Berita Terkini
Trending Tags

Relokasi Pasar Hewan, Ini Jeritan Supartini, Tukang Pijat Lansia di Totog Maospati Terancam Tergusur

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tukang Pijat Lansia di Totog Maospati Terancam Tergusur, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Rencana pemindahan Pasar Hewan Pahingan Maospati ke area belakang Puskesmas Maospati, Kelurahan Maospati, Kabupaten Magetan, menyisakan sejumlah pertanyaan dan kekhawatiran dari warga yang terdampak. Sekitar 23 bangunan yang telah lama ditempati oleh 18 kepala keluarga (KK) di kawasan Totog terancam dibongkar seiring dengan pemanfaatan lahan oleh pemerintah setempat.

Program relokasi yang diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Magetan ini beriringan dengan rencana penataan lahan milik Pemkab Magetan oleh Kelurahan Maospati, yang akan dijadikan area parkir dan deretan ruko. Namun, prosesnya belum sepenuhnya memberi kejelasan bagi warga yang telah menghuni lahan tersebut selama puluhan tahun.

Salah satu warga, Supartini (68), mengaku masih bingung dengan rencana relokasi ini. Perempuan lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat ini kini tinggal bersama tiga cucunya yang masih duduk di bangku sekolah.

“Katanya sudah pasti akan direlokasi, tapi saya belum tahu akan tinggal di mana. Rencana sementara ikut saudara, tapi cucu-cucu saya masih kecil dan membutuhkan biaya sekolah. Anak-anak saya sudah tiada, jadi hanya mereka yang saya punya,” tutur Supartini.

Supartini mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui adanya kompensasi relokasi sebesar Rp2 juta setelah menghadiri pertemuan di balai kelurahan, itupun setelah beberapa kali pertemuan yang dilakukan sebelumnya. 

“Saya datang setelah beberapa kali pertemuan digelar. Saat hadir, saya dan beberapa warga diminta tanda tangan, dan dikabarkan akan menerima dana kompensasi,” ujarnya.

Di tengah kondisi kesehatan yang semakin menurun akibat sakit jantung, Supartini kini tak lagi sanggup melayani pijat orang dewasa seperti dulu. Pendapatan hariannya pun menurun drastis. Ia mengaku harus menjual sepeda motor dan barang-barang rumah tangga demi memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan ke RSUD dr. Soedono Madiun yang rutin ia jalani.

“Sekali ke rumah sakit bisa habis Rp200 ribu untuk transportasi dan makan. Alhamdulillah masih terbantu BPJS, tapi kalau obat tidak tersedia, saya harus beli sendiri. Sekarang, untuk bertahan, saya hanya bisa menjual barang-barang di rumah,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pasar Disperindag Magetan, Kiki Indriani, menjelaskan bahwa relokasi pasar hewan memang direncanakan di kawasan sekitar Totog, namun bukan di lokasi yang kini ditempati warga.

“Lahan yang digunakan adalah milik daerah dan berada di bawah kewenangan Kelurahan Maospati. Kami dari Disperindag hanya bertugas memindahkan pasar hewan ke lokasi baru. Soal pembongkaran bangunan warga menjadi kewenangan kelurahan,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga opsi lokasi relokasi pasar, dan area di sekitar Totog dinilai paling memungkinkan secara teknis. Pembangunan pasar hewan baru ditargetkan rampung tahun ini.

Meski demikian, warga berharap pemerintah hadir lebih utuh dalam proses ini, tidak hanya soal teknis dan target penyelesaian proyek, tetapi juga memberikan kepastian dan perlindungan bagi warga terdampak, khususnya mereka yang rentan secara sosial dan ekonomi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    Kaesang Pangarep Terpilih Ketum PSI, Bagus Panuntun Ditunjuk Jadi Tim Formatur DPP PSI

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Solo – Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memunculkan nama Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI periode 2025-2030. Tidak hanya itu, Wakil Wali Kota Madiun yang juga Ketua DPW PSI Jawa Timur, Bagus Panuntun, resmi ditunjuk sebagai anggota tim formatur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI. Penunjukan ini diumumkan dalam acara pengumuman hasil e-voting di […]

    Bagikan
  • Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    Warga Tanjungsepreh Protes Jalan Rusak, Tolak Truk ODOL Angkut Tanah Urug Melintas

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Puluhan warga Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menggelar aksi protes atas kerusakan parah Jalan Cempaka, Rabu (04/06/2025). Warga menolak keras truk over dimension over loading (ODOL) bermuatan tanah urug melintas di jalan desa mereka. Dalam aksinya, warga membentangkan spanduk bertuliskan: “Truk Over Dimensi Over Loading (ODOL) Muatan […]

    Bagikan
  • Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Bakti Sosial untuk Warga Madiun

    Peringati HUT ke-62, Korem 081/DSJ Gelar Bakti Sosial untuk Warga Madiun

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62, Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) menggelar kegiatan bakti sosial berupa donor darah dan pembagian bantuan sosial (Bansos). Acara berlangsung di Joglo Jenderal Sudirman, Makorem 081/DSJ, Jalan Pahlawan No. 50 Kota Madiun pada Kamis (20/11/2025). Komandan Korem (Danrem) 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, menyampaikan […]

    Bagikan
  • Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    Tiga Sekolah di Lembeyan Belum Pernah Menerima MBG, Wali Murid Pertanyakan Pemerataan Program

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah bergulir hampir satu tahun di Kabupaten Magetan ternyata belum dirasakan oleh sejumlah sekolah di Kecamatan Lembeyan. Setidaknya TK Tapen, SDN 1 Tapen, dan SDN 2 Tapen masih belum pernah menerima distribusi MBG hingga akhir Januari 2026. Temuan tersebut terungkap berdasarkan pantauan lapangan dan keluhan […]

    Bagikan
  • Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kartoharjo Polres Madiun Kota menerima pengaduan laporan anak hilang pada Jum’at (26/12/2025) malam. Korban FHA meninggalkan rumah sejak Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Gadis 13 tahun itu selama ini tinggal bersama Asri Sukmajati (36) bibinya dan Sri Darwati (68) sang nenek di Jalan Mandalasari 21 […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    Pasar Hewan Parang Bakal Direlokasi, Terdampak Pengembangan Sirkuit Parang

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan terus mengkaji rencana relokasi Pasar Hewan Parang yang saat ini berada di sisi area Sirkuit Parang. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, bersama dinas terkait, melakukan peninjauan lapangan pada Selasa (03/06/2025) untuk menentukan lokasi baru yang paling tepat dan strategis. “Kenapa perlu dipindah? Karena lokasinya saat ini berada […]

    Bagikan
expand_less