Siapkan Relokasi ke Zona Selatan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 376
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menyiapkan relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-Alun Kota Madiun ke sisi selatan, tepatnya di area paving depan Masjid Agung. Kebijakan ini dilakukan sebagai bagian dari penataan ruang publik agar lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung Alun-Alun Kota Madiun. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol […]

    Bagikan
  • Kebakaran Lereng Lawu di Perbatasan Magetan-Ngawi Sebagian Padam, Petugas Tetap Siaga

    Kebakaran Lereng Lawu di Perbatasan Magetan-Ngawi Sebagian Padam, Petugas Tetap Siaga

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu, kawasan perbatasan Kabupaten Magetan dan Ngawi, mulai terkendali setelah petugas gabungan melakukan penanganan sejak Senin (14/9/2026). Hingga Selasa (15/9/2026), titik api yang berada di wilayah administratif Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, sebagian telah dinyatakan padam. Meski demikian, penanganan belum sepenuhnya dihentikan. Petugas masih melakukan […]

    Bagikan
  • Kepala Bakesbangpol Kab Madiun Ditahan Kejari Perkara Tanah Kas Desa Untuk Lahan Tol

    Kepala Bakesbangpol Kab Madiun Ditahan Kejari Perkara Tanah Kas Desa Untuk Lahan Tol

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun– Penyidik Kejari Kab Madiun menetapkan Kepala Bakesbangpol Pemkab Madiun, Mashudi sebagai Tersangka. Mashudi terjerat perkara tanah kas Desa Cabean Kec Sawahan yang dipakai untuk lahan tol. Saat itu dia sebagai Camat Sawahan. Dia ditahan untuk 20 hari ke depan dititipkan ke Lapas Madiun, Rabu ( 22/01/2025). Kajari Madiun Oktario Hartawan Achmad […]

    Bagikan
  • Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    Lonjakan Pemohon SKCK di Madiun, Didominasi Calon PPPK Paruh Waktu

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Madiun dan sejumlah Polsek meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan ini terjadi karena SKCK menjadi syarat wajib dalam pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kasat Intelkam Polres Madiun, AKP Nurkholis, mengatakan hingga […]

    Bagikan
expand_less