Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Kebakaran di Maospati Magetan Tewaskan Kakek 60 Tahun Penderita Stroke

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
  • visibility 193
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petugas mengevakuasi jasad seorang lansia yang tewas terbakar saat rumahnya di Maospati, Magetan, dilalap api pada Senin (21/7) malam, Foto : Kusnanto

Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah di Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, pada Senin malam (21/7/2025). Insiden memilukan ini menewaskan satu orang penghuni rumah, seorang pria lanjut usia yang diketahui menderita stroke.

Korban bernama Paulus Emanua (60) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah yang terbakar. Warga sempat berusaha menolong, namun kobaran api yang membesar dengan cepat menyulitkan evakuasi.

Kerumunan warga yang memadati lokasi menyulitkan akses kendaraan pemadam kebakaran. Petugas Damkar bersama TNI-Polri berjibaku memadamkan api dan mengevakuasi korban dari dalam rumah yang telah hangus terbakar.

Image Not Found
Petugas Damkar Kabupaten Magetan saat berusaha memadamkan amukan si jago merah.
Senin (21/7) Foto : Kusnanto

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan bersama tim bantuan dari Kota Madiun dan Lanud Iswahjudi diterjunkan ke lokasi. Total, tujuh unit mobil Damkar dikerahkan untuk mengatasi amukan si jago merah.

“Korban ditemukan meninggal di dalam rumah setelah api berhasil dipadamkan,” ujar Dovi Saputra, petugas Damkar Magetan di lokasi kejadian.

Evakuasi jasad korban dilakukan dengan hati-hati. Suhu panas akibat sisa kebakaran membuat jenazah harus berkali-kali disiram air sebelum akhirnya bisa dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dibawa ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk visum.

Adma Imanuel (74), kakak kandung korban, mengatakan bahwa sang adik memang tengah menderita stroke dan tidak mampu bergerak menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

“Saya dan istri sedang nonton bola, tiba-tiba tetangga berteriak ada kebakaran. Begitu saya keluar, api sudah membumbung. Saya langsung minta bantuan tetangga dan hubungi Damkar,” ujar Adma.

Menurutnya, rumah korban memang terpisah dari rumahnya, dan material bangunan yang sebagian besar dari kayu jati membuat api cepat membesar.

“Rumah dari kayu, api cepat menjalar. Bahkan sempat menyambar ke rumah sebelah,” imbuhnya.

Korban tewas telah dievakuasi ke RSUD dr. Sayidiman Magetan untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, petugas kepolisian dari Polsek Maospati dan tim Inafis Polres Magetan telah memasang garis polisi dan mengamankan lokasi kebakaran. Hingga kini, penyebab kebakaran dan nilai kerugian materiil masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

    Pemkab Madiun Galakkan Gerakan Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menggelorakan gerakan tanam cabai sebagai langkah strategis dalam menekan inflasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), salah satu faktor penyebab inflasi di daerah ini adalah kenaikan harga komoditas hortikultura, khususnya cabai rawit. Program ini mulai dicanangkan pada Selasa (25/03/2025). Bupati Madiun Hari Wuryanto menjelaskan harga cabai di […]

    Bagikan
  • Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    Mayat Perempuan Mengambang di Bengawan Madiun Gegerkan Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Kiringan, Kecamatan Takeran, Kabupaten Magetan, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu siang (14/12/2025). Penemuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis. Mayat pertama kali ditemukan oleh Sunaryo, warga setempat yang hendak memancing di sungai tersebut sekitar pukul […]

    Bagikan
  • Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    Kabupaten Madiun Terima Kuota Haji Sebanyak 382 Kursi, 3 Calon Ajukan Penundaan

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun –  Kantor Kementerian Agama Kabupaten Madiun telah mengumumkan kuota jamaah calon haji Sebanyak 382 kursi Tahun 2025. Sebanyak tiga calon jamaah haji (CJH) di Kabupaten Madiun yang dipastikan berangkat tahun ini mengajukan penundaan.  Kepala Kementerian Agama Kabupaten Madiun, Irfan Al Khaidari menyatakan pengajuan penundaan berangkat haji tersebut dikarenakan alasan kesehatan yang […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Salurkan Bansos 198 Lansia Ngebrok dan 110 Disabilitas Triwulan I photo_camera 3

    Jelang Lebaran, Pemkot Madiun Salurkan Bansos 198 Lansia Ngebrok dan 110 Disabilitas Triwulan I

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Sosial menyalurkan bantuan sosial (bansos) triwulan pertama bagi warga lanjut usia kategori lansia ngebrok dan penyandang disabilitas, Senin (16/3/2026). Bantuan tersebut diberikan secara serentak kepada ratusan penerima di Kota Madiun. Seperti penyerahan bagi disabilitas di Kelurahan Nambangan Kidul oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    Cerai Gugat Masih Mendominasi di Magetan di 2025, Banyak TKW Ajukan Perceraian

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 459
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Perkara cerai gugat atau perceraian yang diajukan oleh pihak istri masih mendominasi angka perceraian di Kabupaten Magetan sepanjang 2025. Banyak di antaranya melibatkan istri yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri. Berdasarkan data laporan tahunan Pengadilan Agama (PA) Magetan, sepanjang 2025 tercatat 848 perkara cerai gugat dan 308 […]

    Bagikan
  • Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

    Exit Tol Magetan Masih Tertunda, Skema Pembiayaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kepastian pembangunan exit tol di Kabupaten Magetan masih belum jelas. Proyek yang awalnya masuk Program Strategis Nasional (PSN) era Presiden Joko Widodo itu hingga kini tertahan, terutama karena persoalan pendanaan dan hasil analisis kelayakan finansial. Pandemi Covid-19 membuat sejumlah PSN mengalami penundaan (P2), termasuk exit tol Magetan sebagaimana diatur dalam Keputusan […]

    Bagikan
expand_less