Berita Terkini
Trending Tags

Atap Kelas Ambrol, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Dinas Dikpora Magetan

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi ruang kelas yang sudah rusak, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Insiden ambruknya atap ruang kelas IX di SMP Negeri 1 Ngariboyo pada Senin (05/05/2025) lalu memicu sorotan tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Magetan.

Rangka plafon yang runtuh itu bukan hanya menandai kerusakan fisik bangunan, tetapi juga menjadi tanda rapuhnya sistem pengawasan infrastruktur pendidikan yang selama ini dijalankan. Sejumlah pihak menilai, lemahnya pengawasan dan ketergantungan penuh pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi akar persoalan.

Sekretaris Komisi A DPRD Magetan, Didik Haryanto, menyebut bahwa insiden ini bukan semata dampak dari efisiensi anggaran, melainkan cerminan dari buruknya manajemen dan sistem monitoring di lingkungan Dikpora Magetan.

“Bukan dampak efisiensi. Ini menurut saya karena lemahnya sistem yang dibangun Dikpora Magetan. Mereka hanya mengandalkan Dapodik untuk melihat persoalan pendidikan, baik SDM maupun infrastruktur. Sementara kapasitas tenaga pengelola Dapodik di tiap sekolah sangat minim. Akibatnya, data yang dilaporkan tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan,” tegas Didik Haryanto Rabu (07/05/2025).

Ia mencontohkan, dalam kasus SMP Negeri 1 Ngariboyo, Dapodik hanya mencatat satu ruang kelas yang rusak, padahal fakta di lapangan menunjukkan lima ruang mengalami kerusakan dengan potensi serupa.

Didik juga mendesak agar Dikpora tidak hanya bergantung pada laporan administratif semata. Menurutnya, diperlukan inspeksi langsung dan aktif ke sekolah-sekolah untuk memverifikasi kondisi riil.

Image Not Found
Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

“Dikpora jangan hanya menunggu laporan di laptop atau di balik meja. Mereka harus turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi sesungguhnya,” lanjutnya.

Lebih jauh, Didik mendorong agar efisiensi anggaran daerah yang mencapai Rp. 40 miliar sesuai mandat Inpres sebagai sektor super prioritas dialokasikan secara konkret untuk perbaikan fasilitas pendidikan.

“Ini momen bagi Pj Bupati dan tim anggaran untuk memprioritaskan pendidikan. Hasil efisiensi harus diarahkan untuk perbaikan dan pembangunan ruang-ruang kelas yang rusak,” pungkasnya.

Insiden ini membuka kembali perdebatan lama soal kualitas data pendidikan dan pentingnya sistem pengawasan yang humanis, bukan hanya digital. Sebab, ketika data tidak mencerminkan kenyataan, maka risiko terhadap keselamatan siswa dan guru menjadi semakin nyata.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Material Bongkaran SDN Tiron Diduga Dijual, Pemkab Madiun Turunkan Tim photo_camera 4

    Material Bongkaran SDN Tiron Diduga Dijual, Pemkab Madiun Turunkan Tim

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun, — Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) memastikan akan menurunkan tim ke Desa Tiron, Kecamatan Madiun, untuk menindaklanjuti dugaan penjualan material bongkaran bangunan SD Negeri Tiron 03 yang berstatus aset hibah pemerintah daerah. Langkah tersebut diambil setelah muncul informasi bahwa material bekas bangunan sekolah dasar itu diduga diperjualbelikan […]

    Bagikan
  • DPUPR Magetan Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Desa Tanjungsepreh

    DPUPR Magetan Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak di Desa Tanjungsepreh

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Kondisi Jalan Cempaka di Desa Tanjungsepreh, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan rusak parah. Warga menilai kerusakan disebabkan oleh lalu lalang truk bermuatan tanah urug yang Over Dimension Over Loading (ODOL). Terkait hal itu, warga sempat menggelar aksi blockade jalan pada Rabu (04/06/2025) lalu. Jalan yang memiliki lebar sekitar 4 meter dan […]

    Bagikan
  • Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    Jelang Lebaran, Permintaan Kue Kering Meningkat Drastis

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang Idul Fitri, permintaan kue kering mengalami peningkatan. Banyak pelanggan memesan dalam jumlah besar untuk disajikan kepada tamu dan kerabat saat perayaan Lebaran nanti. Seperti yang dialami oleh Shinta Ramadhani Puspitasari (34) warga Jalan Singosari, Kelurahan Patihan, Kota Madiun, salah seorang produsen kue kering yang kini kebanjiran pesanan menjelang Idul […]

    Bagikan
  • Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    Seleksi Tahap I PPIH 2026 di Magetan Berjalan Lancar, 14 Peserta Gugur Verifikasi

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Seleksi tahap pertama Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan PPIH Kloter tahun 1447 H/2026 M tingkat kabupaten/kota digelar di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemhaj) Kabupaten Magetan. Pelaksanaan tes berbasis komputer dan gawai berlangsung relatif lancar meski sempat ditemui kendala teknis. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad […]

    Bagikan
  • Terduga Pelaku Pembunuhan Masih Dibawah Umur, Ini Langkah Dinsos Kota Madiun

    Terduga Pelaku Pembunuhan Masih Dibawah Umur, Ini Langkah Dinsos Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peristiwa berdarah di Jalan Jolorante Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Jawa Timur menyisakan persoalan sosial, khususnya soal anak. Pasalnya, terduga pelaku berinisial MRA yang melakukan penusukan terhadap Verind Wibowo Putra (19) pada Kamis (01/01/2026) lalu masih berusia 16 tahun atau dibawah umur. Terduga pelaku telah diamankan Satreskrim Polres Madiun […]

    Bagikan
  • Kejari Kota Madiun Gelar Pasar Murah, Sediakan 1.500 Paket Sembako Terjangkau

    Kejari Kota Madiun Gelar Pasar Murah, Sediakan 1.500 Paket Sembako Terjangkau

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dalam rangka bakti sosial memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80 sekaligus HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Kejaksaan Negeri Kota Madiun menggelar pasar murah di halaman kantor Kejari, Rabu (20/08/2025). Kepala Kejaksaan Negeri Kota Madiun, Dede Sutisna, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. […]

    Bagikan
expand_less