Berita Terkini
Trending Tags

BPBD Ngawi Minta Pengelola Wisata Tingkatkan Kewaspadaan Bencana Hidrometeorologi

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Sabtu, 28 Des 2024
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kab. Ngawi – Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Ngawi harus menjadi kewaspadaan semua pihak. Termasuk bagi pengelola wisata alam yang ada di Kabupaten Ngawi. Terlebih, momen libur natal dan tahun baru tentu akan meningkatkan kunjungan di objek-objek wisata alam di Ngawi.

Data dari BPBD Ngawi mencatat dalam beberapa hari terakhir cuaca ekstrem sering terjadi di wilayah setempat. Kepala Pelaksana BPBD Ngawi, Prila Yudha Putra, menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, hingga tanah longsor sangat mungkin terjadi, terutama di kawasan wisata yang berada di sekitar pegunungan.

 “Beberapa wilayah wisata alam di Kabupaten Ngawi, terutama yang berada di lereng Gunung Lawu, dianggap rawan terkena dampak bencana hidrometeorologi. Kami terus melakukan pemantauan dan sosialisasi ke daerah-daerah yang berisiko tinggi seperti Kecamatan Sine, Kendal, Jogorogo, dan Ngrambe”. Ujar Prila Yudha Putra.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung hingga Januari 2025. Oleh karena itu, pengelola wisata alam di wilayah tersebut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, guna mencegah terjadinya korban jiwa atau kerugian material.

“Kami aktif berkoordinasi dengan berbagai stakeholder dan relawan setempat untuk memperkuat monitoring dan melakukan penanganan awal apabila terjadi bencana. Kolaborasi itu tentunya dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi” pungkasnya.

Sebagai langkah pencegahan, pengelola wisata alam diharapkan untuk memastikan fasilitas yang ada aman, memberikan informasi yang jelas kepada pengunjung mengenai potensi bahaya, serta menyediakan jalur evakuasi yang mudah diakses jika terjadi keadaan darurat.

[Tim Liputan]

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keberadaan kabel fiber optik (FO) kian menjamur membuat Pemkab Madiun gerah. Pasalnya, hampir disetiap sudut persimpangan jalan di Kabupaten Madiun berdiri tiang serta kabel FO melintang. Kepala bidang aplikasi dan informatika Diskominfo Kabupaten Madiun, Agus Setyawan menjelaskan pihaknya telah mengajukan raperda penertiban infrastruktur pasif ke DPRD sejak tahun 2023 lalu. […]

    Bagikan
  • SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

    SDN 2 Mojorejo Luncurkan Inovasi SIBABE, Tingkatkan Disiplin dan Pengawasan Siswa

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – SDN 2 Mojorejo, Kota Madiun, meluncurkan sebuah inovasi baru dalam sistem absensi siswa yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan pengawasan. SIBABE (Sistem Barcode Absensi) ini dilaunching oleh Wali Kota Madiun, Maidi, didampingi oleh Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Madiun. Inovasi ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Karya Pemerintah […]

    Bagikan
  • Dugaan Kasus Rasuah Proyek Kolam Renang, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

    Dugaan Kasus Rasuah Proyek Kolam Renang, Kejari Segera Tetapkan Tersangka 

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – 3 Perkara dugaan korupsi yang tengah ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun secara bertahap mulai ada penetapan tersangka. Dalam waktu dekat penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun segera menetapkan tersangka kasus dugan rasuah terkait pembangunan dua kolam renang yang mangkrak senilai Rp 1,5 miliar. Pembangunan dua kolam […]

    Bagikan
  • Delapan SPPG Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Kualitas Gizi dan Kesehatan Makanan

    Delapan SPPG Beroperasi, Wali Kota Maidi Tekankan Kualitas Gizi dan Kesehatan Makanan

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperluas unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan makanan sehat dan bergizi. Hingga saat ini, sudah ada delapan SPPG yang beroperasi di wilayah Kota Madiun. Salah satunya adalah SPPG Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, yang baru saja diresmikan oleh Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Disbudpar Magetan Angkat Bicara Soal Asuransi Wisata Telaga Sarangan, Untuk Lindungi Jiwa

    Disbudpar Magetan Angkat Bicara Soal Asuransi Wisata Telaga Sarangan, Untuk Lindungi Jiwa

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Peristiwa tanah longsor yang terjadi di kawasan wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, pada Sabtu (17/1/2026) pukul 09.42 WIB menyisakan persoalan. Diketahui, longsor yang terjadi di sisi selatan, Dusun Ngluweng, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, menyebabkan talud amblas dan menyeret sejumlah sepeda motor milik wisatawan ke dalam telaga. Sekitar tujuh sepeda motor yang […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    Pemkot Madiun Lakukan Pendataan Warga Kurang Mampu Yang Belum Masuk DTSEN

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun terus mempercepat pendataan warga kurang mampu guna memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran. Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat sebanyak 3.155 keluarga atau 9.608 jiwa masuk kategori Desil 1, serta 3.558 keluarga atau 10.397 jiwa masuk kategori Desil 2. Hal itu ditegaskan Pelaksana Tugas […]

    Bagikan
expand_less