Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 84
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani keramba terpaksa membuang ikan nila mati akibat belerang di Telaga Ngebel, Foto : Ega PatriaSinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena ini memicu bau menyengat di sekitar kawasan wisata Telaga Ngebel. Air telaga juga tampak berubah warna menjadi kekuningan. Kondisi ini sontak menarik perhatian warga dan pengunjung.

“Sudah tiga hari ini kejadian seperti ini. Ikan-ikan banyak yang mati, dan kami para pembudidaya jelas rugi besar. Bisa sampai puluhan juta rupiah,” ujar Hadi Santoso, salah satu pembudidaya ikan nila di Telaga Ngebel.

Tidak hanya pembudidaya, para pengunjung juga mengaku terganggu dengan kondisi telaga. Slamet Riyadi, wisatawan asal Madiun, mengaku mencium bau belerang yang sangat menyengat begitu sampai di lokasi.

“Airnya jadi kuning dan baunya menusuk sekali. Padahal biasanya sejuk dan menyenangkan,” kata Slamet.

Kematian ikan akibat fenomena belerang bukan kali pertama terjadi di Telaga Ngebel. Peristiwa serupa pernah terjadi awal tahun ini, tepatnya pada Februari 2025. Saat itu, ribuan ikan juga mati mendadak karena munculnya belerang dari dasar telaga.

Image Not Found
Petani keramba menunjukan ikan mati akibat belerang di Ngebel, Ponorogo. Foto : Ega patria

Telaga Ngebel sendiri merupakan danau alami yang berada di kaki Gunung Wilis. Material vulkanik seperti belerang memang masih terkandung di dasar telaga. Saat cuaca ekstrem terjadi, seperti suhu turun drastis atau hujan lebat disertai angin, gas-gas dari dasar telaga dapat naik ke permukaan dan mencemari air.

Para pembudidaya berharap kondisi cuaca segera membaik agar mereka bisa kembali menebar benih dan melanjutkan usaha perikanan yang menjadi mata pencaharian utama di kawasan tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    Fantastis! Kekayaan Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo Capai Rp14,5 Miliar

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma, tercatat memiliki kekayaan paling tinggi dibanding dua pejabat lain yang ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (7/11/2025). Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024 yang diakses melalui laman resmi elhkpn.kpk.go.id, Yunus memiliki total harta senilai Rp. […]

    Bagikan
  • Mobil Terbakar di Tol Caruban Madiun, Tiga Penumpang Selamat

    Mobil Terbakar di Tol Caruban Madiun, Tiga Penumpang Selamat

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 362
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebuah mobil Ford Fiesta terbakar saat melintas di ruas Tol Nganjuk–Caruban, tepatnya di Jalur B KM 611+800, Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh bagian kendaraan hangus terbakar. Kebakaran diduga bermula dari gangguan pada bagian mesin. Salah […]

    Bagikan
  • Satgas Sentot Prawirodirdjo Dilibatkan Dalam Parapatan Luhur 2026 PSHT Pusat Madiun Play Button

    Satgas Sentot Prawirodirdjo Dilibatkan Dalam Parapatan Luhur 2026 PSHT Pusat Madiun

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 820
    • 0Komentar

    Sinergi | Kota Madiun – Paguyuban Pencak Silat Madiun menggelar koordinasi di Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun pada Senin (02/02/2026) sore. Pertemuan para tokoh dari 15 perguruan pencak silat di Kota/Kabupaten Madiun ini membahas terkait kesiapan Parapatan Luhur (Parluh) PSHT Pusat Madiun. Sesuai rencana Parluh akan dilaksanakan pada 6-8 Februari 2026. […]

    Bagikan
  • Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    Realisasi Pajak Daerah Capai 49 Persen, Bapenda Madiun Fokus Kejar PBB dan Pajak Restoran

    • calendar_month Senin, 4 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai 49 persen dari target tahun 2025 sebesar Rp. 174 miliar per 19 Juli lalu. Capaian ini dinilai sejalan dengan proyeksi anggaran kas yang telah ditetapkan dalam rencana tahunan. “Target kumulatif hingga triwulan kedua adalah 40 […]

    Bagikan
  • Cincin Tak Mau Lepas! Jari Lansia di Madiun Bengkak, Damkar Turun Tangan

    Cincin Tak Mau Lepas! Jari Lansia di Madiun Bengkak, Damkar Turun Tangan

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun mendatangi rumah warga di Desa Kenongorejo, RT 31 RW 04, Kecamatan Pilangkenceng, Kamis (23/4/2026) pagi. Kedatangan petugas menyusul laporan warga yang meminta bantuan untuk melepas cincin yang tersangkut di jari manis. Cincin milik Sudarsono (74) yang telah lama dikenakan tak bisa dilepas dan justru menyebabkan […]

    Bagikan
  • Dishub Magetan Siapkan Perubahan Jalur Protokol Kota, Target Uji Coba Awal 2026

    Dishub Magetan Siapkan Perubahan Jalur Protokol Kota, Target Uji Coba Awal 2026

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magetan tengah menyiapkan rencana perubahan jalur protokol di kawasan pusat kota. Rekayasa arus lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik yang dinilai rawan macet, terutama di sekitar simpang empat GOR Ki Mageti. Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dishub Magetan, Edi Sumarsam, […]

    Bagikan
expand_less