Berita Terkini
Trending Tags

Kajari Magetan Berganti, Penanganan Kasus Strategis Masih Menggantung

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
  • visibility 291
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pergantian pucuk pimpinan Kejaksaan Negeri Magetan kembali terjadi sebelum publik benar-benar mengetahui arah penegakan hukum di daerah ini. Dezi Setiapurnama dipindah ke Kejaksaan Agung hanya dalam hitungan bulan, dan kursinya kini ditempati Pelaksana Tugas (Plt) Kajari, Farhan Zunaedi. Rotasi yang terbilang cepat ini justru menambah daftar tanya publik, terutama terkait kasus dugaan penyimpangan dana pokir DPRD yang sejak awal belum menunjukkan progres berarti.

Menanggapi pergantian mendadak tersebut, Farhan menekankan bahwa mutasi tidak perlu dibaca sebagai sinyal apa pun di luar kebutuhan organisasi.

“Perpindahan ini memang bagian dari tour of duty. Pak Dezi ditarik ke Kejaksaan Agung karena dibutuhkan di sana,” ujar Farhan, menjelaskan bahwa rotasi tersebut semata-mata urusan internal lembaga.

Ia menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah pimpinan. Farhan sebelumnya menjabat Koordinator di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur sebelum ditugaskan mengisi sementara posisi Kajari Magetan.

“Saya ditunjuk untuk mengisi posisi Plt Kajari sebagai bagian dari kebutuhan institusi. Penugasannya juga bersifat sementara,” imbuhnya.

Meski demikian, bagi publik, alasan “kebutuhan organisasi” saja tidak cukup menjawab kegelisahan mengenai kinerja penegakan hukum di Magetan.

Di tengah pertanyaan soal nasib penyelidikan dugaan penyimpangan pokir DPRD, Farhan mengakui belum bisa memberi garis besar. Ia menyebut masih fokus melakukan pemetaan internal dan belum siap memberi pernyataan substantif.

“Saya masih mempelajari proses yang sudah berjalan di pidana khusus, intelijen, maupun bidang lainnya. Jadi saya belum bisa memberikan penjelasan detail hari ini,” ucapnya.

Keterangan itu menyiratkan bahwa publik perlu kembali menunggu. Padahal kasus pokir telah lama menjadi sorotan karena menyentuh kepentingan politik daerah.

Farhan menambahkan bahwa ia membutuhkan waktu memahami langkah-langkah sebelumnya sebelum menentukan kebijakan lanjutan.

“Harus saya lihat dulu apa saja yang sudah ditangani teman-teman. Baru setelah itu saya bisa menentukan langkah berikutnya,” jelasnya.

Walaupun belum bicara banyak soal kasus, Farhan menyampaikan komitmen mengenai profesionalitas penegakan hukum.

“Penanganan perkara di Magetan akan dilakukan seobjektif mungkin, tanpa intervensi pihak mana pun,” tegasnya.

Selain menata internal, Farhan mengaku membutuhkan dukungan masyarakat agar penegakan hukum di Magetan dapat berjalan lebih solid. Ia meminta ruang untuk memahami kondisi internal sebelum mengambil keputusan strategis. “Mohon waktu untuk saya memperkuat soliditas internal terlebih dahulu. Setelah itu tentu akan kami sampaikan arah kebijakan lebih jelas kepada masyarakat,” katanya.(Kus/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Jalan HOS Cokroaminoto Yang Bakal Jadi Lokasi CFD Pada 9 Februari Mendatang 

    Suasana Jalan HOS Cokroaminoto Yang Bakal Jadi Lokasi CFD Pada 9 Februari Mendatang 

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Lokasi pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Ponorogo akan mengalami perubahan. Jika sebelumnya berlangsung di Jalan Suromenggolo atau jalan baru, mulai 9 Februari mendatang, CFD akan dialihkan ke Jalan HOS Cokroaminoto hingga Jalan Jenderal Sudirman dan berakhir di Alun-Alun Ponorogo. Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan (FLLAJ) Ponorogo telah memulai sosialisasi […]

    Bagikan
  • Cuaca Ekstrem Rusak Tanaman Sayur, Petani Ponorogo Merugi Dua Kali Lipat

    Cuaca Ekstrem Rusak Tanaman Sayur, Petani Ponorogo Merugi Dua Kali Lipat

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah lereng Gunung Wilis dalam dua pekan terakhir membuat petani sayur-mayur di Ponorogo mengalami kerugian besar. Curah hujan tinggi menyebabkan banyak tanaman rusak dan membusuk sebelum masa panen. Langgeng Setiyono, seorang petani di Desa Pudak Kulon, Kecamatan Pudak, mengaku hasil panennya turun drastis. Biasanya ia bisa memanen […]

    Bagikan
  • Dorong Investasi, Wali Kota Madiun Naikkan NJOP dan Bakal Gratiskan PBB

    Dorong Investasi, Wali Kota Madiun Naikkan NJOP dan Bakal Gratiskan PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mengambil langkah strategis untuk meningkatkan nilai aset masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa kebijakan penyesuaian Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dilakukan agar harga aset di kota ini tidak turun, seiring dengan semakin ramainya investasi yang masuk. “Justru dengan ramainya kota ini, orang datang semakin banyak dan […]

    Bagikan
  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
  • Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    Gedung Bekas Disbudpar Magetan Bakal Disulap Jadi Kantor PMD

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gedung lama milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) di Jalan Tripandita, Kelurahan Sukowinangun segera alih fungsi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memastikan bangunan tersebut tidak lagi dipakai sebagai gudang penyimpanan barang, melainkan akan dialihfungsikan untuk mendukung pelayanan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan […]

    Bagikan
  • Pemerintah Siapkan Stimulus Dongkrak Penguatan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

    Pemerintah Siapkan Stimulus Dongkrak Penguatan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2026

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mulai menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II 2026 di tengah tantangan global, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga perlambatan daya beli masyarakat. Hal itu mengemuka dalam diskusi antara Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso bersama Plt Wali Kota […]

    Bagikan
expand_less