Berita Terkini
Trending Tags

Oknum Santri di Ngawi Diciduk atas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • visibility 90
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Konferensi pers Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh seorang oknum santri berinisial MZN (28), warga Kecamatan Kasreman, Ngawi.

Kasus ini berawal ketika pihak sekolah memanggil orang tua korban pada awal Mei 2025 setelah mendapati adanya foto dan video pribadi milik korban yang tersebar. Korban yang masih berusia 17 tahun akhirnya mengaku telah menjadi korban perbuatan terlapor di sebuah rumah kos di wilayah Ngawi pada April 2025.

“Korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua dan guru. Laporan kemudian disampaikan ke Polres Ngawi untuk ditindaklanjuti,” kata Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, dalam konferensi pers.

Polisi kemudian menelusuri keberadaan terlapor yang diketahui berstatus santri di sebuah pondok pesantren di Nganjuk. Setelah dua kali mangkir dari panggilan, MZN akhirnya berhasil diamankan pada Juli 2025 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian dan ponsel yang digunakan. Saat ini tersangka ditahan untuk kepentingan penyidikan,” jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, terlapor dijerat Pasal 81 ayat (2) dan/atau Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman yang dikenakan adalah minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga membuka ruang bagi masyarakat yang merasa pernah menjadi korban dengan modus serupa untuk segera melapor. 

“Kami mengimbau agar masyarakat berani melaporkan apabila mengalami atau mengetahui kasus serupa. Kepolisian akan memberikan perlindungan hukum bagi korban,” tegasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Dari Belasan PSK di Madiun Terindikasi HIV, Satu Positif Sifilis

    Tiga Dari Belasan PSK di Madiun Terindikasi HIV, Satu Positif Sifilis

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sedikitnya tiga dari belasan pekerja seks komersial (PSK) yang diamankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun terindikasi positif HIV. Satu di antaranya juga dinyatakan mengidap sifilis atau raja singa. Pemeriksaan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun usai razia Satpol PP pada Senin (22/09/2025). Seluruh PSK yang diamankan di […]

    Bagikan
  • 207 Calon Jemaah Haji Jalani Pengecekan Kesehatan dan Kebugaran

    207 Calon Jemaah Haji Jalani Pengecekan Kesehatan dan Kebugaran

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementrian Agama Kota Madiun dan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan dan kebugaran untuk Calon Jamaah Haji (CJH), Kamis (06/02/2025). Kegiatan ini guna memastikan setiap calon jamaah haji berada dalam kondisi fisik yang sehat dan siap untuk menjalankan ibadah haji di Tanah […]

    Bagikan
  • 62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    62 Ribu Warga Madiun Terima Bantuan Pangan dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun— Sebanyak 62.543 warga Kabupaten Madiun menerima bantuan pangan (Banpang) dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia. Penyaluran dilakukan di Kantor Desa Tiron, Kecamatan Madiun, Kamis (30/10/2025),  Bantuan tersebut berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan […]

    Bagikan
  • Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    Soal Isu Pemotongan Bantuan PKH di Desa Tamanarum, Dinsos Magetan : Itu Sukarela

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Isu dugaan pemotongan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp. 25 ribu di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, akhirnya terjawab. Dinas Sosial (Dinsos) Magetan bersama pihak BNI memastikan tidak ada potongan resmi sebesar itu, melainkan hanya biaya administrasi sistem sebesar Rp. 3 ribu sesuai ketentuan. Kepala Dinsos Magetan, Parminto Budi […]

    Bagikan
  • Ratusan Warga Antusias Berikan Hak Pilih di TPS PSU Magetan

    Ratusan Warga Antusias Berikan Hak Pilih di TPS PSU Magetan

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Magetan berlangsung pada Sabtu (22/3/2025) mulai pukul 07.00 WIB di empat Tempat Pemungutan Suara (TPS).   Keempat TPS diantaranya TPS 001 dan TPS 004 Desa Kinandang, Kecamatan Bendo, TPS 009 Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, serta TPS 001 Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan.   Seperti yang terlihat […]

    Bagikan
  • Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    Intensitas Hujan Tinggi, Kandang Warga di Poncol Magetan Longsor

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, kembali memicu bencana tanah longsor. Material tanah bergerak dan menimpa bagian belakang bangunan kandang milik Sarengat (65), warga Dusun Dagung, Desa Janggan, RT 07 RW 03. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, talud penahan tanah […]

    Bagikan
expand_less