Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Hasil Penyelidikan Pasutri di Pulung Dibunuh Anaknya dengan Benda Tumpul

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
  • visibility 176
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Polisi polsek pulung saat amankan terduga pelaku pembunuhan pasutri, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kasus tewasnya pasangan suami istri, Kaseno (65) dan istrinya Sarilah (63), warga Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, mulai menemukan titik terang. Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan adalah anak kandung mereka sendiri, Sukar (30), yang diketahui mengalami gangguan jiwa.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pihaknya menerima laporan terkait temuan pasangan lansia yang meninggal dunia di dalam rumah pada Senin (22/09/2025). Unit Reskrim bersama Polsek Pulung langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kita mendapat laporan orang meninggal dunia, TKP di dalam rumah. Unit Reskrim dan Polsek datang ke TKP, melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti, serta saat ini mengamankan yang diduga pelaku,” kata Imam Mujali.

Menurut keterangan sejumlah saksi, pelaku memang sejak kecil tidak bersekolah dan diketahui mengalami gangguan jiwa. Dugaan keterlibatan Sukar semakin menguat setelah pengakuannya kepada polisi.

“Pengakuan tersangka, dia membunuh ular besar yang masuk ke dalam rumah. Tapi saat kita dalami, keterangan berubah-ubah. Ada yang menyebut menggunakan kayu, ada linggis. Yang jelas, korban mengalami luka di kepala bagian belakang akibat benda tumpul,” jelas Imam.

Kedua korban ditemukan dalam posisi telentang menengadah, dengan tubuh ditelungkupi pasir serta ditutup kain sarung. Dari hasil pemeriksaan awal, luka di kepala tampak pada bagian belakang baik di tubuh Kaseno maupun Sarilah.

Imam menambahkan, penyelidikan sementara menunjukkan korban terakhir kali bertemu kerabatnya pada Senin pagi. Diduga kuat, kejadian pembunuhan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB.

“Saat ini Satreskrim masih mendalami motif pelaku dan menunggu hasil identifikasi medis untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    Heboh Teror “Pocong Begal” di Ngawi, Polisi Pastikan Hoaks Tapi Minta Warga Tetap Waspada

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Kabupaten Ngawi sempat dibuat resah oleh beredarnya foto dan pesan berantai di media sosial maupun grup percakapan WhatsApp yang menyebut adanya aksi teror “pocong jadi-jadian” bersenjata tajam yang berkeliaran pada malam hingga dini hari. Informasi tersebut dengan cepat menyebar dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, […]

    Bagikan
  • Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

    Banjir Meluas, 4 KA Lintasi Daop 7 Madiun Batal Berangkat, 4 KA Terlambat

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Banjir yang menggenangi jalur kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang berdampak pada perjalanan KA di wilayah KAI Daop 7 Madiun. Akibat banjir yang makin meluas, PT KAI melakukan sejumlah pembatalan dan rekayasa perjalanan sejumlah KA jarak jauh. Daop 7 Madiun mencatat sebanyak 4 KA terpaksa […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

    Pemkot Madiun Siapkan Madiun Apps, Transformasi Pemerintah Digital Berbasis Kebutuhan Warga

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai mengarahkan transformasi digital pemerintahan agar semakin berpusat pada kebutuhan masyarakat. Melalui Forum Pemerintah Digital (PemDi), Pemkot Madiun menyiapkan integrasi layanan dalam satu ekosistem digital yang ditargetkan berkembang hingga 2030. Forum Pemerintah Digital digelar di Gedung GCIO Kota Madiun, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran organisasi perangkat […]

    Bagikan
  • Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

    Emak-Emak Ponorogo Putar Otak, Harga Sayur hingga Bapokting Naik di Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Memasuki awal Ramadan 1447 Hijriah, kenaikan harga sejumlah bahan pokok dan penting (bapokting) mulai dirasakan masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Lonjakan harga paling terasa terjadi pada komoditas sayur mayur, bumbu dapur, hingga produk peternakan. Berdasarkan pantauan di Pasar Legi Ponorogo, Jumat (20/2/2026), sejumlah kebutuhan dapur mengalami kenaikan bertahap sejak sepekan terakhir menjelang […]

    Bagikan
  • Diduga Ulah Orang Tak Bertanggung Jawab, Lahan Tebu Seluas 2 Hektare di Plunturan Ponorogo Terbakar

    Diduga Ulah Orang Tak Bertanggung Jawab, Lahan Tebu Seluas 2 Hektare di Plunturan Ponorogo Terbakar

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Lahan tebu seluas kurang lebih dua hektare di Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, terbakar pada Rabu (5/8/2026) malam. Api mulai terlihat sekitar pukul 19.30 WIB dan sempat membesar akibat tiupan angin. Kebakaran tersebut terjadi di lahan bengkok Kepala Desa Plunturan yang disewakan kepada Parmon, warga Kecamatan Jenangan. Api membakar sisa […]

    Bagikan
  • Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    Menjelang Idul Adha, Besek Bambu dari Magetan Makin Dicari

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Menjelang perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, semangat dan aktivitas warga di Desa Durenan, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, meningkat tajam. Desa ini tak sekadar bersiap menyambut hari besar keagamaan, namun juga menunjukkan denyut ekonomi yang hidup lewat sentra UMKM kerajinan anyaman bambunya. Desa Durenan dikenal sebagai penghasil besek, wadah tradisional dari bambu […]

    Bagikan
expand_less