Berita Terkini
Trending Tags

Ribuan Ikan di Telaga Ngebel Kembali Mati, Diduga Akibat Naiknya Gas Belerang

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
  • visibility 182
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Petani keramba terpaksa membuang ikan nila mati akibat belerang di Telaga Ngebel, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Kab. Ponorogo – Ribuan ikan nila milik pembudidaya di Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kembali ditemukan mati mengapung pada Rabu pagi (09/07/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kematian massal ikan ini diduga kuat disebabkan oleh naiknya kandungan gas belerang dari dasar telaga akibat cuaca ekstrem yang tak menentu dan suhu udara yang sangat dingin dalam beberapa hari terakhir.

Fenomena ini memicu bau menyengat di sekitar kawasan wisata Telaga Ngebel. Air telaga juga tampak berubah warna menjadi kekuningan. Kondisi ini sontak menarik perhatian warga dan pengunjung.

“Sudah tiga hari ini kejadian seperti ini. Ikan-ikan banyak yang mati, dan kami para pembudidaya jelas rugi besar. Bisa sampai puluhan juta rupiah,” ujar Hadi Santoso, salah satu pembudidaya ikan nila di Telaga Ngebel.

Tidak hanya pembudidaya, para pengunjung juga mengaku terganggu dengan kondisi telaga. Slamet Riyadi, wisatawan asal Madiun, mengaku mencium bau belerang yang sangat menyengat begitu sampai di lokasi.

“Airnya jadi kuning dan baunya menusuk sekali. Padahal biasanya sejuk dan menyenangkan,” kata Slamet.

Kematian ikan akibat fenomena belerang bukan kali pertama terjadi di Telaga Ngebel. Peristiwa serupa pernah terjadi awal tahun ini, tepatnya pada Februari 2025. Saat itu, ribuan ikan juga mati mendadak karena munculnya belerang dari dasar telaga.

Image Not Found
Petani keramba menunjukan ikan mati akibat belerang di Ngebel, Ponorogo. Foto : Ega patria

Telaga Ngebel sendiri merupakan danau alami yang berada di kaki Gunung Wilis. Material vulkanik seperti belerang memang masih terkandung di dasar telaga. Saat cuaca ekstrem terjadi, seperti suhu turun drastis atau hujan lebat disertai angin, gas-gas dari dasar telaga dapat naik ke permukaan dan mencemari air.

Para pembudidaya berharap kondisi cuaca segera membaik agar mereka bisa kembali menebar benih dan melanjutkan usaha perikanan yang menjadi mata pencaharian utama di kawasan tersebut.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Sosok Pria Ditemukan Hanyut di Sungai Bengawan Madiun

    Jasad Sosok Pria Ditemukan Hanyut di Sungai Bengawan Madiun

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga Kota Madiun digemparkan oleh penemuan sesosok mayat tanpa identitas yang hanyut di aliran Sungai Bengawan Madiun, Minggu (07/12/2025) malam. Penemuan tersebut pertama kali dilaporkan sekitar pukul 22.50 WIB oleh warga yang melihat tubuh mengapung terbawa arus. Mendapat laporan itu, tim gabungan BPBD Kota Madiun bersama TNI dan Polri langsung […]

    Bagikan
  • H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    H+4 Lebaran 2026, Arus Balik di Wilayah KAI Daop 7 Madiun Masih Tinggi

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Memasuki H+4 Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mobilitas penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun masih terpantau tinggi di tengah arus balik Lebaran 2026. Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya mobilitas tersebut terlihat dari akumulasi jumlah […]

    Bagikan
  • Kota Madiun Sabet Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 Kemendagri

    Kota Madiun Sabet Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 Kemendagri

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika kini menyebut Kota Madiun sebagai kota kreatif dan inovatif. Apalagi, berbagai inovasi terus dimunculkan untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu pun dibuktikan dengan diraihnya penghargaan sebagai Kota Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri itu berlangsung di Jakarta, Rabu (10/12/2025). ‘’Setiap […]

    Bagikan
  • THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    THR PPPK Paruh Waktu di Magetan Belum Pasti, Ini Penjelasan BPKPD

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ketidakpastian masih menyelimuti nasib Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Kabupaten Magetan. Selain sebagian besar menerima gaji di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), juga belum mendapatkan kejelasan mengenai Tunjangan Hari Raya (THR). Berbeda dengan sejumlah daerah lain yang memastikan PPPK paruh waktu tidak memperoleh THR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) […]

    Bagikan
  • Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    Puluhan ASN Magetan Ajukan Cuti Haji, Dua Pejabat Struktural Ikut Berangkat

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebanyak 31 aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Magetan mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan pejabat struktural yang dipastikan tidak akan menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) selama masa cuti. Berdasarkan data Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Magetan, total jemaah […]

    Bagikan
  • Bapanas RI dan Polri Inspeksi Ketersediaan dan Harga Beras di Pasar Besar Madiun

    Bapanas RI dan Polri Inspeksi Ketersediaan dan Harga Beras di Pasar Besar Madiun

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan 2026 oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Polri melakukan inspeksi di Pasar Besar Madiun (PBM) pada Rabu (9/9/2026). Dalam monitoring ini turut melibatkan Perum Bulog Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan Dinas Perdagangan (Disperdag) Kota Madiun. Inspeksi […]

    Bagikan
expand_less