Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Magetan Siapkan Normalisasi Besar-besaran Atasi Banjir, Fokus Penanganan Jangka Pendek di Wilayah Kota

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 251
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro mengungkapkan, Pemkab Siapkan Normalisasi Besar-besaran Atasi Banjir. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan mulai merumuskan langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah, khususnya kawasan perkotaan. Upaya ini mencakup penanganan jangka pendek, menengah, hingga panjang dengan fokus utama pada normalisasi drainase dan sungai.

Wakil Bupati Magetan, Suyatni Priasmoro, menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh tengah dilakukan untuk mengidentifikasi akar persoalan sekaligus menentukan solusi yang tepat dan berkelanjutan.

“Secara garis besar, perlu dilakukan normalisasi besar-besaran terhadap drainase dan sungai di seluruh wilayah Magetan. Ini mencakup langkah jangka pendek, menengah, hingga panjang,” ujarnya.

Untuk penanganan jangka pendek, pemerintah memprioritaskan wilayah terdampak banjir di sekitar kota. Sejumlah langkah konkret pun segera dilakukan, di antaranya pengerukan alur sungai mulai dari belakang kantor Samsat hingga ke bagian hulu.

Selain itu, upaya penyodetan aliran air juga akan dilakukan dari wilayah Srogo menuju Sadon. Langkah ini bertujuan mengurangi debit air yang mengalir ke kawasan Baran, sehingga potensi banjir dapat ditekan sejak dari hulu.

Menurut Suyatni, langkah-langkah tersebut akan segera direalisasikan setelah penetapan status tanggap bencana. Status tersebut menjadi dasar administratif untuk mempercepat pelaksanaan penanganan darurat.

“Dalam satu hingga dua hari ke depan akan ditetapkan status kebencanaannya, sehingga penanganan yang sifatnya mendesak bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk jangka menengah dan panjang, pemerintah akan melanjutkan dengan perbaikan menyeluruh terhadap sistem drainase dan sungai, termasuk pelebaran saluran yang menyempit serta pengerukan bagian yang mengalami pendangkalan.

Tak hanya mengandalkan pemerintah, Suyatni juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga fungsi drainase. Ia mengingatkan agar warga turut aktif membersihkan saluran air di lingkungan masing-masing, terutama dari sampah yang dapat menghambat aliran air.

“Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Kesadaran bersama sangat dibutuhkan agar drainase bisa berfungsi optimal,” imbuhnya.

Terkait aliran air dari kawasan hulu seperti Sarangan, ia menyebut penanganannya akan masuk dalam program jangka menengah dan panjang. Saat ini, fokus utama masih pada penanganan titik-titik banjir yang dinilai paling mendesak di wilayah perkotaan.

Dengan langkah terintegrasi tersebut, Pemkab Magetan berharap persoalan banjir dapat tertangani secara bertahap dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Stunting BPS Dengan Pemkab Selisih, Bupati Madiun : Metode Pengukuran Lapangan Lebih Riil

    Data Stunting BPS Dengan Pemkab Selisih, Bupati Madiun : Metode Pengukuran Lapangan Lebih Riil

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 140
    • 0Komentar

    sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun mengklaim berhasil menekan angka stunting hingga menyentuh 5,23 persen pada 2026. Capaian itu bahkan hampir menyamai target nasional bebas stunting yang dipatok sebesar 5 persen pada 2045. Namun di tengah keberhasilan tersebut, muncul perbedaan data dengan Badan Pusat Statistik (BPS) yang masih mencatat prevalensi stunting Kabupaten Madiun sebesar […]

    Bagikan
  • Insiden Laka Truk VS Bus di Caruban, Polisi Ungkap Dugaan Kelalaian Berujung Maut

    Insiden Laka Truk VS Bus di Caruban, Polisi Ungkap Dugaan Kelalaian Berujung Maut

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 470
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kecelakaan maut yang melibatkan bus dan truk boks di Jalan Arteri Madiun–Surabaya, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, Selasa (7/4/2026), mengungkap dugaan kelalaian dari kru bus yang berhenti terlalu lama di badan jalan. Polisi menyebut, kendaraan bus yang mengalami mogok sejak pagi hari tetap berada di jalur utama tanpa […]

    Bagikan
  • PWI Jatim dan PWI Magetan Gelar OKK, Perkuat Kompetensi Wartawan di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

    PWI Jatim dan PWI Magetan Gelar OKK, Perkuat Kompetensi Wartawan di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magetan menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sebagai upaya memperkuat kompetensi, etika, dan profesionalisme wartawan di tengah perkembangan informasi digital yang semakin cepat. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Surya Graha Kabupaten Magetan, Selasa (1/9/2026), tersebut diikuti 26 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur. Seperti dari […]

    Bagikan
  • Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    Polisi: Unjuk Rasa DPRD Madiun Tak Sesuai Prosedur Hukum

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Aksi demonstrasi di Gedung DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu ternyata tidak memenuhi prosedur sebagaimana diatur dalam undang-undang. Polisi menyebut, aksi yang berakhir ricuh hingga terjadi penjarahan tersebut digelar tanpa surat pemberitahuan resmi. Kasi Humas Polres Madiun Kota, Iptu Ubaidillah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menerima satu pemberitahuan yang disampaikan […]

    Bagikan
  • Mengulik Keindahan Goa Mranten, Destinasi Wisata Alam Ponorogo

    Mengulik Keindahan Goa Mranten, Destinasi Wisata Alam Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 771
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Selain terkenal dengan Reog Ponorogo yang telah diakui oleh UNESCO, bumi reog ini juga menyuguhkan keindahan alam yang memanjakan mata. Salah satu wisata alam yang saat ini sedang viral di kalangan muda ialah Goa Mranten yang bertempat di Desa Temon, Sawoo, Kabupaten Ponorogo Jawa Timur. Berada di badan Gunung Bayangkaki, lokasi ini dapat ditempuh kurang lebih empat puluh menit dari pusat Kota Ponorogo. […]

    Bagikan
  • Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

    Gaji ASN Magetan Aman hingga 2027, Tetapi Pemkab Belum Pastikan Periode Berikutnya

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, memastikan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, masih aman setidaknya hingga 2027. Namun, pemerintah daerah belum dapat memberikan kepastian mengenai kemampuan membiayai belanja pegawai setelah periode tersebut. Kepastian pembayaran gaji hingga 2027 disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah […]

    Bagikan
expand_less