Berita Terkini
Trending Tags

DKPP Kota Madiun Vaksinasi Unggas Setelah Ditemukan Kasus Avian Influenza

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun lakukan vaksinasi terhadap ayam ternak, Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun mengambil langkah cepat menyusul laporan kematian mendadak sejumlah unggas milik warga di kawasan Kayen, Kelurahan Kelun Kecamatan Kartoharjo. Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, unggas-unggas tersebut terindikasi terjangkit Avian Influenza (AI).

Menurut drh. Lailatun Nafisah, Medik Veteriner Ahli Pertama DKPP, pihaknya segera melakukan upaya pencegahan melalui kegiatan vaksinasi. 

“Hari ini sekitar 200 unggas telah divaksin, dan besok akan kami lanjutkan di area sekitar lokasi temuan kasus,” ungkapnya pada Kamis (04/07/2025).

Kasus ini tercatat sebagai yang pertama di periode tahun ini. Sekitar 80 ekor ayam, terdiri dari jenis ayam kampung unggul Balitbangtan dan ayam Mardi, dilaporkan mati secara mendadak.

“Unggas-unggas tersebut mati dalam jumlah besar dan tanpa gejala yang jelas sebelumnya. Hasil pengujian awal mengarah kuat pada Avian Influenza,” jelas Lailatun.

Ia menambahkan bahwa meski kejadian seperti ini jarang terjadi di Kota Madiun. Virus AI cenderung lebih mudah menyebar saat musim penghujan dan kelembapan tinggi, terutama jika sinar matahari kurang optimal.

DKPP kini fokus melakukan vaksinasi pada ayam, jenis unggas yang paling rentan terhadap virus tersebut. Tak hanya vaksin, peternak juga diberikan vitamin serta desinfektan untuk meningkatkan imunitas unggas dan menjaga kebersihan lingkungan kandang.

“Hari ini kami distribusikan juga vitamin dan desinfektan. Peternak diminta tetap menjaga biosekuriti serta memberikan nutrisi tambahan secara rutin,” tambahnya.

Sebagai langkah antisipasi lanjutan, DKPP mengajak masyarakat khususnya para peternak untuk segera melapor bila terjadi kematian mendadak pada unggas. Pelaporan yang cepat akan sangat membantu dalam mencegah penyebaran virus lebih luas.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    Pemkab Madiun Target Investasi Tahun 2025 Sebesar Rp 2,5 Triliun

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menaikan target investasi di tahun 2025. Tahun 2024 Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun berhasil melampaui target investasi. Yakni mampu meraup realisasi investasi sebesar Rp. 2,3 Triliun. Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Madiun mematok target nilai investasi naik menjadi Rp 2,5 triliun.  […]

    Bagikan
  • 72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    72 Pemuda-Pemudi Magetan Resmi Dikukuhkan sebagai Paskibra 2025

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 72 siswa-siswi terbaik dari SMA/SMK/MA se-Kabupaten Magetan resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2025. Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendapa Surya Graha, Kamis (14/08/2025) malam. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, didampingi Wakil Bupati Suyatni Proasmoro. Acara turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala […]

    Bagikan
  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
  • Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    Polisi Selidiki Kematian Balita di Ngawi Usai Minum Bensin dan Oli

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Satreskrim Polres Ngawi melakukan penyelidikan terhadap meninggalnya Balita di Ketanggi Kecamatan Ngawi yang diduga menenggak bensin dan olie.   Balita 1 tahun 1 bulan itu mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan di RSUD dr. Soeroto Ngawi. Perisitiwa memilukan itu terjadi pada Rabu (02/07/2025) di rumahnya. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) […]

    Bagikan
  • Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    Terkait Insiden di Perlintasan Sebidang Magetan, Daop 7 : Tunggu Penyelidikan

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Insiden memilukan terjadi di perlintasan sebidang JPL 08 Stasiun Magetan pada Senin (19/05/2025). KA Malioboro relasi Purwokerto-Malang menabrak 7 kendaraan roda 2 yang menyebabkan 4 orang meninggal dunia. Selain itu, 3 orang dikabarkan mengalami luka berat dan dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan medis. Terkait insiden tersebut, PT KAI Daop […]

    Bagikan
  • Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    Polemik PAW DPRD Magetan, Kuasa Hukum Gus Wahid Tuding Ketua Dewan Langgar Prosedur dan Bertindak Sepihak!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Magetan yang melibatkan Nur Wakhid atau Gus Wahid kembali memanas di tengah proses hukum. Kuasa hukum penggugat, Sumadi, menuding Ketua DPRD Magetan mengambil langkah sepihak dalam pengajuan PAW tanpa mengikuti prosedur yang diatur oleh perundang-undangan. Tudingan ini dilontarkan Sumadi usai pelaksanaan mediasi ketiga dalam […]

    Bagikan
expand_less