
Sinergia | Kab. Magetan – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Pendopo Surya Graha, Kabupaten Magetan, Jumat (27/06/2025) sore, saat ratusan jemaah haji kloter 51 asal Magetan tiba kembali di tanah air. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran Forkopimda, keluarga, serta kerabat yang telah menanti sejak siang hari.
Sebanyak 337 jemaah haji tiba menggunakan delapan armada bus setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Meskipun sebagian besar dalam kondisi sehat, terdapat beberapa catatan penting terkait kondisi jemaah.
Kasi Pelayanan Haji dan Umrah Kemenag Magetan, Ida Dwi Martini, menjelaskan bahwa satu jemaah asal Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, bernama Sumi Amatredjo (78), meninggal dunia di Arab Saudi.
“Dari total 429 jemaah haji asal Magetan, kloter 51 ini membawa 337 jemaah pulang. Terdapat satu jemaah wafat, dua pulang menggunakan ambulans karena kondisi kesehatan, dan satu lainnya masih dirawat di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya akibat demam tinggi,” terang Ida.
Menurutnya, jadwal kepulangan jemaah haji Magetan lainnya masih akan berlangsung hingga pertengahan Juli 2025. Kloter 55 dijadwalkan tiba Minggu pukul 06.00 WIB, disusul kloter 72 pada 3 Juli, serta kloter 83 dan 97 pada 14 Juli 2025.
Siti Rohmah (63), salah satu jemaah, mengungkapkan rasa syukurnya bisa kembali ke tanah kelahiran dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah bisa kembali ke Magetan dengan selamat dan berkumpul lagi dengan keluarga. Semoga bisa ke Tanah Suci lagi bersama keluarga dan semoga semua yang berhaji tahun ini menjadi haji mabrur,” ujarnya.
Sementara itu, Robingan (57) menceritakan pengalaman spiritualnya yang sangat berkesan selama di Mekkah dan Madinah. Ia mengaku telah menunggu selama 13 tahun untuk bisa berangkat haji.
“Saya sangat terharu bisa menjadi bagian dari jutaan umat Islam dari berbagai negara. Saya dan istri sempat mengalami kendala kesehatan, tapi alhamdulillah semua bisa kami lalui. Saya bahkan sempat mendoakan kesembuhan istri saya yang mengidap sakit jantung,” kisahnya penuh haru.
Menurutnya, meski cuaca di Tanah Suci sangat panas dan kering, semangat menunaikan rukun Islam kelima dan pelayanan yang diberikan petugas haji sangat membantu para jemaah dalam menjalankan ibadah dengan lancar.
“Semoga masyarakat yang berkeinginan berangkat haji segera diberi kesempatan oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Kusnanto – Sinergia