Kamis, 22 Okt 2026
Trending Tags

Pengelola Tambang Sayutan Klaim Kantongi Izin Lengkap, Aktivitas Saat Ini Baru Pembukaan Akses

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 191
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pengelola tambang Sayutan klaim seluruh kegiatan telah mengantongi izin resmi. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Polemik tambang galian C di Dusun Jeruk, Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, masih berlanjut. Di tengah tuntutan warga yang meminta aktivitas tambang dihentikan total, pihak pengelola mengklaim seluruh kegiatan telah mengantongi izin resmi dan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Tim kerja CV Persada Tunggal Abadi, Sicuanto, mengatakan proses perizinan tambang telah dimulai sejak 2021 dan baru memperoleh izin operasi produksi pada 2025. Hal itu setelah melalui berbagai tahapan administrasi, kajian teknis, serta verifikasi dari instansi terkait.

Menurutnya, sebelum izin diterbitkan, perusahaan telah memperoleh kuasa lahan, mengumpulkan persetujuan masyarakat terdampak, serta mendapatkan rekomendasi dari pemerintah desa, BPD, LPM hingga kecamatan sebelum diproses lebih lanjut melalui konsultan perizinan.

“Proses perizinan tambang tidak sederhana. Semua tahapan sudah kami lalui dari bawah hingga tingkat pemerintahan terkait,” ujarnya.

Sicuanto membantah tudingan bahwa tambang tersebut ilegal atau menggunakan dokumen palsu. Ia menegaskan seluruh dokumen telah diverifikasi sebelum izin diterbitkan pemerintah.

Menanggapi keberatan warga terkait sumber mata air, makam, akses jalan, dan kedekatan lokasi dengan permukiman, ia menyebut seluruh aspek tersebut telah menjadi bagian dari kajian dalam proses perizinan.

Ia menjelaskan area tambang dibagi menjadi tiga zona, yakni zona merah yang tidak boleh ditambang, zona kuning untuk penataan lahan dan akses jalan, serta zona biru yang diperbolehkan untuk kegiatan produksi.

Image Not Found
Polemik tambang Sayutan menunggu evaluasi tim terpadu. Foto : Kus-Sinergia

“Yang kami kerjakan saat ini masih di zona kuning, berupa pembukaan akses dan penataan lahan. Belum ada kegiatan produksi maupun penambangan,” katanya.

Menurut dia, lokasi produksi berada di zona biru dengan jarak lebih dari 100 meter dari permukiman warga dan sekitar 300 hingga 400 meter dari sumber mata air sehingga dinilai telah memenuhi ketentuan dalam dokumen perizinan.

Pihak perusahaan juga menegaskan kegiatan yang dilakukan bertujuan menata lahan agar lebih produktif, bukan merusak lingkungan. Bahkan, apabila terdapat tanaman atau lahan warga yang terdampak selama proses pembukaan akses, perusahaan mengaku telah menyiapkan mekanisme ganti rugi.

Terkait gelombang penolakan warga, Sicuanto mengaku heran karena protes besar justru muncul setelah izin resmi diterbitkan. Padahal, komunikasi dan sosialisasi kepada masyarakat telah dilakukan sejak awal proses pengajuan izin.

Meski demikian, perusahaan menyatakan tetap menghormati aspirasi warga dan memilih menunggu hasil evaluasi tim terpadu yang akan diterjunkan pemerintah untuk meninjau lokasi tambang.

Sementara itu, terkait alat berat yang diamankan aparat kepolisian usai aksi warga pada Jumat (5/6/2026), pihak perusahaan menyerahkan sepenuhnya proses tersebut kepada kepolisian.

“Kami menghormati proses yang berjalan dan menunggu hasil evaluasi tim terpadu. Apa pun keputusan yang nantinya diambil pemerintah akan kami hormati,” kata Sicuanto.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Sayutan mendatangi lokasi tambang untuk menagih hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Magetan yang salah satu poinnya meminta aktivitas tambang dihentikan dan alat berat dikeluarkan dari lokasi. Ketegangan sempat terjadi karena alat berat masih berada di area tambang hingga akhirnya dievakuasi aparat kepolisian guna mencegah terjadinya konflik. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    Ditengah Sorotan Publik, Disbudpar Magetan Klaim Kunjungan Wisatawan di Telaga Sarangan Meningkat

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ditengah sorotan publik beberapa waktu ini, Telaga Sarangan kembali menegaskan posisinya sebagai ikon wisata Kabupaten Magetan. Sepanjang 2025, jumlah wisatawan yang datang ke destinasi andalan di lereng Gunung Lawu itu mencapai 1.094.668 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 14 ribu pengunjung dibanding capaian 2024 yang berada di angka 1.080.666 wisatawan. Kepala Bidang […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

    Bulog Madiun Rawat 63 Ribu Ton Beras, Begini Cara Jaga Kualitasnya Tetap Aman

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Perum Bulog Sub Divre Madiun memastikan seluruh stok beras di gudangnya tetap aman dan layak konsumsi meski disimpan selama berbulan-bulan. Melalui perawatan rutin harian, bulanan, dan triwulanan, Bulog menjaga kualitas 63 ribu ton beras yang tersimpan di empat gudang wilayah Madiun dan Ngawi. Kepala Kantor Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, mengatakan […]

    Bagikan
  • DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    DPC PDI Perjuangan Magetan Tegas Menolak Wacana Pilkada Melalui DPRD

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menegaskan penolakannya terhadap wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD. Sikap ini disampaikan oleh Wakil Ketua Pemenangan DPC PDI Perjuangan Magetan, Joko Suyono, dalam keterangan resmi di Kantor DPC pada Sabtu (10/1/2026). Joko menekankan bahwa pilkada merupakan pilar utama demokrasi yang harus tetap berada di tangan […]

    Bagikan
  • Ini Langkah Maidi Atasi Pencemaran Air di Kawasan PSC dan Saluran Sumber Umis

    Ini Langkah Maidi Atasi Pencemaran Air di Kawasan PSC dan Saluran Sumber Umis

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun mengadakan kerja bakti pembersihan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) serta saluran Sumber Umis pada Rabu (09/04/2025). Kegiatan ini merupakan evaluasi pasca lebaran, dengan fokus utama pada kondisi lingkungan sekitar PSC. Pasalnya, kondisi saluran air yang melintasi kawasan PSC […]

    Bagikan
  • Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

    Pemkab Ponorogo Rumuskan Program “Kepo” untuk Kembangkan Ekosistem Wisata

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tengah menyiapkan terobosan baru untuk menumbuhkan ekosistem wisata. Program itu diberi nama Karisma Event Ponorogo atau disingkat Kepo. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, melalui Kepo pihaknya ingin setiap desa mampu menghadirkan event wisata unggulan yang konsisten, kreatif, dan memiliki kekhasan lokal. Karena itu, ia telah meminta Dinas […]

    Bagikan
  • Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    Serapan Anggaran 2025 Disorot DPRD, Pemkab Ponorogo Akui Ada Proyek Tertunda Pasca OTT KPK

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tahun 2025 menjadi sorotan DPRD. Sejumlah program yang tidak terealisasi hingga akhir tahun menyebabkan munculnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kali ini merupakan kelanjutan agenda yang sempat tertunda. DPRD pun membentuk panitia khusus […]

    Bagikan
expand_less