Berita Terkini
Trending Tags

Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. MAGETAN – Aksi gerombolan pemuda misterius dibongkar Tim buser dari Polres Magetan. Hasilnya, para pelaku pengeroyokan terhadap dua pemuda, ditetapkan tersangka bahkan ada yang masih dibawah umur.

Kapolres Magetan AKBP Satria Permana menuturkan, peristiwa pertama terjadi pada Jumat malam (20/12/2024) sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Raya Lembeyan Kawedanan, masuk Desa Lembeyan Kulon.

Dalam TKP tersebut, pihaknya menangkap 5 tersangka, yakni tiga pelaku usia dewasa inisial AAM, KWA, dan RBZ, serta dua anak di bawah umur inisial RIW dan FA.

“Tersangka diduga terlibat pembacokan, hingga menimbulkan korban seorang anak luka serius pada tangan dan harus menerima 12 jahitan,” ujar AKBP Satria Permana, Rabu (01/01/2025).

Beberapa jam setelah insiden pertama, tepatnya pada Sabtu dini hari (21/12/2024) aksi serupa terjadi di sebuah warung mie ayam di Desa Pupus, Kec Lembeyan.

Dua tersangka usia dewasa yang diamankan, ST dan MM, diduga mengeroyok seorang anak hingga sampai terluka bagian telinga.
“Setelah itu mereka juga merusak sepeda motor milik korban,” imbuhnya.

Tak cukup sampai disitu, Aksi kekerasan berlanjut pada Minggu dini hari (22/12/2024), di jalan raya Desa Joketro, Kec Parang.

Dua pelaku anak, DS dan RR, diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban mengalami luka di pelipis hingga kaki.

“Kasus ini menjadi pelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah anak-anak terlibat dalam tindakan kriminal,” ucapnya.

Pihaknya memastikan penegakan hukum dilakukan secara maksimal, guna memberikan efek jera kepada pelaku serta melindungi hak anak-anak.

“Kami menerapkan Pasal 80 dan Pasal 170, UU Nomor 35 Tahun 2014, tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman paling lama 2 tahun 6 bulan penjara,” pungkasnya.

Sinergia Mediatama

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    Produksi Beduk di Magetan Anjlok 90 Persen, Pengrajin Terpaksa Turunkan Harga

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia Magetan – Usaha pembuatan beduk di Kabupaten Magetan tengah menghadapi masa paling berat dalam hampir tiga dekade terakhir. Produksi beduk yang biasanya meningkat menjelang bulan Ramadan, justru anjlok hingga 90 persen dibanding tahun sebelumnya. Seperti yang dialami Apung, pengrajin beduk asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Maospati, yang sudah menekuni kerajinan tersebut sejak 1997. Ia menyebut […]

    Bagikan
  • Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    Rem Blong Saat Turuni Jalur Ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu, Pesepeda Terlempar ke Arah Hutan

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jalur ekstrem Sarangan–Cemoro Sewu kembali menelan korban. Kali ini, bukan pengendara motor atau sopir bus, melainkan seorang pesepeda yang kehilangan kendali saat melintasi turunan tajam di kawasan lereng Gunung Lawu. Korban diketahui bernama Widi Suprayitno (37), warga asal Magetan, yang saat itu mengikuti kegiatan gowes bersama komunitasnya pada Minggu pagi (22/6/2025). […]

    Bagikan
  • DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    DPRD dan Pemkot Madiun Bahas Soal Pemangkasan Dana Transfer Rp. 168 Miliar

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 Kota Madiun menghadapi tantangan besar. Pemerintah pusat berencana memangkas alokasi transfer keuangan daerah (TKD) hingga sekitar Rp168 miliar. Wakil Ketua DPRD Kota Madiun Istono menyampaikan, hingga saat ini Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) belum menggelar pertemuan […]

    Bagikan
  • Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur Play Button

    Belasan Tahun Diisolasi, Dua ODGJ di Jambon Dirujuk ke RSJ Menur

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Belasan tahun hidup di balik jeruji besi akhirnya berakhir bagi dua Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Desa Sendang, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Dua warga yang selama ini diisolasi oleh keluarga karena alasan keselamatan kini telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya, untuk menjalani perawatan lanjutan. Pengalaman […]

    Bagikan
  • Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

    Alokasi Pupuk Subsidi Di Kabupaten Madiun Tahun 2025 Kurang Dari Pengajuan 

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Kabupaten Madiun pada tahun 2025 ini mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat. Namun demikian jumlah alokasi pupuk lebih sedikit yang diterima petani dibanding tahun lalu.  “Sebenarnya untuk besaran alokasi pupuk subsidi tahun ini sama dengan tahun lalu, hanya luasannya yang bertambah sehingga penerimaan di petani bakal berkurang,” […]

    Bagikan
  • 55 Dapur MBG di Kabupaten Madiun Belum Kantongi PBG dan SLF, Bupati: SOP Harga Mati

    55 Dapur MBG di Kabupaten Madiun Belum Kantongi PBG dan SLF, Bupati: SOP Harga Mati

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menemukan masih rendahnya kepatuhan administrasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari 55 dapur yang sudah beroperasi, belum satu pun mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Surat Laik Fungsi (SLF). Temuan itu terungkap dalam hasil monitoring dan evaluasi (monev) Pemkab Madiun terhadap […]

    Bagikan
expand_less