Fun Walk Hari BPR-BPRS Jatim di Madiun Diserbu 10 Ribu Peserta, Perputaran Ekonomi UMKM Ikut Terdongkrak
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 96
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Ribuan warga memadati Alun-alun Reksogati Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (6/6/2026), untuk mengikuti kegiatan Fun Walk yang digelar DPD Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Jawa Timur. Acara yang menjadi puncak peringatan Hari BPR-BPRS Jawa Timur itu berlangsung meriah dengan jumlah peserta mencapai sekitar 10 ribu orang.
Ketua DPD Perbarindo Jawa Timur, Angga Surya Wijaya, bersama Bupati Madiun Hari Wuryanto, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun secara langsung memberangkatkan peserta dari Alun-alun Reksogati.
Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari habisnya 7.000 kupon peserta yang telah disiapkan panitia. Bahkan jumlah warga yang hadir melampaui perkiraan awal hingga mencapai sekitar 10 ribu orang.
Angga Surya Wijaya mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian puncak peringatan Hari BPR-BPRS yang diperingati setiap 21 Mei. Menurutnya, Fun Walk tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antara insan BPR-BPRS dengan masyarakat.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat membanggakan. Kehadiran para peserta menunjukkan semangat kebersamaan yang luar biasa dari keluarga besar BPR-BPRS se-Jawa Timur,” ujarnya.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Madiun yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sekitar 200 direksi dan komisaris BPR-BPRS dari berbagai daerah di Jawa Timur hadir. Mereka berasal dari Madiun, Mojokerto, Jombang, Pasuruan, Probolinggo, Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Malang, Jember, Banyuwangi hingga Bojonegoro.

Menurut Angga, peringatan Hari BPR-BPRS Nasional bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi bentuk komitmen industri BPR-BPRS dalam meningkatkan literasi keuangan, edukasi, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan daerah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menunjukkan bahwa BPR dan BPRS bukan hanya lembaga keuangan, tetapi juga sahabat UMKM, mitra masyarakat, dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Selain menghadirkan ribuan peserta, kegiatan juga melibatkan pelaku UMKM lokal yang membuka lapak di sekitar lokasi acara. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pedagang dan pelaku usaha kecil.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menilai kegiatan yang digelar Perbarindo Jawa Timur mampu menciptakan manfaat ganda. Selain menjadi sarana hiburan dan olahraga masyarakat, acara tersebut turut menggerakkan roda perekonomian lokal.
“Teman-teman Perbarindo bersahabat dengan masyarakat dan UMKM. Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Madiun menyampaikan terima kasih atas atensinya. Jangan khawatir, tahun depan laksanakan lagi Hari BPR di Madiun,” ujar Hari.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, industri perbankan, pelaku UMKM, dan masyarakat terus diperkuat guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.
Melalui kemeriahan Fun Walk yang diikuti ribuan peserta tersebut, Perbarindo Jawa Timur ingin menegaskan keberadaan BPR dan BPRS sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, tumbuh bersama masyarakat, serta berperan aktif dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.(Tov).
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Buyung





