Bahana Bersahaja di Bulakrejo, Ketika Pelayanan Publik Benar-Benar Turun ke Desa
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 26
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun – Udara pagi menyapa rombongan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Wakil Bupati Purnomo Hadi saat melangkah menyusuri jalan Desa Bulakrejo Kecamatan Balerejo pada Rabu (11/02/2026). Bersama Forkopimda serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Madiun, Bupati tilik para lansia. Tidak sekedar menyapa, namun juga bersenda gurau dengan para lansia sekaligus menyerahkan bantuan.
Ini merupakan rangkaian dari kegiatan Bakti Harmoni Madiun Bersahaja (Bahana Bersahaja) di Desa Bulakrejo. Program Pemkab Madiun tersebut telah dilaksanakan sejak Selasa (10/02/2026) dengan kegiatan olahraga bersama serta sarasehan pada malam harinya. Bupati bersama seluruh jajarannya pun menginap di rumah warga untuk lebih dekat dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Madiun dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Dalam sarasehan juga berdialog langsung dengan warga. Semua layanan kita boyong ke Desa Bularejo ini,” ujar Hari Wuryanto, Bupati Madiun.

Dalam kesempatan ini, Bupati juga turut gotong royong dalam kerja bakti peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 2 warga mendapatkan bantuan rehab RTLH agar tempat tinggalnya lebih layak huni. “Gotong royong ini perlu kita jaga untuk kebersamaannya. Semangat guyub rukun agar hubungan antarwarga tetap harmonis, aman, dan kompak,” imbuhnya.
Salah satu hal yang ditunggu warga dalam program Bahana Bersahaja yakni pengaspalan jalan. Infrastruktur jalan merupakan akses penting bagi masyarakat dalam mobilitas sehari-hari. Dukungan jalan yang baik tentu akan memperlancar roda perekonomian masyarakat.
“Ini kita lakukan pengaspalan jalan di Desa Bulakrejo. Tentu ini akan mendukung akses aktivitas masyarakat baik bekerja maupun sekolah. Harapannya tentu memberikan kemudahan dan tentu bisa menunjang perekonomian,” terang Hari Wur.

Sementara itu, masyarakat Bulakrejo pun dapat memanfaatkan puluhan jenis layanan Pemkab Madiun secara langsung. Mulai dari pasar murah sembako dan bazar UMKM, pendaftaran akun INAPROC/LPSE, pemeriksaan kesehatan gratis dan kesehatan hewan, layanan PBID BPJS Kesehatan, pendampingan penerbitan NIB, hingga pembayaran pajak tahunan kendaraan. Warga juga bisa memanfaatkan layanan administrasi kependudukan, SKCK, SPKT dan perpanjangan SIM, perpajakan melalui Coretax, DTSEN, layanan perbankan online, hingga sertifikasi halal.
Tak hanya itu, tersedia pula layanan Taspen, keimigrasian, informasi pengadilan agama, pendaftaran perkara, legalisir surat nikah, konsultasi wakaf, perpustakaan keliling dan digital, donor darah, hingga layanan bagi calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dan kartu pencari kerja. Bahkan servis motor Honda pun disiapkan, menjadikan kegiatan ini benar-benar menyentuh kebutuhan sehari-hari warga.
Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Namun, “Bahana Bersahaja” adalah ikhtiar menghadirkan negara secara langsung di tengah masyarakat.
“Kami berharap bisa memberikan layanan terbaik dan prima. Ada layanan kesehatan hingga administrasi kependudukan bisa dimanfaatkan oleh warga Bulakrejo. Jadi bisa mengurus dokumen-dokumen penting. Kami yang mendekatkan diri untuk pelayanan kepada masyarakat,” jelas Bupati.
Kehadiran seluruh OPD untuk dapat mendengar dan memahami persoalan desa secara presisi, langsung dari sumbernya. Langkah percepatan penanganan dapat langsung diputuskan agar masyarakat dapat terlayani dengan baik dan cepat.
“Program Bahana Bersahaja ini terus kami gulirkan untuk masyarakat. Pelayanan yang lebih dekat dan cepat menjadi hal yang dibutuhkan warga. Untuk itu, seluruh pelayanan publik ini harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkas Hari Wuryanto.(Kris).





- Penulis: Kriswanto
- Editor: Buyung

