Berita Terkini
Trending Tags

Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 19
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ruang kelas yang sudah rusak, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan.

Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama ini dijalankan. Sejumlah pihak menilai, lemahnya pengawasan dan ketergantungan penuh pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi akar persoalan.

Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryanto, menyebut bahwa insiden ini bukan semata dampak dari efisiensi anggaran, melainkan cerminan dari buruknya manajemen dan sistem monitoring di lingkungan Dikpora Magetan.

“Bukan dampak efisiensi. Ini menurut saya karena lemahnya sistem yang dibangun Dikpora Magetan. Mereka hanya mengandalkan Dapodik untuk melihat persoalan pendidikan, baik SDM maupun infrastruktur. Sementara kapasitas tenaga pengelola Dapodik di tiap sekolah sangat minim. Akibatnya, data yang dilaporkan tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan,” tegas Didik Haryanto Rabu (07/05/2025).

Ia mencontohkan, dalam kasus SMP Negeri 1 Ngariboyo, Dapodik hanya mencatat satu ruang kelas yang rusak, padahal fakta di lapangan menunjukkan lima ruang mengalami kerusakan dengan potensi serupa.

Didik juga mendesak agar Dikpora tidak hanya bergantung pada laporan administratif semata. Menurutnya, diperlukan inspeksi langsung dan aktif ke sekolah-sekolah untuk memverifikasi kondisi riil.

Image Not Found
Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Dikpora jangan hanya menunggu laporan di laptop atau di balik meja. Mereka harus turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi sesungguhnya,” lanjutnya.

Lebih jauh, Didik mendorong agar efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp. 40 miliar sesuai mandat Inpres sebagai sektor super prioritas dialokasikan secara konkret untuk perbaikan fasilitas pendidikan.

“Ini momen bagi Pj Bupati dan tim anggaran untuk memprioritaskan pendidikan. Hasil efisiensi harus diarahkan untuk perbaikan dan pembangunan ruang-ruang kelas yang rusak,” pungkasnya.

Insiden ini membuka kembali perdebatan lama soal kualitas data pendidikan dan pentingnya sistem pengawasan yang humanis, bukan hanya digital. Sebab, ketika data tidak mencerminkan kenyataan, maka risiko terhadap keselamatan siswa dan guru menjadi semakin nyata.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAI Daop 7 Madiun Dorong Legalitas dan Optimalisasi Potensi Lahan

    KAI Daop 7 Madiun Dorong Legalitas dan Optimalisasi Potensi Lahan

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk mengelola aset negara secara optimal kembali ditegaskan lewat seminar bertema “Legalitas Kuat dan Pengelolaan Aset PT KAI (Persero) yang Hebat”, yang digelar oleh Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun pada Kamis (24/07/2025). Seminar ini menjadi langkah strategis KAI dalam meningkatkan pemahaman lintas sektor terhadap […]

    Bagikan
  • Belasan Rumah di Ngluyu dan Lengkong Direnovasi

    Belasan Rumah di Ngluyu dan Lengkong Direnovasi

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Belasan rumah tidak layak huni di Kecamatan Ngluyu dan Lengkong menjadi sasaran dalam program TMMD ke-124 Kodim 0810/Nganjuk. Salah satunya milik Sholikin, warga Desa Lengkong Lor, Kecamatan Ngluyu. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh serabutan itu tak pernah menyangka. Rumahnya yang dulu hanya terbuat dari bilah bambu dan kayu akan direnovasi. […]

    Bagikan
  • Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    Jaga Nilai Luhur Budaya Pagelaran Wayang Kulit Tutup Rangkaian Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun

    • calendar_month Senin, 28 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-457 Kabupaten Madiun ditutup dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Minggu malam (27/07/2025). Dalang kondang asal Karanganyar, Ki Cahyo Kuntadi, diundang secara khusus membawakan lakon Wahyu Darma yang sarat pesan moral dan kepemimpinan. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan pentas budaya tersebut. […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    Pemkab Madiun Gencarkan Deteksi Dini HIV dan TBC

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun memperkuat langkah pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta Tuberkulosis (TBC) melalui program deteksi dini dan layanan kesehatan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Posyandu Remaja Desa Luworo, Kecamatan Pilangkenceng, Sabtu (04/10/2025), dan dihadiri langsung oleh Bupati Madiun sekaligus Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD), Hari Wuryanto. Bupati Madiun […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Segel Tower Telekomunikasi Bodong di Kare

    Satpol PP Madiun Segel Tower Telekomunikasi Bodong di Kare

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menyegel sebuah menara telekomunikasi tanpa izin di Desa Morang, Kecamatan Kare, pada Kamis (31/07/2025). Tower yang ketahui milik PT Akurasi Konstruksi Indonesia tersebut disegel karena tidak mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan belum memenuhi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sesuai ketentuan daerah. […]

    Bagikan
  • Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    Pecah Telur, DPRD Kab. Madiun Selama 2025 Cuma Usulkan Satu Raperda Inisiatif soal Ideologi Pancasila

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun hanya mengusulkan satu Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif sepanjang tahun anggaran 2025. Raperda tersebut mengatur Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Usulan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan DPRD kepada Pemerintah Kabupaten Madiun, Senin (29/12/2025).  Raperda ini menjadi satu-satunya produk legislasi yang […]

    Bagikan
expand_less