Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Wali Kota Maidi Genjot Penurunan Angka Kemiskinan, Minta Lurah Turun Cek Warga

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Gedung Graha Krida Praja,
Foto : Kris/Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Angka kemiskinan di Kota Madiun dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan. Namun, hal itu tetap menjadi atensi Pemerintah Kota Madiun untuk terus mengoptimalkan program daerah dalam pengentasan kemiskinan.

Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, angka kemiskinan yang tercatat pada Maret 2025 sebesar 3,89 persen. Jumlah penduduk miskin mengalami penurunan 880 jiwa dan 7.840 jiwa. Jumlah itu turun dibandingkan tahun 2024 yang diangka 4,38 persen.

Meski turun, Wali Kota Madiun, Maidi meminta seluruh Lurah dan Camat untuk terjun ke masyarakat. Hal itu guna melakukan pendataan secara tepat jumlah penduduk miskin.

“Angka kemiskinan harus turun. Sudah kita buat beberapa program mulai dari sektor pendidikan, bantuan, hingga JKK-JKM (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian),” ujarnya usai Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Gedung Graha Krida Praja, Selasa (30/12/2025).

Dengan terjun ke masyarakat, lanjut Maidi, Pemkot Madiun akan mendapatkan data by nama by address. Selain itu, kelurahan maupun kecamatan dapat melakukan pemetaan monografi wilayahnya.

“Kalau pegang data jadi kita bisa melakukan intervensi dengan tepat sasaran. Makanya Lurah harus bergerak. Saya tekankan dia harus tahu mappingnya kelurahan, yang miskin berapa, stunting berapa, pengangguran berapa. Supaya bisa di sinkorinisasi antar dinas untuk mengambil kebijakan di RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah),” tekannya.

Lebih lanjut, Pemkot juga akan menggandeng para investor dalam pengentasan kemiskinan. Sehingga, tidak hanya membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Madiun. Salah satunya mendorong investor untuk mendukung Pro JKK-JKK pekerja formal ataupun informal.

“Jadi investor tidak hanya menyerap tenaga lokal, tetapi juga bisa mendukung program asuransi Pro JKK-JKM. Jadi ketika tulang punggung keluarga meninggal itu keluarga yang ditinggalkan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 172 juta. Juga beasiswa bagi 2 orang anaknya. Jadi itu bisa mengatasi kemiskinan kedepannga,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun, Abdul Azis mengungkapkan garis kemiskinan di Kota Madiun mengalami kenaikan 2025 diangka Rp. 666.730 dibandingkan 2024 sebesar Rp. 637.838. Bahkan, Indeks Keparahan juga mengalami penurunan dari 0,09 di tahun 2024 menjadi 0,05 di tahun 2025.

“Artinya program yang selama ini dalam rangka pengentasan kemiskinan di Kota Madiun cukup efektif dan lebih bagus dan mulai bergerak tidak hanya sekedar intervensi tetapi juga mulai perbaikan,” terang Abdul Azis.

Lebih lanjut, keabsahan data menjadi titik krusial untuk melakukan intervensi. Pemkot perlu lebih memperhatikan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Inilah yang Pemerintah Kota Madiun yang harus mulai dipelihara dengan baik, di-update secara terus-menerus supaya intervensi program kebijakan pemerintah Kota Madiun tepat sasaran,” ujarnya.

Disisi lain, program bantuan kepada warga miskin juga perlu diperhatikan. Hal itu agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Nah, itu tepat sasaran, tepat waktu dan tepat bantuannya. Tidak sekedar memberi bantuan saja tetapi bantuan apa yang tepat untuk masing-masing individu rumah tangga. Bukan hanya sekedar beras, sekedar minyak goreng saja tetapi mungkin bantuan-bantuan lainnya seperti pemberdayaannya supaya mereka naik,” pungkasnya.(Kris).

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    Tanah Gerak di Saradan Madiun Kian Parah, 4 Rumah Terancam dan Jalan ke Caruban Nyaris Putus

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah rumah warga di Desa Sumberbendo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terancam roboh akibat pergerakan tanah yang kian parah. Selain merusak permukiman, retakan juga muncul di jalan penghubung antar desa dan mengancam akses warga menuju Caruban. Peristiwa tanah bergerak itu terjadi di RT 17 Desa Sumberbendo. Gerakan tanah sebenarnya sudah […]

    Bagikan
  • Kios Pasar Burung Disatroni Maling, 7 Burung Kicau Raib

    Kios Pasar Burung Disatroni Maling, 7 Burung Kicau Raib

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satu kios di Pasar Burung Sri Jaya Kota Madiun disatroni maling. Kios milik Yatimin (56) dalam kondisi berantakan saat dibuka pada Sabtu (22/03/2025) siang. Kondisi sangkar burung juga sudah tidak berada di tempatnya. “Awal ketahuan pas buka kios jam 11.00. Tahu-tahu buka kios sudah berantakan. Perkiraan lewat pintu belakang malingnya,” […]

    Bagikan
  • Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    Kartini Zaman Now, Sosok Kowad  Sertu (K) Mira Martika Sukses Peternak Sapi Perah

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Malang – Sertu (K) Mira Martika yang kesehariannya bertugas di Koramil 15/Gandusari, jajaran Kodim 0808/Blitar, dikenal sebagai salah satu peternak sapi perah sukses di Kabupaten Malang. Berkat ketekunan dan kegigihannya, sapi perah milikinya sekarang mencapai 30 ekor. Mira menyebut, usaha yang digeluti bersama suaminya, Helmi Cahyo Candra Kirana, belajar dari mertuanya yang telah […]

    Bagikan
  • 13 Tahun Berkuasa, Sekda Ponorogo Tumbang Usai OTT KPK! 

    13 Tahun Berkuasa, Sekda Ponorogo Tumbang Usai OTT KPK! 

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Setelah lebih dari satu dekade menduduki kursi Sekretaris Daerah (Sekda), masa jabatan Agus Pramono akhirnya berakhir. Pergantian ini terjadi setelah kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi pada November tahun lalu, yang turut menyeret sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, termasuk Bupati Non Aktif Sugiri Sancoko. […]

    Bagikan
  • 13 Hari Menanti, Jenazah Taruno Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Kare Madiun

    13 Hari Menanti, Jenazah Taruno Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Pulang ke Kare Madiun

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Setelah 13 hari menunggu kabar, keluarga akhirnya bisa memeluk kepulangan Taruno Hidayat (46), meski dalam sebuah peti jenazah. Tangis pecah saat peti jenazah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 itu tiba di kampung halamannya, Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9/2026). Peti jenazah yang diangkut menggunakan ambulans tiba di Masjid […]

    Bagikan
  • HUT ke-530, Ketua DPRD Ponorogo Akui Pembangunan Masih Perlu Dibenahi

    HUT ke-530, Ketua DPRD Ponorogo Akui Pembangunan Masih Perlu Dibenahi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan selama ini. Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan usia 530 tahun harus menjadi pijakan untuk melihat kembali berbagai program yang telah dijalankan sekaligus menyusun langkah perbaikan untuk pembangunan ke depan. Hal itu disampaikan […]

    Bagikan
expand_less