
Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan dengan rutin melakukan servis kendaraan. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor.
Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menegaskan bahwa pemerintah daerah turut berkontribusi dalam upaya menyelamatkan generasi mendatang dari dampak negatif polusi.
“Ini adalah bentuk sumbangsih pemerintah dalam menyelamatkan masa depan. Kendaraan bermotor adalah salah satu penyumbang efek dari pemanasan global,” kata Purnomo dalam pernyataan resminya pada Selasa (30/4/2025).
Ia menjelaskan bahwa emisi dari kendaraan mengandung zat-zat berbahaya seperti karbon dioksida, hidrokarbon, dan nitrogen oksida. Zat-zat ini, lanjutnya, tidak hanya mencemari udara, tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit serius seperti gangguan jantung, paru-paru, hingga kanker otak.
Karena itu, Purnomo mengajak masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pembakaran, agar emisi gas buang tetap dalam batas aman.
“Kalau kendaraan dirawat dengan baik, tidak hanya lebih aman di jalan, tetapi juga membantu menurunkan tingkat polusi udara,” jelasnya.
Saat ditanya soal langkah konkret pemerintah daerah dalam pengurangan emisi, Purnomo menyatakan bahwa pihaknya mengikuti kebijakan pemerintah pusat, termasuk kemungkinan adopsi kendaraan listrik di masa mendatang.
“Peralihan ke kendaraan listrik itu butuh kajian mendalam. Kami mengikuti regulasi pusat agar kebijakan daerah tetap sejalan dan tidak tumpang tindih,” imbuhnya.
Upaya ini sejalan dengan komitmen nasional untuk menekan emisi karbon dan memperbaiki kualitas udara di seluruh wilayah Indonesia. Pemkab Madiun berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan bisa menjadi bagian dari gerakan bersama menuju masa depan yang lebih bersih dan sehat.
Tova Pradana – Sinergia