Berita Terkini
Trending Tags

Papan Nama Stasiun Magetan Rusak, DPUPR : Kalau Ingin Diungkap, Menjadi Ranah Penegak Hukum

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
  • visibility 226
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
DPUPR Magetan pastikan papan nama Stasiun Magetan segera diperbaiki. Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan – Kerusakan papan nama “STASIUN MAGETAN” di area depan stasiun yang viral di media sosial akhirnya mendapat tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Magetan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Magetan menduga kerusakan tersebut akibat aksi vandalisme oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Video kondisi papan nama yang rusak sebelumnya ramai beredar di berbagai platform media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah huruf pada tulisan “STASIUN MAGETAN” tampak rusak dan terlepas sehingga memicu beragam komentar dari masyarakat.

Kepala DPUPR Kabupaten Magetan, Muhtar Wakid, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kerusakan fasilitas tersebut, baik dari masyarakat maupun media.

“Kami menerima laporan dari teman-teman media juga, bahwa tulisan Stasiun Magetan itu ada aksi vandalisme. Kalau ingin diungkap tentu menjadi ranah penegak hukum,” ujar Muhtar Wakid saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).

Meski demikian, Muhtar memastikan kerusakan papan nama akan segera diperbaiki karena proyek penataan kawasan depan stasiun masih berada dalam masa pemeliharaan.

“Karena pekerjaan itu masih dalam masa pemeliharaan, nanti kerusakan itu akan kita perbaiki kembali,” katanya.

Muhtar menilai aksi vandalisme bisa dipicu berbagai faktor, mulai dari kenakalan hingga tindakan mencari perhatian. Namun ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah.

“Yang perlu ditingkatkan adalah kesadaran masyarakat sendiri bahwa itu fasilitas umum. Kalau ada yang salah, jangan fasilitas umum yang menjadi sasaran,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kawasan depan Stasiun Magetan merupakan bagian dari penataan akses yang dibangun Pemerintah Kabupaten Magetan sejak era Bupati Suprawoto. Penataan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengguna kereta api sekaligus mendukung sektor pendidikan dan pariwisata di Magetan.

Menurut Muhtar, pemerintah daerah telah membebaskan lahan dan membangun akses masuk baru menuju stasiun agar penumpang lebih mudah dan nyaman saat keluar masuk kawasan stasiun.

“Tujuan utamanya memfasilitasi masyarakat agar penumpang yang turun di Stasiun Magetan lebih nyaman,” ujarnya.

Selain itu, Pemkab Magetan juga telah bersurat kepada PT KAI agar area tersebut dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan penumpang kereta api. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Tipikor, Mantan Dirut PT INKA Dituntut 13,5 Tahun Penjara

    Sidang Tipikor, Mantan Dirut PT INKA Dituntut 13,5 Tahun Penjara

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Dugaan korupsi di PT INKA dalam pembiayaan proyek pekerjaan solar photovoltaic power plant 200MW dan smart city di Kinshasha, Kongo melalui The Sandy Group Infrastructure terus bergulir di Pengadilan Tipikor Surabaya pasa Jumat (02/04/2025). 4 terdakwa termasuk Mantan Direktur Utama (Dirut) PT INKA Budi Noviantoro alias BN menghadapi tuntutan yang dibacakan […]

    Bagikan
  • Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

    Sepi Peminat, SDN 1 Setono Ponorogo Akhirnya Ditutup

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — SDN 1 Setono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, resmi ditutup pada Juli 2026. Penutupan dilakukan setelah jumlah siswa di sekolah tersebut terus mengalami penurunan selama beberapa tahun terakhir. Sebelum ditutup, SDN 1 Setono hanya memiliki enam siswa. Mereka terdiri atas masing-masing dua siswa kelas IV, V, dan VI. Sementara itu, […]

    Bagikan
  • Baru 4 Gerai KKMP di Kota Madiun Proses Pembangunan, Hadapi Kendala Keterbatasan Lahan

    Baru 4 Gerai KKMP di Kota Madiun Proses Pembangunan, Hadapi Kendala Keterbatasan Lahan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disnaker KUKM) terus mengakselerasi pembangunan Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Saat ini, pembangunan empat gerai tengah berlangsung dan ditargetkan dapat segera beroperasi. Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Disnaker KUKM Kota Madiun, Angga Wahyu Nur Cahyo, […]

    Bagikan
  • Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    Ini Dugaan Penyebab Tewasnya Mahasiswi UGM di Magetan

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tim infisnPolres Magetan telah merampungkan autopsi terhadap jenazah mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) di RSUD dr. Sayidiman, Minggu dini hari (13/4/2025). Sheila Amalia Cristanti (21), warga Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun dilaporkan hilang sejak akhir Maret 2025. Jenazahnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di sebuah parit di kawasan Tikungan Lawu Green Forest, tepatnya […]

    Bagikan
  • Warga Mategal Sambut Pembangunan Yon TP Magetan, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa

    Warga Mategal Sambut Pembangunan Yon TP Magetan, Dinilai Dongkrak Ekonomi Desa

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di kawasan hutan petak 32 RPH Gangsiran, BKPH Sampung, Desa Mategal, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Kehadiran satuan baru TNI AD itu dinilai bakal menjadi penggerak ekonomi baru di wilayah desa. Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Desa Mategal, Agus […]

    Bagikan
  • Hutan Lindung Perhutani Terbakar ,Warga Siaga Antisipasi Api mendekati Pemukiman 

    Hutan Lindung Perhutani Terbakar ,Warga Siaga Antisipasi Api mendekati Pemukiman 

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebakaran melanda kawasan hutan lindung milik Perum Perhutani di Gunung Mojo, Dusun Bayeman, Desa Kunti, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, Selasa (11/8/2026). Kebakaran tersebut membakar kawasan hutan yang dipenuhi tanaman jati dan semak belukar. Kepulan asap tebal bahkan terlihat dari jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. […]

    Bagikan
expand_less