
Sinergia | Magetan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini dirasakan ribuan siswa di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Meski mendapat sambutan meriah, sekolah tidak lengah terhadap potensi masalah kesehatan. Di SMPN 1 Parang, langkah antisipasi dilakukan dengan membentuk tim khusus untuk mengawasi kelayakan makanan sebelum dibagikan.
Kepala SMPN 1 Parang, Suparno, menuturkan bahwa pemeriksaan rutin dilakukan setiap kali menu tiba di sekolah. Aspek tekstur, aroma, hingga rasa diperhatikan secara teliti.
“Kalau sudah dipastikan aman, baru kami bagikan ke anak-anak. Kalau ada yang mencurigakan, langsung kami kembalikan,” ujarnya, Jumat (19/09/2025).
Tidak hanya itu, pihak sekolah juga membangun koordinasi cepat dengan Puskesmas Parang. Langkah ini bertujuan agar layanan medis bisa segera turun apabila terjadi kondisi darurat.
“Kami sudah menyiapkan nomor layanan darurat Puskesmas, jadi kalau ada kasus mendesak bisa segera ditangani,” tambahnya.
Dengan pengawasan ketat dan sistem pengamanan medis yang disiapkan, pihak sekolah berharap program MBG di Magetan bisa berjalan lancar tanpa insiden, sekaligus membawa keceriaan bagi siswa setiap harinya.
Kusnanto – Sinergia