Berita Terkini
Trending Tags

Harga Cabai dan Bawang Merah Naik Jelang Nataru, Pedagang PBM Keluhkan Sepi Pembeli

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, harga sejumlah bahan pokok di Kota Madiun mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi tersebut terpantau di Pasar Besar Madiun (PBM), di mana beberapa komoditas utama mulai melejit dalam beberapa hari terakhir.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit yang kini dijual dengan harga Rp. 80.000 per kilogram. Selain itu, bawang merah juga mengalami kenaikan dan saat ini berada di kisaran Rp. 55.000 per kilogram.

Tak hanya cabai rawit dan bawang merah, sejumlah komoditas lain juga ikut merangkak naik. Harga tomat kini berada di angka Rp. 14.000 per kilogram, setelah sebelumnya sempat dijual murah di kisaran Rp. 8.000 hingga Rp. 10.000 per kilogram. Sementara cabai keriting dijual dengan harga Rp. 65.000 per kilogram dan bawang putih berada di kisaran Rp. 30.000 per kilogram.

Salah satu pedagang PBM, Seno, mengungkapkan bahwa kenaikan harga tersebut turut berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Menurutnya, kondisi pasar saat ini cenderung lebih sepi dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

“Yang naik harganya cabai sama bawang merah. Cabai sekarang Rp. 80 ribu per kilo, kemarin sempat Rp. 95 ribu. Harga segini pembeli ya biasa saja, pasar juga sepi. Dibandingkan tahun kemarin lebih ramai,” ujar Seno, pedagang Pasar Besar Kota Madiun saat ditemui di kios, Sabtu (13/12/2025).

Ia menambahkan, meski harga naik, stok bahan pokok di pasar sejauh ini masih terbilang aman. Kenaikan harga, kata Seno, umumnya dipengaruhi oleh faktor cuaca yang berdampak pada hasil panen.

“Penghasilan juga turun. Biasanya naiknya harga karena faktor cuaca. Untuk stok masih ada dan cukup banyak,” tambahnya.

Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momen hari besar keagamaan dan pergantian tahun. Para pedagang berharap harga segera kembali stabil agar aktivitas jual beli di pasar kembali ramai dan daya beli masyarakat tidak semakin menurun. (Sur/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot dan DPRD Kota Madiun Siapkan Regulasi Lindungi Warga dari Rentenir

    Pemkot dan DPRD Kota Madiun Siapkan Regulasi Lindungi Warga dari Rentenir

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya melindungi masyarakat dari jeratan utang berbunga tinggi kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota dan DPRD Kota Madiun. Hal itu masuk dalam pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Madiun tahun 2026. DPRD Kota Madiun mengusulkan 4 Raperda Inisiatif, salah satunya Raperda tentang Perlindungan Masyarakat dari Rentenir. Ketua DPRD Kota […]

    Bagikan
  • Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    Manasik Haji TK Kecamatan Wungu Tanamkan Karakter Keagamaan Sejak Dini

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 670 anak dari seluruh Taman Kanak-Kanak (TK) se-Kecamatan Wungu mengikuti kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bagian dari program kerja Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Wungu. Kegiatan ini berlangsung meriah dan sarat makna keagamaan. Ketua Panitia, Sri Suwahyuni, menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji ini merupakan agenda rutin […]

    Bagikan
  • Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    Petani Gebyog Resah, Distribusi Pupuk Subsidi Tersendat Akibat Tunggakan

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Puluhan petani di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, mendatangi kantor desa setempat. Mereka meminta kejelasan distribusi pupuk subsidi untuk musim tanam (MT) kedua yang hingga kini belum tersalurkan. Keterlambatan distribusi membuat para petani cemas. Pasalnya, pemupukan yang tidak tepat waktu dikhawatirkan berimbas pada menurunnya hasil panen, bahkan berpotensi gagal. Permasalahan […]

    Bagikan
  • 427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    427 Hektar Lahan Pertanian Terendam Banjir, Petani Terpaksa Tanam Ulang

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Dampak banjir beberapa waktu lalu sejumlah tanaman padi yang baru berusia 7-21 hari terancam gagal tanam. Genangan air yang masih ada mengancam kondisi tanaman padi. Data menyebut sekitar 427 hektar lahan tanaman padi terendam banjir. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Ngawi Supardi menjelaskan, dampak hujan deras di wilayah […]

    Bagikan
  • Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    Awas! Penipuan Aktivasi IKD, Jangan Asal Ikuti Instruksi di WA atau Telepon

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap maraknya penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Penipuan ini dilakukan dengan cara menghubungi warga melalui pesan WhatsApp maupun telepon. Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menghubungi warga […]

    Bagikan
  • Jadi Plt Wali Kota, Ini Arahan Bagus Panuntun kepada ASN Pemkot Madiun

    Jadi Plt Wali Kota, Ini Arahan Bagus Panuntun kepada ASN Pemkot Madiun

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kinerja Pemerintahan Kota Madiun tengah disorot setelah operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Minggu (19/01/2026) lalu. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa telah menunjuk Wakil Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun. Bagus menegaskan […]

    Bagikan
expand_less