Berita Terkini
Trending Tags

Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 70
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi polsek pulung saat amankan terduga pelaku pembunuhan pasutri, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kasus tewasnya pasangan suami istri, Kaseno (65) dan istrinya Sarilah (63), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung mereka sendiri, Sukar (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait temuan pasangan lansia yang meninggal dunia di dalam rumah pada Senin (22/09/2025). Unit Reskrim bersama Polsek Pulung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita mendapat laporan orang meninggal dunia, TKP di dalam rumah. Unit Reskrim dan Polsek datang ke TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti, serta saat ini mengamankan yang diduga pelaku,” kata Imam Mujali.

Menurut keterangan sejumlah saksi, pelaku memang sejak kecil tidak bersekolah dan diketahui mengalami gangguan jiwa. Dugaan keterlibatan Sukar semakin menguat setelah pengakuannya kepada polisi.

“Pengakuan tersangka, dia membunuh ular besar yang masuk ke dalam rumah. Tapi saat kita dalami, keterangan berubah-ubah. Ada yang menyebut menggunakan kayu, ada linggis. Yang jelas, korban mengalami luka di kepala bagian belakang akibat benda tumpul,” jelas Imam.

Kedua korban ditemukan dalam posisi telentang menengadah, dengan tubuh ditelungkupi pasir serta ditutup kain sarung. Dari hasil pemeriksaan awal, luka di kepala tampak pada bagian belakang baik di tubuh Kaseno maupun Sarilah.

Imam menambahkan, penyelidikan sementara menunjukkan korban terakhir kali bertemu kerabatnya pada Senin pagi. Diduga kuat, kejadian pembunuhan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saat ini Satreskrim masih mendalami motif pelaku dan menunggu hasil identifikasi medis untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Libur Idul Adha 1446 H, Jalan Tol Madiun Alami Kenaikan Laju Kendaraan Mencapai 4,5%

    Libur Idul Adha 1446 H, Jalan Tol Madiun Alami Kenaikan Laju Kendaraan Mencapai 4,5%

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Momen libur panjang Hari Raya Idul Adha 2025, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mengoptimalkan seluruh layanan operasional di ruas Tol Ngawi–Kertosono. Upaya ini dilakukan guna memastikan kelancaran arus kendaraan serta menjamin kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan tol. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, menyampaikan bahwa lonjakan volume lalu […]

    Bagikan
  • Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    Inspektorat Turun Gunung Audit Desa Dempelan Soal Pengelolaan Dana PADes

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Desakan warga terkait dugaan penyimpangan dana desa di Dempelan berujung pada langkah audit oleh Inspektorat Kabupaten Madiun. Tim auditor dijadwalkan turun dalam waktu dekat setelah menerima surat permohonan resmi dari Pj Kepala Desa Dempelan. Inspektur Kabupaten Madiun Joko Lelono menegaskan pihaknya telah menyiapkan surat perintah tugas. “Insyaallah Senin tim sudah […]

    Bagikan
  • Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    Satpol PP Ponorogo Tertibkan PKL yang Gunakan Trotoar untuk Berjualan

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Ponorogo menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar, Kamis (03/07/2025). Penertiban dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol, seperti Jalan Urip Sumoharjo, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Gajah Mada, Jalan Panglima Sudirman, dan Jalan Diponegoro. Kepala Satpol PP Ponorogo, Eko Edi […]

    Bagikan
  • Tabrakan Dua Motor di Pertigaan Totog Maospati, Tiga Orang Luka-Luka 

    Tabrakan Dua Motor di Pertigaan Totog Maospati, Tiga Orang Luka-Luka 

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur Magetan–Madiun, tepatnya di pertigaan Totog, Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati, Kamis (9/4/2026) sore. Insiden yang melibatkan dua sepeda motor itu mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan kedua kendaraan rusak parah. Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AE 2752 NQ yang dikendarai MG (18), […]

    Bagikan
  • Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    Mantan Mantri BRI Jadi Tersangka Kasus Kredit Fiktif, Kejaksaan Temukan Dugaan Sindikat

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kejaksaan Negeri Ponorogo akhirnya menetapkan satu orang tersangka dalam kasus kredit fiktif di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Pasar Pon, Kecamatan Kota Ponorogo. Tersangka berinisial SPP (32), merupakan warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, dan diketahui pernah bekerja sebagai Account Officer atau Mantri di unit BRI tersebut. Penetapan tersangka dilakukan pada […]

    Bagikan
  • Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    Bendungan Kedungrejo Ambrol, 1.400 Hektar Sawah di Madiun Terancam Kekeringan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Bendungan Kedungrejo di Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, mengalami kerusakan parah setelah bangunan pengendali aliran air tersebut ambrol pada Jumat (27/3/2026). Kondisi diperparah dengan longsornya tebing di sekitar bendungan pada Selasa (31/3/2026) dini hari. Kerusakan ini menyebabkan aliran air irigasi dari Sungai Jeroan terhenti, sehingga ribuan hektare lahan pertanian di dua kecamatan […]

    Bagikan
expand_less