Berita Terkini
Trending Tags

Atap Lapuk hingga Bocor, Empat Pasar Tradisional di Kabupaten Madiun Butuh Revitalisasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • visibility 312
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi salah satu Pasar Tradisional yang memprihatinkan membutuhkan revitalisasi, Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kondisi fisik sejumlah pasar tradisional milik Pemerintah Kabupaten Madiun kian memprihatinkan. Kerusakan bangunan, terutama pada bagian atap yang telah lapuk, menyebabkan kebocoran dan mengganggu aktivitas jual beli para pedagang maupun pengunjung pasar.

Salah satu pembeli di Pasar Dolopo mengatakan keprihatinan jika melihat pasar sebagai pusat perekonomian tapi terkesan kumuh dan tidak tertata, apalagi banguna yang sudah lama tak diperbaiki kian bocor. 

“Kalo belanja disini kadang harus hati-hati lihat banyak atapnya yang sudah tua, apalagi kalau hujan bocor dimana mana airnya” ucap Nur Rahayu

Data Dinas Perdagangan Kabupaten Madiun mencatat, sedikitnya empat pasar tradisional mengalami kerusakan cukup serius dan membutuhkan penanganan melalui program revitalisasi. Pasar-pasar tersebut yakni Pasar Sayur Caruban, Pasar Caruban Baru, Pasar Dolopo, dan Pasar Pagotan.

“Kerusakan rata-rata terjadi pada atap bangunan yang sudah termakan usia. Saat hujan turun, air kerap merembes masuk ke area los dan kios pedagang.” ucap Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun Indra Setyawan.

Image Not Found
Pasar Tradisional Dolopo Baru. Foto : Tova-Sinergia

Kondisi ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi merusak barang dagangan serta menurunkan minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

Situasi tersebut mendapat perhatian dari Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono. Ia menilai perbaikan dan revitalisasi pasar tradisional menjadi kebutuhan mendesak, mengingat pasar merupakan pusat perputaran ekonomi rakyat.

“Ya, nanti kita akan coba cari terobosan-terobosan ke kementerian. Supaya tahu siapa tahu ada program dari pusat yang bisa dibawa ke Kabupaten Madiun. Itu juga menjadi prioritas kami ke depan,” kata Fery.

Image Not Found
Pasar Tradisional Umum Caruban. Foto : Tova-Sinergia

Menurutnya, DPRD bersama pemerintah daerah akan berupaya membuka akses pendanaan dari pemerintah pusat guna mempercepat revitalisasi pasar. Langkah tersebut dinilai penting agar pasar tradisional tetap mampu bersaing, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Madiun masih melakukan pemetaan tingkat kerusakan dan kebutuhan anggaran untuk revitalisasi pasar-pasar tersebut. Revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi pasar tradisional sebagai penggerak ekonomi lokal.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    Polres Ponorogo Tangkap Dua Pelaku Pencurian Bermodus Pecah Kaca Mobil

    • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kepolisian Resor (Polres) Ponorogo berhasil mengamankan dua tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat) bermodus pecah kaca mobil. Kedua tersangka yakni RS (47), warga Bekasi, dan ABT (54), warga Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, dalam konferensi pers yang digelar Selasa siang (10/6/2025), mengungkapkan tempat […]

    Bagikan
  • Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    Momen HUT ke-80 Kemerdekaan RI, KA BIAS Kini Beroperasi Caruban – Bandara Adi Soemarmo

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi mengoperasikan Kereta Api Bandara Internasional Adi Soemarmo (KA BIAS) relasi Caruban– Bandara Adi Soemarmo pulang-pergi pada Minggu (17/08/2025). Perjalanan perdana KA BIAS diberangkatkan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Vice President […]

    Bagikan
  • Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

    Usai dilantik, Ini Target dari DPD PKS Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepengurusan Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Madiun resmi terbentuk dalam Musyawarah Daerah (Musda) Sabtu (6/7/2025). Hasta Hadiwiguna resmi diangkat sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) DPD PKS Kota Madiun untuk masa bakti 2025/20230. Sementara, posisi Sekretaris DPD diemban oleh Edo Rahadi Permana dan Bendahara dipegang […]

    Bagikan
  • Lagi, Petani di Madiun Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik

    Lagi, Petani di Madiun Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sarno (61) warga Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ditemukan tewas di area persawahan setelah tersengat aliran listrik dari jebakan tikus. Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, korban diduga terpeleset ketika hendak menanam padi di sawah milik warga bernama Supriyono. Menurut […]

    Bagikan
  • Populasi Ikan Dewa di Telaga Sarangan Merosot Tajam, Pemkab Magetan Tunda Penebaran Benih Baru

    Populasi Ikan Dewa di Telaga Sarangan Merosot Tajam, Pemkab Magetan Tunda Penebaran Benih Baru

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya konservasi ikan dewa (Tor soro) di Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, menghadapi tantangan serius. Populasi ikan endemik yang dikenal memiliki nilai ekonomi tinggi itu terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Dari sekitar 10 ribu benih yang ditebar pada 2019, kini diperkirakan hanya tersisa sekitar 20 persen. Penurunan populasi tersebut menjadi perhatian […]

    Bagikan
  • Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    Penutup Drainase Banyak Dicuri, Pemkab Magetan Geram dan Tempuh Langkah Hukum

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian besi penutup drainase di sejumlah ruas jalan di Kabupaten Magetan menjelang Hari Raya Idulfitri memicu keprihatinan pemerintah daerah. Selain merugikan keuangan daerah, hilangnya fasilitas umum tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Besi penutup drainase yang hilang merupakan bagian dari infrastruktur jalan yang dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan […]

    Bagikan
expand_less