Arus Mudik Mulai Terasa, Kendaraan Keluar Gerbang Tol Madiun Naik 7,77 Persen
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 30
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Arus mudik Lebaran 1447 Hijriah mulai terlihat di ruas jalan tol wilayah Madiun. Volume kendaraan yang keluar melalui Gerbang Tol (GT) Madiun tercatat meningkat menjelang H-5 Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan data PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK), pada Senin (16/3/2026), ribuan kendaraan tercatat keluar melalui GT Madiun. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 7,77 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal harian.
Direktur Utama JNK Arie Irianto mengatakan peningkatan volume kendaraan ini menjadi indikasi awal meningkatnya mobilitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman.
Ia menyebut pihak pengelola tol terus memantau perkembangan arus lalu lintas di sepanjang ruas tol yang dikelola serta memastikan kesiapan operasional selama periode mudik Lebaran.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pada periode arus mudik Idulfitri,” kata Arie.
Arie mengimbau para pengguna jalan tol mempersiapkan perjalanan dengan baik sebelum memasuki ruas tol. Salah satunya dengan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mencukupi saldo uang elektronik guna menghindari antrean di gerbang tol.
Selain itu, pemudik juga disarankan memanfaatkan aplikasi informasi lalu lintas untuk memantau kondisi jalan tol secara terkini, termasuk lokasi rest area, tarif tol, hingga layanan darurat.
“Kami juga mengingatkan agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Tetap menjaga jarak aman antar kendaraan serta beristirahat di rest area apabila merasa lelah saat berkendara,” pungkasnya.
Untuk memperoleh informasi lalu lintas maupun layanan jalan tol, pengguna jalan dapat menghubungi call center Jasamarga atau memantau kanal resmi perusahaan. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez







