
Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun Tahun Anggaran (TA) 2024, pada Senin (21/4/2025).
Rapat yang digelar di Ruang Paripurna DPRD tersebut membahas kinerja Pemerintah Kabupaten Madiun sepanjang tahun 2024. Agenda diawali dengan pembacaan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) DPRD mengenai rekomendasi terhadap LKPJ, yang disampaikan oleh Wakil Juru Bicara Pansus, Jumadi.
Menurut Jumadi, Bupati Madiun selaku kepala daerah telah menyampaikan laporan kinerja pembangunan dan penggunaan anggaran selama tahun 2024 kepada DPRD. Selanjutnya, menjadi tugas DPRD untuk membahas laporan tersebut secara internal sesuai dengan tata tertib, lalu memberikan catatan strategis dan rekomendasi guna perbaikan kebijakan di masa mendatang.
“Hasil pelaksanaan kegiatan pada tahun 2024 telah disampaikan melalui dokumen LKPJ Kepala Daerah. DPRD berkewajiban memberikan catatan strategis dan rekomendasi guna perbaikan kebijakan pemerintah daerah ke depan,” ujar Jumadi saat membacakan rekomendasi Pansus di ruang paripurna.
Ia juga menyoroti kondisi ekonomi makro Kabupaten Madiun yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi, seiring dengan ketidakstabilan ekonomi nasional dan global.
“Perkembangan ekonomi global yang tidak menentu tentu memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Penurunan pertumbuhan ekonomi di bawah 5% pada tahun terakhir tentu perlu dievaluasi secara menyeluruh,” tambahnya.

Dalam laporan tersebut, beberapa indikator kinerja strategis tercatat belum mencapai target. Di antaranya:Pertumbuhan ekonomi: Target 4,87%, realisasi 4,69% (status: tidak tercapai). Penurunan angka kemiskinan: Target 10,19%, realisasi 10,63% (status: tidak tercapai).
“Indikator-indikator yang belum mencapai target perlu dianalisis lebih lanjut. Oleh karena itu, pelaksanaan program dan kegiatan terkait target indikator tahun 2024 harus dievaluasi efektivitasnya, baik dari segi kualitas, jenis kegiatan, maupun alokasi anggarannya,” tegas Jumadi.
Usai rapat, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasinya atas catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh DPRD.
“Insyaallah, ke depan akan kami upayakan semaksimal mungkin untuk mencapai indikator yang belum tercapai. Mohon doanya. Tadi disampaikan ada 11 rekomendasi yang akan segera kami tindak lanjuti. Mudah-mudahan ini menjadi bekal untuk perbaikan kinerja ke depan,” ujar Bupati Hari.
Rapat Paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Mudjono, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, pejabat eksekutif Pemkab Madiun, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Tova Pradana – Sinergia