Berita Terkini
Trending Tags

Bantuan ATENSI Kemensos Cair di Magetan, Warga Terima Alat Bantu dan Modal Usaha

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan apresiasi Kemensos RI atas bantuan program ATENSI. (20/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Sebanyak 107 warga Kabupaten Magetan menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung. Bantuan tersebut disalurkan kepada para penerima manfaat yang masuk dalam kategori Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), mulai dari penyandang disabilitas, kelompok rentan, anak, hingga penyintas HIV dan korban penyalahgunaan napza.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti bersama perwakilan Sentra Terpadu Kartini Temanggung di Pendopo Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan. Rabu (20/5/2026).

Bupati Nanik menyampaikan apresiasi kepada Kemensos RI atas perhatian yang terus diberikan kepada masyarakat Magetan melalui program ATENSI. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu dan kelompok rentan yang membutuhkan dukungan sosial maupun ekonomi.

“Bantuannya bermacam-macam, ada kaki palsu, kursi roda, alat bantu dengar, bantuan usaha, hingga bantuan pemenuhan hidup layak. Hari ini ada 107 warga Magetan yang menerima bantuan,” ujar Nanik.

Ia menegaskan, program tersebut bukan kali pertama diterima Kabupaten Magetan. Selama ini, Kemensos melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung beberapa kali telah menyalurkan bantuan sosial ke wilayah Magetan.

Nanik juga menjelaskan, penerima bantuan dipilih melalui proses pengajuan dari Dinas Sosial Kabupaten Magetan yang kemudian dilanjutkan dengan asesmen oleh pihak Sentra Terpadu Kartini. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Semua penerima sudah melalui assessment. Jadi memang diprioritaskan bagi warga yang membutuhkan bantuan lebih dulu,” katanya.

Sementara itu, pekerja sosial ahli madya Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Sartono, mengatakan Kabupaten Magetan menjadi salah satu wilayah kerja prioritas pihaknya di Jawa Timur. Ia menyebut, jumlah usulan penerima manfaat dari Magetan cukup besar sehingga proses seleksi dilakukan dengan memprioritaskan masyarakat pada kategori desil satu dan dua.

Menurut Sartono, bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran semata. Pihaknya bersama Dinas Sosial juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pemanfaatan bantuan tersebut.

“Dari evaluasi itu kami bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki untuk penyaluran bantuan berikutnya. Karena program ini akan terus berlanjut dengan klaster bantuan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, ke depan Sentra Terpadu Kartini juga berencana kembali menyalurkan bantuan bagi kelompok lanjut usia di Kabupaten Magetan yang saat ini masih dalam tahap proses pencairan.

Adapun rincian bantuan ATENSI yang disalurkan meliputi bantuan pemenuhan hidup layak bagi penyandang disabilitas kepada 42 penerima manfaat senilai Rp76 juta. Selain itu, bantuan kewirausahaan diberikan kepada 14 penerima manfaat dengan total anggaran Rp56 juta.

Image Not Found
Bupati Magetan serahkan bantuan ATENSI Kemensos kepada warga rentan. (20/5/2026), Foto : Kus-Sinergia

Kemudian bantuan alat bantu seperti kursi roda, alat dengar, dan kebutuhan disabilitas lainnya diberikan kepada 25 penerima manfaat dengan anggaran Rp93,35 juta. Untuk kelompok rentan kewirausahaan, bantuan diberikan kepada 17 penerima manfaat dengan nilai Rp68 juta.

Kemensos juga menyalurkan bantuan kepada satu penerima manfaat ODHIV untuk pemenuhan hidup layak sebesar Rp2.052.500 dan dua penerima manfaat ODHIV bidang kewirausahaan sebesar Rp8 juta.

Sementara itu, bantuan pemenuhan hidup layak bagi anak diberikan kepada empat penerima manfaat senilai Rp7.751.000. Bantuan serupa juga diberikan kepada satu penerima manfaat napza sebesar Rp2.052.500 serta bantuan kewirausahaan napza kepada satu penerima manfaat sebesar Rp4 juta.

Secara keseluruhan, total anggaran bantuan sosial ATENSI yang disalurkan di Kabupaten Magetan mencapai Rp317.206.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat rentan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi para penerima manfaat melalui bantuan usaha dan pendampingan berkelanjutan dari pemerintah. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    Wajib Icip! Kesegaran Es Rujak Buah Legendaris Cinde Raos

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 273
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Berkunjung ke Ponorogo tidak lengkap rasanya jika tidak mampir di warung legendaris yang satu ini. Ya, Warung Cinde Raos yang terletak di Desa Plunturang, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, selalu dipadati pengunjung. Warung legendaris ini terkenal dengan menu andalan rujak buah dan rujak es krim. Topping buah-buahan segar seperti belimbing, nanas, mentimun, […]

    Bagikan
  • Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    Terima Laporan LKPJ Bupati Madiun, DPRD Segera Bentuk Pansus

    • calendar_month Sabtu, 22 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Madiun menggelar rapat paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2024, Kamis (20/3/2025). Dalam rapat yang dipimpin oleh Mujono, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan capaian kinerja jajaran OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Madiun selama tahun anggaran 2024.  Menanggapi LKPJ yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    Polres Magetan Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini Lewat Program Polisi Sahabat Anak

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia dini dilakukan Polres Magetan. Melalui Unit Kamsel Satlantas, program Police Goes to School dengan konsep Polisi Sahabat Anak digelar di RA Roudhotul Jannah dan TK PGRI Panekan, Kecamatan Panekan. Kegiatan edukatif itu dipimpin Kanit Kamsel Satlantas Polres Magetan, Ipda Anjas Wisudarto, bersama anggotanya. […]

    Bagikan
  • Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    Meledak, 4 Pelajar di Magetan Alami Luka Bakar saat Meracik Petasan

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Empat bocah usia SD dan SMP warga Desa Krowe, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan mengalami luka bakar. Hal itu terjadi saat mereka meracik petasan pada Sabtu petang (05/04/2025). Para korban dengan luka bakar parah di sekujur tubuhnya, kini dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sayidiman, Magetan. Menurut Hermanto, warga setempat, mulanya […]

    Bagikan
  • Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    Dispendukcapil Madiun Wujudkan Layanan Adminduk “Sarapan Pecel”, Warga Bisa Urus dari Desa

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 193
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun terus berupaya mendekatkan layanan administrasi kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat. Salah satu terobosan terbaru yang diluncurkan adalah inovasi “Sarapan Pecel” atau Sistem Administrasi Kependudukan Terdepan di Pedesaan, yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan langsung dari kantor desa. Program ini diperkenalkan beriringan dengan kegiatan Bahana […]

    Bagikan
  • Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    Anggaran Pembangunan di Magetan Hanya 9,67 Persen, DPRD Kritik Keras

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Alokasi anggaran pembangunan atau belanja modal dalam Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) 2025 Kabupaten Magetan kembali menuai kritik tajam. Dari delapan fraksi yang menyampaikan pandangan umum, mayoritas menyoroti porsi belanja modal yang hanya 9,67 persen dari total anggaran. DPRD menilai angka tersebut terlalu kecil untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur. Sebagai perbandingan, pada […]

    Bagikan
expand_less