Berita Terkini
Trending Tags

Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo, Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani.

Dua orang pelaku turut diamankan dalam kasus ini. Mereka adalah Jati Prasetiyo (39), warga Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo, serta Sajat (42), warga Kecamatan Montong, Tuban. Polisi mengungkap, Sajat diketahui merupakan oknum karyawan BUMN Perhutani yang diduga terlibat dalam pengangkutan kayu ilegal tersebut.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari kecurigaan petugas saat melihat sebuah truk bermuatan berat yang ditutup terpal melintas di jalur Ponorogo–Wonogiri. Setelah dihentikan dan diperiksa, ditemukan 40 gelondongan kayu jati tanpa dokumen resmi.

 “Keduanya kami amankan saat mengangkut kayu jati ilegal di perbatasan Ponorogo–Wonogiri,” jelasnya.

Menurut Andin, kayu jati ilegal tersebut rencananya akan dijual ke ke Kab. Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Akibat aksi pembalakan liar ini, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp 21,5 juta. “Sementara truk dan kayu jati yang diangkut sudah kami amankan sebagai barang bukti,” tambahnya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyidikan lebih lanjut, termasuk menelusuri lokasi pembalakan liar di wilayah Perhutani KPH Madiun dan kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 83 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, serta Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara menanti keduanya.

Ega Patria – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suasana Khidmat Tirtayatra Umat Hindu, Perjalanan Suci Sarat Makna, Harapan dan Perjuangan

    Suasana Khidmat Tirtayatra Umat Hindu, Perjalanan Suci Sarat Makna, Harapan dan Perjuangan

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sinergia | Mojokerto – Di bawah terik matahari yang menyengat, suasana hening menyelimuti pelataran Pura Bala Widya Mandira di kompleks Sekolah Polisi Negara (SPN) Bangsal, Mojokerto. Tak ada hiruk pikuk, hanya lantunan doa dan wajah-wajah khusyuk dari puluhan umat Hindu yang datang dari berbagai daerah di eks Karesidenan Madiun juga umat Hindu Mojokerto. Mereka bukan sekadar pelancong […]

    Bagikan
  • Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    Polsek Taman Amankan Ratusan Liter Miras Arjo

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polsek Taman Polres Madiun Kota melakukan operasi cipta kondisi menjelang bulan puasa tahun 2025 ini. Hasilnya, Polsek Taman menggerebek rumah G.W.A (24) Jalan Swolobumi RT. 8 RW 3 Kelurahan Demangan yang memperjualbelikan minuman keras atau miras pada Jum’at (31/01/2025). Operasi ini atensi dari Kapolres Madiun Kota dalam rangka menyambut bulan […]

    Bagikan
  • Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar photo_camera 2

    Pasar Murah Polres Magetan Diserbu Warga, Harga Sembako Lebih Murah dari Pasar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gelaran pasar murah oleh Polres Magetan mendapat sambutan meriah dari masyarakat. Sejak pagi, ratusan warga, didominasi ibu rumah tangga, langsung menyerbu stand sembako yang dibanderol lebih rendah dibanding harga pasar. Sudarwati, salah satu warga yang ikut berbelanja, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut. Ia menyebut selisih harga cukup signifikan dibanding […]

    Bagikan
  • Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    Petani Lereng Gunung Lawu Merugi, Tanaman Membusuk dan Harga Anjlok

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Cuaca ekstrem yang terus menghantam kawasan lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, selama dua pekan terakhir berdampak serius pada sektor pertanian. Kabut tebal dan curah hujan tinggi yang turun hampir setiap hari menyebabkan kerusakan parah pada tanaman sayuran. Hal itu membuat para petani kelimpungan menghadapi gagal panen dan anjloknya […]

    Bagikan
  • Audiensi di Kota Madiun, BKN Pastikan CPNS 2026 Masih Menunggu Keputusan Pusat

    Audiensi di Kota Madiun, BKN Pastikan CPNS 2026 Masih Menunggu Keputusan Pusat

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, Soni Sultana, melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Madiun pada Senin (23/02/2025). Kedatangannya di Balai Kota Madiun disambut oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Totok Sugiarto, serta Kepala BKSDM Kota Madiun, Haris Rahmanuddin. Dalam audiensi tersebut, Soni menegaskan bahwa hingga saat ini […]

    Bagikan
  • Begini Kondisi Bengkel Yang Tertabrak Mobil Penyanyi Cantika Davinca

    Begini Kondisi Bengkel Yang Tertabrak Mobil Penyanyi Cantika Davinca

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dampak kecelakaan maut yang melibatkan mobil penyanyi dangdut Imelda Naisya Ayudya Cantika alias Cantika Davinca masih terasa hingga Sabtu (04/10/2025). Tidak hanya menewaskan dua pelajar SMP, insiden di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan itu juga menyebabkan kerusakan parah pada bengkel warga di tepi jalan. Bengkel milik Eko Susanto (48) menjadi […]

    Bagikan
expand_less