Antusiasme Tinggi, Kuota Program Balik Gratis Pemkab Madiun Habis Kurang dari 24 Jam
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 29
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Antusiasme masyarakat terhadap program Balik Gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjelang arus balik Lebaran 2026 sangat tinggi.
Kuota yang disediakan untuk ratusan penumpang bahkan langsung habis dalam waktu kurang dari 24 jam sejak pendaftaran dibuka.
Program yang dikelola Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Madiun itu mulai membuka pendaftaran pada Kamis (12/3/2026). Hingga Jumat (13/3/2026), seluruh kuota sebanyak 438 penumpang telah terisi penuh oleh masyarakat yang mendaftar secara daring.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa program tersebut mendapat respons positif. Menurutnya, hal ini juga menjadi indikator bahwa sosialisasi yang dilakukan sebelumnya berjalan efektif.
“Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi. Ini menunjukkan sosialisasi yang kami lakukan berhasil,” kata Suryanto, Jumat (13/3/2026).
Melihat tingginya permintaan, Dishub Kabupaten Madiun berencana mengajukan penambahan armada kepada Bupati Madiun agar lebih banyak warga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Rencananya kami akan mengajukan penambahan armada untuk rute Madiun–Surabaya maupun Madiun–Jakarta. Namun hal itu masih menunggu persetujuan pimpinan,” ujarnya.
Program Balik Gratis tersebut dijadwalkan berlangsung pada 23 Maret 2026. Para peserta akan diberangkatkan dari Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Kabupaten Madiun.
Suryanto menjelaskan, total kuota 438 penumpang dibagi dalam dua rute perjalanan. Sebanyak 350 penumpang disediakan untuk rute Caruban–Surabaya dengan tujuh unit bus, sementara 88 penumpang lainnya untuk rute Caruban–Jakarta yang dilayani dua unit bus.
Untuk mengikuti program ini, masyarakat cukup menyiapkan dokumen berupa foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Pendaftaran dilakukan secara online dengan memindai barcode yang disediakan oleh Dishub Kabupaten Madiun.
Selain mendapatkan layanan transportasi gratis, para peserta juga akan memperoleh bekal perjalanan berupa makanan ringan dan snack yang disiapkan oleh Pemkab Madiun.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya transportasi saat kembali ke kota tempat mereka bekerja setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
“Pak Bupati berharap program Balik Gratis ini bisa meringankan beban masyarakat Madiun yang akan kembali bekerja di tempatnya masing-masing,” kata Suryanto. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez







