Berita Terkini
Trending Tags

Diduga Terpeleset, Remaja di Magetan Tenggelam ke Sungai, Pencarian Terkendala Arus Deras

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
  • visibility 83
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pencarian remaja di Magetan yang diduga terpeleset dan tenggelam ke Sungai Gonggang di Ds.Kediren, Kec.Lembeyan, Foto: Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Raditya Desta Nugroho (16) remaja asal Desa Pragak, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Gonggang di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Sabtu (22/11/2025) siang. Korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai. Insiden ini membuat warga sekitar terkejut mengingat lokasi sungai dikenal memiliki arus kuat serta kedalaman yang mencapai sekitar tujuh meter.

Menurut keterangan warga, Raditya diketahui sedang memancing bersama empat temannya di tepi sungai. Saat itu kondisi pinggiran sungai licin. Salah satu warga, Komar, menuturkan bahwa teman-teman korban langsung berusaha mencari bantuan ketika Raditya terjatuh.

“Anak-anak itu langsung berlari ke arah permukiman sambil memanggil warga. Mereka bilang Raditya terpeleset dan tidak dapat berenang. Akhirnya tenggelam di bagian sungai yang cukup dalam,” kata Komar.

Mendengar teriakan minta tolong, warga dan relawan segera melakukan penyisiran. Proses pencarian berlangsung menegangkan karena arus di beberapa titik cukup deras, serta kedalaman sungai yang mencapai 4 hingga 7 meter. Setelah beberapa waktu, tubuh korban berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

“Tadi korban ditemukan terus dibawa ke tepi sungai. Ada pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Magetan sebelum dipulangkan ke rumah duka,” imbuhnya.

Dihimbau masyarakat agar lebih berhati-hati beraktivitas di sekitar sungai, terutama di musim hujan. Tanah yang licin serta debit air yang meningkat dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Terlebih sungai memiliki kedalaman ekstrem seperti lokasi kejadian. (Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    Dugaan Kejanggalan SPMB SMPN 2 Dagangan, DPRD Madiun Soroti Minimnya Transparansi

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di SMPN 2 Dagangan dipertanyakan oleh DPRD Kabupaten Madiun. Ketua Komisi A, Purwadi, menyoroti adanya dugaan pelanggaran prosedur dan ketidak transparanan dalam proses seleksi siswa baru, usai mencuatnya kasus yang menimpa seorang wali murid bernama Kartini. Purwadi menduga, terdapat indikasi permainan oleh oknum […]

    Bagikan
  • RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    RSUD Sayidiman Magetan Rawat 6 Pasien Korban Akibat Petasan

    • calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat remaja korban ledakan petasan di Kabupaten Magetan kini kondisinya mulai membaik. Mereka menjalani perawatan intensif sejak dirujuk ke RSUD Sayidiman pada Sabtu (05/04/2025) lalu. Dari diagnose tim medis, keempatnya mengalami luka bakar sekitar 15 hingga 20 persen di bagian kaki, badan dan muka. “Kondisi saat ini sudah stabil. Untuk […]

    Bagikan
  • Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 36 kejadian bencana tercatat melanda Kabupaten Ponorogo sepanjang Maret 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan, cuaca ekstrem menjadi penyumbang terbesar dengan 18 kejadian, disusul 11 kasus banjir dan 7 kejadian tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan jika dirata-rata, kejadian bencana terjadi hampir setiap hari. Namun dalam […]

    Bagikan
  • Satreskrim Polres Ponorogo Cek Takaran Minyakita, Harga Jual Diatas HET

    Satreskrim Polres Ponorogo Cek Takaran Minyakita, Harga Jual Diatas HET

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Ponorogo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap takaran minyak goreng merek Minyakita di Pasar Legi Rabu (12/3/2025). Langkah ini diambil menyusul viralnya isu di media sosial yang menyebutkan volume minyak dalam kemasan tidak sesuai dengan yang tertera di label. Kanit Tipidter Satreskrim Polres Ponorogo, […]

    Bagikan
  • Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    Wisuda Tahun 2025 PPI Madiun, 204 Perwira Transportasi Siap Berkontribusi Untuk Negeri

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan Darat, Bambang Siswoyo, melantik 204 perwira transportasi pada Wisuda ke-9 Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, Selasa (26/08/2025). Mengusung tema “Lulusan Unggul, Mengukir Prestasi, Menginspirasi Perubahan untuk Membangun Negeri”. Bambang berharap para lulusan mampu menjadi perwira transportasi yang berkompeten, berprestasi, serta inovatif di […]

    Bagikan
  • Dampak Banjir di Ngawi, Jembatan Penghubung Putus dan Rumah Warga Rusak photo_camera 4

    Dampak Banjir di Ngawi, Jembatan Penghubung Putus dan Rumah Warga Rusak

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi pada Sabtu (14/2/2026) petang, mengakibatkan kerusakan cukup parah. Selain merusak satu rumah warga, derasnya arus juga memutus jembatan penghubung antar-dusun di Desa Jeblogan. Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan intens mengguyur kawasan itu selama sekitar satu jam. Air Sungai Buntung meluap dan menghantam bangunan […]

    Bagikan
expand_less