Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Percantik Alun-Alun, Trotoar Dibongkar dan Ditata Ulang

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Perbaikan trotoar yang tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus berupaya mempercantik kawasan alun-alun sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat. Salah satunya melalui perbaikan trotoar yang saat ini tengah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun.

Kabid Bina Marga DPUPR Kota Madiun, Agus Tri Sukamto, menjelaskan bahwa trotoar yang berada di sekitar alun-alun sebelumnya mengalami kerusakan, sehingga perlu dilakukan perbaikan menyeluruh.

“Kalau untuk perbaikan trotoar di alun-alun itu kan kondisinya sudah pecah-pecah. Akhirnya kita benahi sesuai petunjuk Wali Kota Madiun. Intinya kita benahi, sekalian kita luruskan. Pagar yang kemarin ada itu kita bongkar juga, untuk taman yang nantinya akan dijadikan trotoar,” jelas Agus, Rabu (30/07/2025).

Selain memperbaiki jalur pejalan kaki, penataan ini juga ditujukan untuk merapikan area yang akan digunakan bagi para pedagang kaki lima (PKL). Upaya ini dilakukan agar kawasan alun-alun tetap nyaman, aman, dan estetis bagi pengunjung. Agus menambahkan, pekerjaan tersebut merupakan bagian dari proyek pengerjaan jalan aspal, sehingga anggaran perbaikannya tidak berdiri sendiri.

“Anggaran kurang lebih sekitar Rp200 juta. Soalnya itu bukan berdiri sendiri, tapi gabung dengan pengerjaan aspal. Jadi di pengerjaan aspal itu ada kerjaan minornya terkait bangunan pelengkap,” terangnya.

Adapun ukuran trotoar yang diperbaiki mencapai kurang lebih 50 meter dengan lebar 5 meter. Pekerjaan sudah dimulai sekitar satu hingga dua bulan lalu, dengan target rampung pada pertengahan hingga akhir Agustus 2025.

“Penataan trotoar ini juga untuk mempercantik Alun-Alun Kota Madiun,” pungkas Agus.

Surya Wibawa – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Panekan Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Rumah Lansia di Panekan Ludes Terbakar

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hebat terjadi di Dusun Milangasri, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Kamis petang (04/09/2025). Rumah milik seorang lansia bernama Welas (69) hangus dilalap api. Peristiwa itu diduga dipicu korsleting listrik. Api pertama kali terlihat dari kamar tengah yang ditempati Daeng, anak Welas. Saat itu, Welas bersama Daeng sedang berada di dapur. Menyadari […]

    Bagikan
  • Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    Harga Tomat dan Cabai di Kare Pulih Jelang Nataru, Petani Siap Pasok Pasar

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Harga sejumlah komoditas hortikultura di Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, kembali merangkak naik setelah sempat jatuh dalam beberapa bulan terakhir. Kenaikan ini membuat petani lebih optimistis memasok kebutuhan pasar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Salah satu titik produksi berada di lahan seluas sekitar setengah hektare milik BUMDes Desa Kare. Komoditas utama […]

    Bagikan
  • Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    Renanda Maharani Kembali ke Pelukan Orang Tua, Ditemukan di Semarang

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kabar gembira datang dari kasus anak hilang yang sempat menghebohkan warga Kota Madiun. Renanda Maharani Kharisma Wardhana atau kerap di panggil Risma,  yang dilaporkan hilang sejak Senin (03/11/2025), akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di wilayah Semarang, Jawa Tengah. Sebelumnya, gadis berusia 20 tahun itu dikabarkan meninggalkan rumah dengan berpamitan kepada […]

    Bagikan
  • Skandal Narkoba Guncang Kepolisian Madiun, Empat Oknum Polisi Terlibat

    Skandal Narkoba Guncang Kepolisian Madiun, Empat Oknum Polisi Terlibat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Skandal perkara narkotika mengguncang kepolisian di Madiun. Hal itu setelah Satuan Reserse Narkoba Polres Madiun menangkap seorang pria di wilayah Kabupaten Madiun. Hal mengejutkan terkuak dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh tim penyidik. Seorang oknum anggota Polres Madiun Kota berinisial HD diamankan dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8,4 gram […]

    Bagikan
  • Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    Wadir Antikekerasan Wartawan PWI Pusat Desak Kapolres Ngawi Usut Tuntas Kasus Intimidasi Jurnalis

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Wakil Direktur (Wadir) Antikekerasan Wartawan PWI Pusat, Supardi, turut prihatin dan menyampaikan kecaman keras atas tindakan pengusiran dan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis yang tengah melakukan peliputan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bintang Mantingan, Kabupaten Ngawi. Peristiwa itu merupakan bentuk nyata penghalangan kerja jurnalistik dan pelanggaran atas hak publik untuk mendapatkan […]

    Bagikan
  • Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    Pasar Hewan Jetis Ditutup, Pedagang Kebingungan

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Sinergia – Kab Ponorogo | Penutupan Pasar Hewan Jetis di Desa Wonoketro, Kecamatan Jetis, Ponorogo, resmi diberlakukan sejak 8 Januari 2025. Kebijakan ini sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Namun, sejumlah pedagang sapi mengaku kebingungan karena tidak mengetahui adanya penutupan tersebut. “Saya tidak tahu kalau pasar ini ditutup. Terpaksa sapi saya bawa […]

    Bagikan
expand_less