Berita Terkini
Trending Tags

Musim Kemarau Basah Bikin Panen Tembakau Merosot, Harga Jual Turun

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Aktifitas petani tembakau Panen dan Jemur Tembakau di Desa Ngale Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Musim kemarau basah yang masih berlangsung pada September 2025 berdampak signifikan pada produksi tembakau di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Curah hujan yang tidak menentu membuat kualitas daun tembakau menurun sehingga harga jualnya ikut tertekan.

Sejumlah petani mengeluhkan hasil panen kali ini jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Wariyem, petani tembakau dengan lahan sekitar 0,5 hektare, menyebut panennya sudah dilakukan empat kali, tetapi kualitas daun berkurang akibat sering terkena hujan.

“Kalau musim hujan, daun jadi merah-merah, kualitasnya turun. Harga jual kering rajang sekarang Rp45 ribu per kilogram, sebelumnya bisa Rp48 ribu,” kata Wariyem, Kamis (11/09/2025).

Hal serupa dialami Mulyono, petani lain di desa tersebut. Ia menilai cuaca yang berganti-ganti antara hujan dan panas membuat daun tembakau tidak lebar dan tidak gemuk seperti saat musim panas.

 “Kalau harganya rendah terus, ya rugi petani. Minimal harga bisa di kisaran Rp45 ribu–Rp47 ribu, jangan di bawah itu,” ujarnya.

Para petani menjual tembakau dalam kondisi kering rajang setelah dijemur. Meski kualitas menurun, mereka berharap harga jual masih bisa stabil agar biaya produksi tertutupi.

Fenomena kemarau basah sendiri terjadi akibat anomali iklim yang memicu turunnya hujan pada periode yang biasanya kering. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi tembakau, tetapi juga tanaman lain seperti jagung yang ditanam bersamaan sejak Juni lalu.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Modus Nikah Terbongkar, WNA Asal Malaysia Tersangkut Pidana Keimigrasian

    Modus Nikah Terbongkar, WNA Asal Malaysia Tersangkut Pidana Keimigrasian

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Niat menikah dengan warga Indonesia justru menyeret seorang warga negara Malaysia ke ranah hukum. Pria berinisial MZ (56) diamankan Kantor Imigrasi Ponorogo setelah terbukti melanggar aturan keimigrasian dan memalsukan dokumen pernikahan. Kasus ini bermula dari laporan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, terkait rencana pernikahan antara MZ dengan seorang […]

    Bagikan
  • Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi

    Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Ngawi, Sosok yang Aktif dan Berdedikasi Tinggi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Kepergian Waluyo Jati Sasono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ngawi tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, namun juga kalangan legislatif Ngawi. Almarhum dikenal sebagai sosok yang aktif dan berdedikasi tinggi. Sehari sebelum meninggal dunia dalam kecelakaan di ruas Tol Solo–Ngawi, Waluyo masih menjalankan tugas sebagai pejabat publik. Ketua DPRD Ngawi, […]

    Bagikan
  • Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Hebel Tabrak Gapura di Parang Magetan

    Diduga Rem Blong, Truk Bermuatan Hebel Tabrak Gapura di Parang Magetan

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Sebuah truk bermuatan hebel mengalami kecelakaan tunggal di Jalan umum Sayutan–Sampung, tepatnya Desa Sayutan RT 18 RW 06, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, Kamis (10/4/2025) pukul 09.30 WIB. Sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi S 8693 UC menabrak gapura di sisi timur jalan. Diduga kecelakaan itu akibat mengalami gangguan pada sistem pengereman. Kanit […]

    Bagikan
  • Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

    Kemarau Panjang Ancam Lima Kecamatan di Ponorogo, 3.000 Warga Berpotensi Terdampak

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo memetakan lima kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau 2026. Sedikitnya sekitar 3.000 jiwa diperkirakan terdampak apabila pasokan air bersih mulai berkurang saat puncak kemarau. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Agung Prasetyo, mengatakan musim kemarau diprediksi mulai berlangsung pada Juli mendatang. Berdasarkan […]

    Bagikan
  • Truk Tangki dan Dump Truk Adu Banteng, Diduga Sopir Tangki Mengantuk

    Truk Tangki dan Dump Truk Adu Banteng, Diduga Sopir Tangki Mengantuk

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan truk terjadi di Jalan Raya Desa Pule, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, pada Selasa (08/04/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tersebut melibatkan truk tangki bernomor polisi AG 9297 UT yang dikemudikan oleh Eko Setiyono warga Tulungagung dan truk Isuzu 125 PS dengan nomor polisi AE […]

    Bagikan
  • Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    Diskominfo : Keberadaan Tiang dan Kabel Fiber Optik Makin Menjamur

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Keberadaan kabel fiber optik (FO) kian menjamur membuat Pemkab Madiun gerah. Pasalnya, hampir disetiap sudut persimpangan jalan di Kabupaten Madiun berdiri tiang serta kabel FO melintang. Kepala bidang aplikasi dan informatika Diskominfo Kabupaten Madiun, Agus Setyawan menjelaskan pihaknya telah mengajukan raperda penertiban infrastruktur pasif ke DPRD sejak tahun 2023 lalu. […]

    Bagikan
expand_less